TEKNIK PENANAMAN SERTA PEMELIHARAAN DALAM BUDI DAYA MELON
Dalam artikel sebelumnya telah dikupas tuntas mengenai penyediaan bibit/benih melon dan persiapan media tanam dalam budidaya melon. Proses selanjutnya adalah teknik penanaman bibit melon pada media yang sudah disiapkan serta bagaimana cara pemeliharaan tanaman melon selanjutnya hingga mencapai tahapan pemanenan. Berikut pedoman budidaya tanaman melon selengkapnya:
TEKNIK PENANAMAN
Teknik penanaman dalam budi daya melon terdiri atas tahapan penentuan pola tanam, pembuatan lubang tanaman serta cara penanaman melon. Kita akan bahas satu persatu :
Penentuan Pola Tanam
Tanaman melon merupakan tanaman semusim yang biasa ditanam dengan pola monokultur.
Pembuatan Lubang Tanam
Seperti pada budidaya umumnya, pembuatan lubang tanam dilakukan dengan menggunakan pelat pemanas atau memanfaatkan bekas kaleng susu kental. Plat pemanas yang berupa potongan besi dengan diameter 10 cm, dibuat sedemikian rupa hingga panas yang ditimbulkan dari arang yang dibakar mampu melubangi mulsa PHP dengan cepat. Model penanaman dapat berupa dua baris berhadap-hadapan membentuk segi empat ati dia baros berhadap-hadapan membentuk segi tiga.
Cara Penanaman
Metode penanaman melon dilakukan dengan cara : bibit yang telah di semai +/- 3 minggu dipindahkan kedalam besar beserta medianya. Akar tanaman diusahakan tidak sampai rusak saat menyobek polibag kecil. Cetakan tanah yang telah berisi bibit melon, diletakkan pada lubang yang telah ditugal dan diusahakan agar tidak pecah/hancur karena bisa mengakibatkan kerusakan akar dan tanaman akan layu jika hari panas.
PEMELIHARAAN TANAMAN
Setelah melalui tahapan penanaman, tanaman melon perlu dipelihara dan dikontrol pertumbuhannya agar perkembangannya maksimal dan buah yang dihasilkan berkualitas tinggi. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan dalam tahapan pemeliharaan tanaman melon ini , yakni :
PENJARANGAN DAN PENYULAMAN
Penjarangan dan penyulaman dilakukan bila dalam waktu 2 (dua) minggu setelah tanam bibit tidak menunjukkan pertumbuhan normal. Tanaman dicabut beserta akarnya kemudian diganti dengan bibit/tanaman baru. Hal ini sebaiknya dilakukan pada sore hari agar tanaman muda ini dapat lebih beradaptasi dengan lingkungan barunya. Penyulaman dan penjarangan biasanya dilakukan selama 3 – 5 hari, karena kemungkinan dalam seminggu pertama masih ada tanaman lainnya yang perlu disulam. Saat setelah selesai penjarangan dan penyulaman tanaman baru harus disiram air.
PENYIANGAN
Pada budidaya melon sistem mulsa PHP penyiangannya dilakukan pada lubang
tanam dan parit di antara dua bedengan. Gulma yang tidak dibersihkan menyebabkan lingkungan pertanaman lembab sehingga merangsang penyakit. Gulma juga dapat sebagai inang hama dan nematoda yang merugikan.
PEMBUBUNAN
Untuk pembubunan pertama-tama kita lakukan adalah pemupukan awal dan mensterilkan lahan di situ. Tujuannya adalah setelah tanah diolah dan dipupuk, tanah akan menjadi subur dan akan terbebas dari hama dan penyakit. Saat melakukan pemupukan, tanah yang sebelumnya sudah diolah, telah dikelentang selama 2 minggu. Dengan begitu, diharapkan tanah yang cukup lama terkena terik matahari tersebut, cukup sehat untuk ditanami.
PEREMPALAN
Perempelan dilakukan terhadap tunas/cabang air yang bukan merupakan cabang utama.
PEMUPUKAN
Agar buah yang dihasilkan bermutu serta banyak perlu dilakukan upaya khusus seperti melakukan pemupukan. Pemberian pupukpun tidak bisa dilakukan dengan asal-asalan, diperlukan takaran yang sesuai dengan umur dan kondisis tanaman. Pemupukan diberikan sebanyak 3 kali, yaitu 20 hari setelah ditanam, tanaman berusia 40 hari (ketika akan melakukan penjarangan buah) dan pada saat tanaman berusia 60 hari (saat menginjak proses pematangan).
Caranya pemberian pupuk yakni sebarkan pupuk secara merata di atas tanah bedengan pada pinggiran kiri dan kanannya (10–15 cm). Kemudian tanah dibalik dengan hati-hati supaya tidak merusak perakaran tanaman, dan agar pupuk tersebut bisa aman terpendam dalam tanah.
