Aspek Teknik / Teknis Produksi / Pembuatan Pakan Ayam (bagian 1)
Proses pembuatan pakan diawali dengan pembelian bahan baku (purchasing), penerimaan bahan baku (receiving), pengawasan mutu (quality control), proses (processing), penggudangan (warehousing), bongkar muat (loading and transportation) dan pemasaran (marketing).
Pembelian Bahan baku (Purchasing)
Pembelian bahan-bahan baku merupakan bagian penting yang diperlukan untuk proses produksi dan merupakan tugas bagian pembelian. Bagian pembelian harus mampu menyediakan bahan baku dengan mengantisipasi kemungkinan menipisnya stok di gudang, langkanya bahan yang diperlukan di pasaran atau naiknya harga bahan yang semuanya dapat mengganggu kesinambungan produk. Oleh sebab itu, bagian pembelian membutuhkan informasi tentang perkembangan harga dan tempat dimana bahan baku bisa diperoleh. Apabila kebutuhan bahan baku sudah ditentukan dan harus dibeli, maka bagian pembelian akan membuka purchase order (PO) kepada penjual, yang berisi perjanjian harga bahan baku yang dibeli, jumlah, kualitasnya dan jadwal pengiriman bahan baku ke pabrik.
Penerimaan Bahan Baku (Receiving)
Penerimaan berhubungan dengan kegiatan mendapatkan semua bahan atau barang yang telah dipesan. Kegiatan ini meliputi hal-hal berikut ini.
- Menurunkan bahan baku dari alat pegangkut.
- Membongkar peti kemas pengiriman.
- Menangani, memeriksa dan menilai kualitas bahan.
- Memeriksa dokumen pengiriman.
- Mencatat dan menyimpan faktur penerimaan.
- Menandai/mencatat kekurangan, kerusakan bahan yang diterima.
- Mengarsipkan semua dokumen penerimaan dan catatan mengenai bahan.
- Mengirimkan bahan baku ke tempat pemakaian/produksi.
Tempat diperlukan dalam proses penerimaan karena alasan sebagai berikut.
- Untuk menyimpan sementara barang yang diperiksa yang belum diketahui secara pasti kualitasnya.
- Untuk tempat kerja tenaga inspeksi.
Penerimaan bahan baku merupakan langkah awal dari rangkaian proses produksi pabrik pakan, dan proses ini akan menentukan kualitas pakan yang dihasilkan. Bahan baku yang masuk ke pabrik harus sesuai dengan rencana operasional yang meliputi aspek kuantitas, kualitas dan jadwal pengiriman. Oleh karena itu, penerimaan bahan baku harus didampingi oleh petugas pengawasan mutu agar segera dapat dilakukan pengujian fisik dan kimia pada bahan tersebut.
Barang yang diterima dan memenuhi syarat selanjutnya akan diatur oleh bagian penggudangan. Tanggal penerimaan bahan baku dan kualitas bahan merupakan bahan pertimbangan dalam penyimpanan bahan, karena mengingat daya tahan bahan sangat terbatas. Manajemen penyimpanan yang kurang baik dapat menyebabkan kerusakan pada bahan dan sudah dapat dipastikan dapat menurunkan kualitas produk akhir.
Related Blogs
Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :
cara pembuatan pakan ayam (4), aspek teknis produksi (3), teknis produksi (3), bantuan pembuatan pakan ayam (2), produksi pakan ayam (2), bahan untuk membuat pakan ayam (2), proses produksi industri pakan (2), aspek-aspek ekonomis beternak jangkrik (2), menyusun pakan unggas (2), penanaman bahan baku pabrik dengan perjanjian (1), pembelian bahan baku pakan (1), pengadaan bahan baku pakan (1), pabrik pakan proses produksi (1), penggudangan pasar modern (1), proses pembelian bahan baku pakan (1), Proses pembuatan pakan ayam (1), proses produksi pakan (1), tugas dari bagian pembelian bokar (1), aspek aspek peternakan ayam (1), makalah ayam lengkap aspek aspek (1), aspek pengadaan bahan baku (1), aspek-aspek dalam pengadaan bahan baku (1), bahan baku untuk membuat pakan ayam (1), bahan kimia untuk membuat pakan ayam (1), bahan proses di pabrik (1), bahan-bahan pembuatan pakan unggas (1), Bahan2 yg diperlukan dlm pembuatan pakan ayam (1), cara pembuatan pakan unggas di pabrik (1), dokumen penerimaan bahan baku (1), jam kerja pembuatan pakan ayam (1), lay out produksi pakan (1), usaha pembuatan pakan (1)Artikel Terkait:

Leave a Reply