PEDOMAN BUDIDAYA TANAMAN PALA
Persiapan bibit yang berkualitas merupakan faktor yang penting dalam menghasilkan tanaman dan buah pala yang bermutu tinggi. Setelah bibit unggul diperoleh, perlu dilakukan langkah-langkah budi daya berikutnya yang tidak kalah pentingnya dalam menjaga mutu hasil pemanenan nantinya yakni meliputi Pengolahan media tanam budi daya pala, teknik penanaman pala serta teknik pemeliharaan tanaman pala. Secara rinci akan kita bahas lebih lanjut berikut ini :
PENGOLAHAN MEDIA TANAM BUDIDAYA PALA
Tahapan selanjutnya setelah bibit unggul diperoleh adalah mempersiapkan media tanam yang mendukung bagi pertumbuhan tanaman pala, yakni meliputi :
-
Kebun untuk tanaman pala perlu disiapkan sebaik-baiknya, di atas lahan masih terdapat semak belukar harus dihilangkan. Kemudian tanah diolah agar menjadi gembur sehingga aerasi (peredaran udara dalam tanah) berjalan dengan baik. Pengolahan tanah sebaiknya dilakukan pada musim kemarau supaya proses penggemburan tanah itu dapat lebih efektif.
-
Pengolahan tanah pada kondisi lahan yang miring harus dilakukan menurut arah melintang lereng. Pengolahan tanah dengan cara ini akan membentuk alur yang dapat mencegah aliran permukaan tanah/menghindari erosi.
-
Pada tanah yang kemiringan 20% perlu dibuat teras-teras dengan ukuran lebar sekitar 2 m, dapat pula dibuat teras tersusun dengan penanaman sistem kontur, yaitu dapat membentuk teras guludan, teras kredit/teras bangku.
TEKNIK PENANAMAN DALAM BUDIDAYA PALA
Setelah media tanaman siap, tahapan selanjutnya adalah penanaman bibit pala. Dengan teknik penanaman yang baik diharapkan pertumbuhan tanaman pala juga bisa optimal, tahapannya sebagai berikut :
-
Penanaman bibit dilakukan pada awal musim hujan. Hal ini untuk mencegah agar bibit tanaman tidak mati karena kekeringan, bibit tanaman yang berasal dari biji dan sudah mempunyai 3–5 batang cabang biasanya sudah mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan sehingga pertumbuhannya dapat baik.
-
Penanaman yang berasal dari biji dilakukan dengan cara sebagai berikut: polybag (kantong plastik) di lepaskan terlebih dahulu, bibit dimasukkan ke dalam lubang tanam dan permukaan tanah pada lubang tanam tersebut dibuat sedikit di bawah permukaan lahan kebun. Setelah bibit-bibit tersebut ditanam, kemudian lubang tanam tersebut disiram dengan air supaya media tumbuh dalam lubang menjadi basah.
-
Bila bibit pala yang berasal dari cangkok, maka sebelum ditanam daun-daunnya harus dikurangi terlebih dahulu untuk mencegah penguapan yang cepat. Lubang tanam untuk bibit pala yang berasal dari cangkang perlu dibuat lebih dalam. Hal ini dimaksudkan agar setelah dewasa tanaman tersebut tidak roboh karena sistem akaran dari bibit cangkokan tidak memiliki akar tunggang. Setelah bibit di tanam, lubang tanam harus segera disiram supaya media tumbuhan menjadi basah.
-
Penanaman bibit pala yang berasal dari enten dan okulasi dapat dilakukan seperti menanam bibit-bibit pala yang berasal dari biji. Lubang tanaman perlu dipersiapkan satu bulan sebelum bibit ditanam. Hal ini bertujuan agar tanah dalam lubangan menjadi dayung (tidak asam), terutama jika pembuatannya pada musim hujan, lubang tanam dibuat dengan ukuran 60 x 60 x 60 cm untuk jenis tanah ringan dan ukuran 80x80x80 cm untuk jenis tanah liat.
-
Dalam menggali lubang tanam, lapisan tanah bagian atas harus dipisahkan dengan lapisan tanah bagian bawah, sebab kedua lapisan tanah ini mengandung unsur yang berbeda. Setelah beberapa waktu, tanah galian bagian bawah di masukkan lebih dahulu, kemudian menyusul tanah galian bagian atas yang telah dicampur dengan pupuk kandang secukupnya.
-
Jarak tanam yang baik untuk tanaman pala adalah: pada lahan datar adalah 9×10 m. Sedangkan pada lahan bergelombang adalah 9×9 m.