Untuk memudahkan dalam pemupukan, dibuat data mengenai rangkaian pemupukan sejak awal.
-
Pupuk kandang/kompos: pupuk dasar=10–20 ton/ha.
-
Urea: pupuk dasar=440 kg/ha; pupuk susulan I=330 kg/ha; pupuk susulan II=220 kg/ha; pupuk susulan III=440 kg/ha.
-
TSP: pupuk dasar=1.200 kg/ha; pupuk susulan I=220 kg/ha; pupuk susulan II=550 kg/ha.
-
KCl: pupuk dasar=330-440 kg/ha; pupuk susulan II=160 kg/ha.
Keterangan pupuk dasar: pemupukan pada pengolahan tanah (sebelum tanam); pupuk susulan I : umur q 20 hari; pupuk susulan II: umur + 40 hari; pupuk susulan III: umur + 60 hari.
PENGAIRAN DAN PENYIRAMAN
Keberadaan air cukup penting dalam budi daya melon, oleh karena itu perlu dilakukan upaya pengairan dan penyiraman secara tepat, karena jik a keberadaan air berlebih juga dapat merusak tanaman melon.
Pengairan
Tanaman melon menghendaki udara yang kering untuk pertumbuhannya, tetapi tanah harus lembab. Pengairan harus dilakukan jika hari tidak hujan. Pengairan dilakukan pada sore atau malam hari.
Penyiraman
Tanaman di siram sejak masa pertumbuhan tanaman, sampai tanaman akan
dipetik buahnya. Saat menyiram jangan sampai air siraman membasahi daun dan air dari tanah jangan terkena daun dan buahnya. Tujuannya adalah supaya tanaman tidak dijangkiti penyakit yang berasal dari percikan tersebut, kalau daun basah kuyup akan mengundang jamur sangat besar. Penyiraman dilakukan pagi-pagi sekali atau malam hari. Oleh karena itu ada pengairan di sekitar kebun besar sekali manfaatnya.
WAKTU PENYEMPROTAN PESTISIDA
Budi daya tanaman melon tidak luput dari serangan hama , penyakit serta gangguan. Oleh karena itu perlu dilakukan tindakan pencegahan ataupun pemberantasaan pada kondisi telah terjadi wabah. Upaya yang dapat dilakukan adalah :
-
Tindakan preventif, benih direndam dalam larutan bakterisida Agrimycin (oxytetracycline dan streptomycin sulfate) atau Agrept (streptomycin sulfate) dengan konsentrasi 1,2 gram/liter dan penyemprotan bakterisida pada umur 20 HST.
-
Penyemprotan fungisida Previcur N (propamocarb hydrochloride) dengan konsentrasi 2–3 ml/liter apabila serangan telah melewati ambang ekonomi.
-
Fungisida Derasol 500 SC (carbendazim) dengan konsentrasi 1–2 ml/liter. Pangkal batang yang terserang dioles dengan larutan fungisida Calixin 750 EC (tridemorph) dengan konsentrasi 5 ml/liter.
PEMELIHARAAN LAIN
Beberapa perlakuan tambahan yang ikut mendukung berhasilnya budi daya tanaman melon adalah :
Pemasangan Ajir
Ajir atau tongkat dari kayu atau bilahan bambu, untuk rambatan dapat di pasang setelah selesai membuat pembubunan dan selesai mensterilkan kebun. Atau dapat juga ajir dipasang sesudah bibit ditanam, dan bibit sudah mengeluarkan sulur-sulurnya kira-kira tingginya adalah 50 cm. Ajir harus terbuat dari bahan yang kuat sehingga mampu menahan beban buah dengan bobot kira-kira 2–3 kg. Tempat ditancapkannya ajir dengan jarak kira-kira 25 cm dari pinggir guludan baik kanan maupun kiri. Supaya ajir lebih kokoh lagi, kita bisa menambahkan bambu panjang yang diletakkan di bagian pucuk segitiga antara bambu atau kayu yang menyilang, mengikuti barisan ajir-ajir di belakangnya.
Pemangkasan
Pemangkasan yang dilakukan pada tanaman melon bertujuan untuk memelihara cabang sesuai dengan yang dikehendaki. Tinggi tanaman dibuat rata-rata antara titik ke-20 sampai ke-25 (bagian ruas, cabang atau buku dari tanaman tersebut). Pemangkasan dilakukan kalau udara cerah dan kering, supaya bekas luka tidak diserang jamur. Waktu pemangkasan dilakukan setiap 10 hari sekali, yang paling awal dipangkas adalah cabang yang dekat dengan tanah dan sisakan dua helai daun, kemudian cabang-cabang yang tumbuh lalu dipangkas dengan menyisakan 2 helai daun. Pemangkasan dihentikan, jika ketinggian tanamannya sudah mencapai pada cabang ke-20 atau 25.
