KONDISI UMUM jasa BENGKEL mobil di indonesia
Krisis ekonomi yang melanda Indonesia sejak akhir tahun 1997 dan masih berlanjut hingga sekarang, krisis ini hampir menggerus beberapa sektor ekonomi salah satunya adalah JASA BENGKEL MOBIL. JASA BENGKEL MOBIL terpengaruh akibat meningkatnya harga komponen dan onderdil kendaraan. Para pengusaha JASA BENGKEL MOBIL sangat terpukul akibat kenaikan harga berbagai komponen atau onderdil mobil, sehingga banyak para pelanggan yang cenderung membiarkan kerusakan kecil pada mobilnya, karena sudah mulai enggan untuk merawat mobilnya di BENGKEL. Namun demikian karena JASA BENGKEL MOBIL merupakan suatu jenis jasa yang memberikan pelayanan pemeliharaan mobil secara berkala, sehingga lambat laun para pelanggan akan memperbaiki mobilnya ke BENGKEL walaupun frekuensinya berkurang. Pada sisi lain pertambahan penjualan mobil dari tahun 1998 ke tahun 2001 mulai meningkat lagi, hai itu merupakan potensi permintaan bagi JASA BENGKEL MOBIL.
Sedangkan menurut data resmi terakhir untuk tahun 2002, penjualan mobil di Indonesia pada triwulan pertama naik 8 persen menjadi 73.985 unit dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Toyota masih menguasai pangsa pasar otomotif di Indonesia. Kenaikan tersebut terjadi akibat lonjakan penjualan pada bulan Maret yang mencapai 28.610 unit atau naik sebesar 26 persen dari bulan sebelumnya. Pada kategori kendaraan komersial , merek Toyota (kijang) masih mendominasi pasar dengan volume 18.924 unit. Berikutnya, Mitsubishi dengan merek Kuda sebanyak 17.105 unit dan Suzuki mencapai 12.889 unit. Posisi keempat dan kelima ditempati Isuzu Panther dan Daihatsu dengan volume masing-masing 7.017 dan 4.673 unit. Sedangkan untuk kendaraan penumpang atau sedan justru mengalami penurunan sebesar 9 persen dibanding tahun lalu, menjadi 6.613 unit. Merek Toyota dengan volume penjualan 2.992 unit dan menguasai pangsa pasar mobil sedan, kemudian disusul dengan Suzuki, Honda dan Mercedes Benz.
Bahkan menurut data sementara yang paling akhir berhasil diperoleh, penjualan kendaraan roda empat sampai dengan bulan Agustus 2002 terjadi peningkatan sebesar 25 persen dari tahun 2001 untuk periode yang sama.
Penguasaan pasar untuk masing masing merek, maka penguasa pangsa pasar terbesar dipegang oleh Toyota (>30persen) sebagai market leader , diikuti Mitsubishi (17.13 persen) dan Suzuki ( 16.81 persen) sebagai Market Challenger, sedangkan sisanya (market nicher) dikuasai oleh merek merek lain dengan distribusi penyebaran bervariasi antara 0.01 – 12 persen. Dengan demikian pelaku pasar terbesar untuk kendaraan roda empat di Indonesia melalui ATPM nya adalah ASTRA (PT.Toyota Astra Internasional Tbk) yang diikuti oleh INDOMOBIL serta beberapa produsen / ATPM mobil Eropa dan Korea.
Lambat laun pertumbuhan ekonomi yang seiring dengan recovery bangsa ini akan memacu pertumbuhan daya beli masyarakat, sehingga masyarakat dapat terbiasa lagi untuk merawat kendaraaannya secara berkala dan secara tidak langsung memberikan angina segar terhadap usaha JASA BENGKEL MOBIL.
Related Blogs
Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :
pertumbuhan kendaraan bermotor di Indonesia pada tahun 2001 (2), data harga kenaikan mobil di Indonesia (1), proposal usaha jasa bengkel mobil (1), potensi bisnis bengkel mobil di Indonesia (1), pertumbuhan usaha bengkel mobil tahun 2011 (1), pertumbuhan pasar perbengkelan (1), kondisi pasar kendaraan roda empat (1), kondisi pasar bengkel motor (1), harga pasaran bengkel mobil (1), harga jasa bengkel mobil (1), data statistik penjualan mercedes benz (1), data statistik penjualan kendaraan roda 2 di indonesia (1), data penjualan mobil 2001 (1), data penjualan di bidang jasa di indonesia (1), statistik penjualan mobil di indonesia (1)Artikel Terkait:
- Peluang Usaha Bengkel Mobil : Hambatan industri sektor usaha jasa bengkel mobil
- BENGKEL MOBIL PELUANG USAHA BENGKEL MOBIL : ANALISIS PROSPEK USAHA
- PERANAN JASA ANGKUTAN TRUK DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA
- FAKTOR-FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN DALAM PELUANG USAHA BENGKEL MOTOR
- GAMBARAN UMUM MENGENAI INDUSTRI JASA BOGA DALAM USAHA CATERING

Leave a Reply