PEMELIHARAAN TANAMAN BUDIDAYA PALA
Beberapa upaya yang perlu dilakukan dalam rangka pemeliharaan tanaman pala antara lain :
-
Untuk mencegah kerusakan atau bahkan kematian tanaman, maka perlu di usahakan tanaman pelindung yang pertumbuhannya cepat, misalnya tanaman jenis Clerisidae atau jauh sebelumnya bibit pala di tanam, lahan terlebih dahulu di tanami jenis tanaman buah-buahan/tanaman kelapa.
-
Penyulaman harus dilakukan dilakukan jika bibit tanaman pala itu mati/pertumbuhannya kurang baik.
-
Pada akhir musim hujan, setelah pemupukan sebaiknya segera dilakukan penyiraman agar pupuk dapat segera larut dan diserap akar. Pada waktu tanaman masih muda, pemupukan dapat dilakukan dengan pupuk organik (pupuk kandang) dan pupuk anorganik ( pupuk kimia sama dengan pupuk buatan) yaitu berupa TSP, Urea dan KCl. Namun jika tanaman sudah dewasa/sudah tua, pemupukan yang dan lebih efektif adalah pupuk anorganik. Pemupukan dilakukan dua kali dalam setahun, yaitu pada awal musim hujan dan pada akhir musim hujan.
-
Sebelum pemupukan dilakukan, hendaknya dibuat parit sedalam 10 cm dan lebar 20 cm secara melingkar di sekitar batang pokok tanaman selebar kanopi (tajuk pohon), kemudian pupuk TSP, Urea dan KCl ditabur dalam parit tersebut secara merata dan segera ditimbun tanah dengan rapat. Jika pemupukan di lakukan pada awal musim hujan, setelah dilakuakan pada akhir musim hujan, maka untuk membantu pelarutan pupuk dapat dilakukan penyiraman, tetapi jika kondisinya masih banyak turun hujan tidak perlu dilakukan penyiraman.
Related Blogs
Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :
tehnik pemeliharaan pohon pala (24), budidaya pohon pala (19), bibit pala unggul (11), pembibitan tanaman pala (10), bibit pohon pala (9), Cara budidaya pala (6), pembibitan pohon pala (5), makalah budidaya tanaman pala (5), bercocok tanam pala (5), pemeliharaan tanaman pala (4), perawatan tanaman pala (4), cara penanaman yang baik (3), www budidaya pala com (3), sistem pengolahan lahan umumnya dilakukan pada musim hujan dengan cara (3), teknik pembibitan tanaman pala (3), pembudidayaan tanaman pala (3), tata cara pembibitan pala (2), pembibitan tumbuhan pala (2), www tanam pala (2), manajemen perkebunan pala (2), tata cara menanam buah pala (2), tanaman pala com (2), jenis pala unggul (2), pedoman budidaya (2), Cara perawatan pala (2), budidaya bibit tanaman (2), cara bercocok tanaman pala (2), ARTIKEL PROSPEK BUDIDAYA TANAMAN PALA (2), Bibit buah pala bermutu (2), Tanaman buah pala d tanah gambut (1), bisnis pembibitan tanaman (1), tanaman bibit 2 musim (1), Tanah yg cocok untuk tanaman Pala (1), Sukses tanam pala (1), tata cara pembibitan dan pengadaan tanaman (1), beli bibit pohon pala (1), Tehnik Budi Daya Tanaman Pala (1), tehnik budidaya dan penanaman pala (1), www tanam (1), www pohon pala com (1), Apakah setelah ditanam karet harus disiram (1), Www buah pala com (1), tumbuh pala (1), teknik pemeliharaan bibit yang baik (1), mengapa pemupukan yang di lakukan pada akhir musim hujan atau pada awal musim kemarau (1), bagaimana pembibitan pohon pala (1), tehnik pala (1), TEKNIK BUDIDYA TANAMAN PALA (1), sistem kontur untuk maju logbook (1), cara pembudidayaan tanaman dan buah-buahan (1), makalah tentang pala (1), cara pemeliharaan pala (1), makalah budidaya pala (1), maju logbook“sistem kontur (1), cara pengelolaan bibit pala yang baik (1), jarak tanaman pala di kebun (1), cara perawatan bibit buah pala (1), ciri bibit pala unggul (1), cara menanam pohon pala supaya tidak maati (1), cara menanam dan memelihara pohon pala (1), sistem budidaya tanaman pala (1), proses tanam pala (1), Persiapan lahan untuk tanaman pala (1), Gimana cara menanam pala (1), budidaya tanam pala (1), buku panduan budidaya pala (1), cara berkebun tanaman pala (1), analisis budidaya pala (1), peliharaan tanaman pala (1), Ciri benih unggul tanaman pala (1)Artikel Terkait:

Leave a Reply