KOPI Pada tahun 2009 terdapat sebanyak 473 perusahaan KOPI di Indonesia, dimana dari jumlah tersebut yang dipastikan masih aktif berproduksi ada sejumlah 205 perusahaan. Sedangkan Sebanyak 268 perusahaan lainnya merupakan perusahan dengan skala kecil atau skala rumah tangga yang aktifitas produksinya bersifat musiman atau tidak menentu, dan yang tidak dapat dilacak eksistensinya. Dari 205 perusahaan yang aktif tersebut, sebanyak 167 perusahaan memproduksi KOPI bubuk dan 57 perusahaan memproduksi KOPI mix instan. Yang menarik adalah sebagian besar dari perusahaan-perusahaan yang masih aktif tersebut (99 perusahaan atau 48,3%) justru berada di Pulau Jawa (DKI, Jawa Timur dan Jawa Barat). Dari 99 perusahaan tersebut, yang berdomisi di DKI merupakan yang paling banyak yakni 30 perusahaan. Padahal, DKI jelas tidak memiliki perkebunan KOPI. Jawa Timur yang merupakan salah satu sentra KOPI nasional masih wajar jika memiliki produsen sebanyak 22 perusahaan. Tetapi, Pulau Sulawesi yang merupakan sentra produksi KOPI nasional, utamanya Sulawesi Selatan, produsen yang masih aktif justru tinggal 9 perusahaan saja. Sentra produsen lainnya seperti Lampung hanya ada 8 produsen yang masih aktif, dan di Bengkulu hanya ada 2 perusahaan saja.

Hal ini memberikan indikasi bahwa perputaran ekonomi di sentra produksi KOPI tertentu masih belum berkembang dengan baik, karena added value dari KOPI belum dapat dinikmati masyarakat setempat. KOPI masih dijual dalam bentuk asalan. Pembelian KOPI oleh produsen yang letaknya relatif lebih jauh dari sentra produksi KOPI, setidak-tidaknya relatif menekan harga ditingkat petani. Apalagi biaya transportasi lokal masih dikenal berbiaya tinggi.

Jumlah Produsen KOPI dan Penyebarannya, 2009

Propinsi

Jumlah Produsen

Proporsi

SUMATERA

66

32%

Sumatera Utara

33

16%

Lampung

8

4%

Sumatera Selatan

10

5%

Bengkulu

2

1%

Sumatera Barat

4

2%

Riau

4

2%

Jambi

4

2%

NAD

1

0%

JAWA

99

48%

DKI

30

15%

Jawa Timur

22

11%

Jawa Barat

15

7%

Jawa Tengah

20

10%

Banten

11

5%

DIY

1

0%

BALI & NUSATENGGARA

15

7%

Bali

12

6%

NTB

1

0%

NTT

2

1%

KALIMANTAN

11

5%

Kalimantan Barat

7

3%

Kalimantan Selatan

2

1%

Kalimantan Timur

2

1%

SULAWESI

9

4%

Sulawesi Selatan

6

3%

Sulawesi Utara

3

1%

Sulawesi Tengah

0

0%

PAPUA & MALUKU

5

2%

Papua

4

2%

Maluku

1

0%

TOTAL

205

100%

Selanjutnya, jika dilihat dari segi jenis KOPI olahan yang dihasilkan, produsen KOPI di Indonesia masih terbesar memproduksi KOPI bubuk atau KOPI mix, dan hanya sebagian kecil saja yang memproduksi KOPI instan. Kecilnya jumlah produsen dari KOPI instan (pure instant) disebabkan karena investasinya jauh lebih besar, dan pasarnya di dalam negeri masih jauh lebih kecil dibandingkan KOPI bubuk.

Dari data menunjukkan bahwa produsen yang menguasai pasar KOPI instan di Indonesia hanya terdiri atas tiga perusahaan saja, yakni PT Nestle Indonesia yang berdomisili di Lamping dengan kapasitas 12.000 ton per tahun, PT Sari Incofood Corporation dengan kapasitas produksi sebesar 3.000 ton per tahun, dan PT Torabika Eka Semesta dengan kapasitas produksi mencapai 3.600 ton per tahun.

Jika dilihat dari status permodalan perusahaan, dari 205 perusahaan yang dipastikan aktif beroperasi tersebut, ternyata hanya 5 (lima) perusahaan saja yang menggunakan fasilitas penanaman modal asing (PMA), yaitu PT Aneka Boga Nusantara, PT Aneka Coffee Industry, PT Carrefour Indonesia, PT Nestle Indonesia, dan PT Toarco Jaya.

