SYARAT PERTUMBUHAN BUDIDAYA TEMULAWAK
Secara umum, temulawak ditanam secara konvensional dalam skala kecil tanpa memanfaatkan teknik budi daya yang Standard, karena itu sulit menentukan di mana sentra penanaman temulawak di Indonesia. Hampir di setiap daerah pedesaan terutama di dataran sedang dan tinggi, dapat ditemukan temulawak terutama di lahan yang teduh. Meskipun jenis tanaman ini mudah tumbuh dan tidak memerlukan teknik perbanyakan yang sulit, untuk skala budi daya diperlukan kondisi lingkungan yang mendukung pertumbuhan tanaman temulawak. Adapun syarat pertumbuhan untuk budi daya tanaman temulawak harus memenuhi kondisi sebagai berikut :
IKLIM YANG COCOK UNTUK BUDIDAYA TEMULAWAK
-
Secara alami temulawak tumbuh dengan baik di lahan-lahan yang teduh dan terlindung dari teriknya sinar matahari. Di habitat alami rumpun tanaman ini tumbuh subur di bawah naungan pohon bambu atau jati. Namun demikian temulawak juga dapat dengan mudah ditemukan di tempat yang terik seperti tanah tegalan. Secara umum tanaman ini memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap berbagai cuaca di daerah beriklim tropis.
-
Suhu udara yang baik untuk budi daya tanaman ini antara 19-30 C
-
Tanaman ini memerlukan curah hujan tahunan antara 1.000-4.000 mm/tahun.
MEDIA TANAM BUDIDAYA TEMULAWAK
Perakaran temulawak dapat beradaptasi dengan baik pada berbagai jenis tanah baik tanah berkapur, berpasir, agak berpasir maupun tanah-tanah berat yang berliat. Namun demikian untuk memproduksi rimpang yang optimal diperlukan tanah yang subur, gembur dan berdrainase baik. Dengan demikian pemupukan anorganik dan organik diperlukan untuk memberi unsur hara yang cukup dan menjaga struktur tanah agar tetap gembur. Tanah yang mengandung bahan organik diperlukan untuk menjaga agar tanah tidak mudah tergenang air.
KETINGGIAN TEMPAT YANG SESUAI UNTUK BUDIDAYA TEMULAWAK
Temulawak dapat tumbuh pada ketinggian tempat 5-1.000 m/dpl dengan ketinggian tempat optimum adalah 750 m/dpl. Kandungan pati tertinggi di dalam rimpang diperoleh pada tanaman yang ditanam pada ketinggian 240 m/dpl. Temulawak yang ditanam di dataran tinggi menghasilkan rimpang yang hanya mengandung sedikit minyak atsiri. Tanaman ini lebih cocok dikembangkan di dataran sedang.
Related Blogs
Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :
budidaya temulawak (112), SYARAT PERTUMBUHAN BUDIDAYA TEMULAWAK (24), syarat tumbuh tanaman temulawak (10), budi daya temulawak (5), budidayatemulawak (4), syarat tumbuh bambu (2), makalah temulawak (2), syarat tumbuh temu lawak (1), Syarat tumbuh temulawak (1), sarat tumbuh pohon jati (1), pohon temulawak (1), pembuatan minyak atsiri temulawak (1), ADAPTASI IKLIM TANAMAN KUNYIT (1), laporan tentang mamfaat temulawak bagi ikan (1), kreteria pertumbuhan jati (1), bertanamtemulawak (1), artikel adaptasi alami tanaman terhadap suhu tinggi (1), adaptasi tanaman anggur (1), tempat tumbuh tanaman temulawak (1)Artikel Terkait:

Leave a Reply