Tetapi PT Carrefour Indonesia yang pemodal asingnya berasal dari Perancis yakni Continent Hyermarces, dan dari Belanda yakni Carrefour Nederland B.V. dan Onesia B.V. sebetulnya belum memiliki pabrik KOPI di Indonesia, sehingga perusahaan ini masih bekerja sama dengan PT Goodfood Indonesia dalam bentuk mitra sewa produksi (makloon). Sedangkan PT Toarco Jaya yang pabriknya berlokasi di Tana Toraja, pemodal asingnya berasal dari Jepang yang diwaliki oleh Sulawesi Development Company Ltd, dan mitra lokalnya adalah PT Utesco.

PT Aneka Boga Nusantara sendiri pemodal asingnya berasal dari dua negara yakni dari Jepang (Daesang Japan Inc.) dan dari Korea Selatan (Daesang Food Corporation) dengan mitra lokal yakni PT Miwon Indonesia Tbk dan PT Jico Agung.

Selanjutnya yang memanfatkan fasilitas penanaman modal dalam negeri (PMDN) terdapat 9 perusahaan, berturut-turut PT Inbraco (Jakarta), PT Torabika Eka Semesta (Jakarta), PT Tri Cipta Chandra (Tangerang), PT Megah Putra Sejahtera (Makassar), PT Setia Unggul Mandiri (Makassar), PT Konimex (Solo), PT Perkebunan Nusantara IX (Kendal), PT Perkebunan Nusantara XII (Jember), dan PT Putra Bhinneka Perkasa (Depasar). Artinya, mayoritas produsen KOPI lokal (191 perusahaan) belum memanfaatkan fasilitas penanaman modal dari BKPM.


Related Blogs

    Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :

    produsen kopi (14), pabrik kopi indonesia (6), produsen kopi di indonesia (4), peta kopi indonesia (3), produsen kopi jawa barat (3), peta perkebunan kopi indonesia (3), pabrik kopi jawa timur (3), pt setia unggul mandiri (3), pabrik kopi di jawa timur (3), pabrik tanaman karet di makassar (2), produksi terbesar kopi jawa tengah (2), perusahaan kopi jawa timur (2), pengusaha kopi kalimantan barat (2), profil perkebunan kopi dki (2), kopi carrefour indonesia (2), Pabrik kopi SETIA Makassar (2), pt anget sari cabang jember (1), www centra kopi jawa barat (1), peta ukm di indonesia (1), petaindonesia penghasil kopi (1), pt perkebunan karet di jawa timur (1), sentra peternakan itik sumsel (1), sentra kopi sulsel (1), produsen kopi instan Indonesia (1), sentra kopi sulawesi selatan (1), sentra kopi jawa barat (1), produsen kopi lokal (1), pt utesco (1), peta perkebunan kopi kalimantan timur (1), perusahaan pembuat peta di indonesia (1), eksistensi industri kopi (1), harga kopi setia makasar (1), jual kebun kopi sulawesi (1), kopi setia (1), PABRIK KOPI DI LAMPUNG (1), pabrik kopi dijawa barat (1), chandra pengusaha jawa tengah (1), pabrik pembuat kopi daerah tangerang (1), peluang usaha jawa timur (1), perkebun kopi dan pabrik (1), pertanian kopi di jawa timur (1), perusahaan kopi cabang jawa barat (1), perusahaan kopi di jawa tengah (1), perusahaan kopi jawa tengah (1), perkebunan kopi di makassar (1), perusahaan pembuat kopi di indonesia (1), data pemetaan kopi lampung (1)

    Artikel Terkait:

    1. KARAKTERISTIK USAHA INDUSTRI KOPI DI INDONESIA (SERIAL BUDIDAYA KOPI)
    2. PRODUSEN DAN PERKEMBANGAN PRODUK KOPI (SERIAL BUDIDAYA KOPI) BAG 2
    3. PRODUSEN DAN PERKEMBANGAN PRODUKSI KOPI (SERIAL BUDIDAYA KOPI)
    4. PERKEMBANGAN INDUSTRI KOPI DI INDONESIA (SERIAL BUDIDAYA KOPI)
    5. PERKEMBANGAN PRODUKSI KOPI DI INDONESIA