Related Blogs
Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :
cara merawat tanaman melon (38), Perawatan melon (26), merawat Melon (14), metode penanaman (10), perempelan melon (5), teknik budidaya tanaman melon (5), cara tanam milon yang baik (4), perawatan buah melon (4), panduan menanam melon (4), cara merawat pohon melon (4), Cara menanam milon (3), pupuk dasar tanaman melon (3), agar melon berbuah besar (3), Tehnis perawatan tanaman melon (2), perempelan pada karet (2), kenapa melon tidak berbuah (2), industri pupuk melon (2), cara penanaman tanaman musiman (2), cara untuk melakukan penanaman (2), perempelan pada anggur (2), pupuk dasar tnaman melon (2), www cara budidaya melon berbuah dua (2), waktu penanaman bibit (2), cara budi daya tanaman melon (2), pengertian pemupukan dasar dan perawatan tanaman karet (2), cara dan fungsi menanam melon (2), Tehnis pemangkasan tanaman melon (1), pengertian penanaman dengan cara sulur (1), Pengertian perempalan (1), Pupuk dasar melon (1), perlakuan dan pemeliharaan khusus pada tanaman melon (1), pengertian pertumbuhan bibit (1), Pentingnya Pemeliharaan pada tanaman (1), perempelan untuk melon (1), penyemprotan tanaman dilakukan malam hari (1), perempelan karet (1), pengertian dan cara tanam sawo (1), Pupuk dasar untuk tanaman melon (1), teknik menyiram semangka (1), teknik pembibitan dan pemeliharaan bibit unngul pada tanaman jeruk besar (1), teknik pengolahan tanaman melon (1), Teknik tanam semangka berbuah besar (1), tips perawatan bambu air (1), tips perawatan tanaman melon (1), Trik merawat melon (1), waktu penanaman bibit tanaman (1), www cara merawat tanaman melon (1), www cara perempelan tanaman melon (1), teknik khusus dalam budidaya melon (1), teknik irigasi tanaman melon (1), rambatan pohon melon (1), tahapan untuk melakukan penanaman yang aman (1), tumbuhan melon (1), Tanam melon tanpa ajir (1), tanaman melon panas (1), tanaman milon (1), tehnik guludan melon (1), Tehnik penanaman melon (1), teknik budidaya melon di tanah (1), teknik dalam penanaman (1), www teknik menanam melon tanpa ajir (1), agar buah melon besar (1), cara bertanam sistem mulsa (1), cara budidaya melon terbaru (1), cara masang ajir pada tanaman melon (1), Cara memasang ajir pada tanaman melon (1), Cara membuat ajir karet (1), cara membuat ajir pada tanaman melon (1), cara membuat ajir tanaman melon (1), Cara membuat ajir untuk melon (1), Cara membuat tanaman melon berbuah besar (1), Cara bercocok tanam milon (1), caara perawatan tanaman melon (1), Budidaya melon berbuah 2 (1), Agar semangka berbuah besar (1), agar ubi kayu berbuah besar (1), Air untuk tanaman melon dan semangka (1), ajir segi tiga (1), alat membuat ajir tanam (1), analisa melon tanpa ajir (1), artikel teknik budidaya melon (1), Bagaimana cara memelihara buah milon (1), budi daya tanaman meoln (1), Cara memelihara/membuat benih melon (1), Cara menanam buwah milon agar berbuah lebih dari satu (1), Cara mengatas tanaman buwah milon yang keserang penyakit busuk dan mati (1), Melon tanpa ajir (1), melubangi mulsa (1), Menanam dan merawat buah melon (1), menanam melon tanpa kayu penyangga (1), Merawat buah melon (1), carabudidaya melondanperawatan (1), pemangkasan tanaman semusim (1), pemasangan ajir (1), pemeliharaan lingkungan (perempelan) (1), melon berbuah dua (1), melon berbuah 5 (1), Mekanisme bercocok tanam tanaman semusim (1), cara merawat benih melon (1), cara pemasangan ajir (1), cara pemberian pupuk melon (1), cara penanaman dan perawatan melon (1), Cara pengairan melon (1), cara perawatan buah melon (1), cara perempelan tanaman melon (1), Contoh melakukan perempelan pada tanaman (1), kapan waktunya menanam bibit karet (1), Pemupukan dasar tanaman melon (1)Artikel Terkait:
- TEKNIK PENANAMAN DAN PEMELIHARAAN TANAMAN DALAM BUDIDAYA TEMULAWAK
- TEKNIK PENANAMAN DAN PEMELIHARAAN TANAMAN DALAM BUDIDAYA RAMBUTAN
- TEKNIK PENANAMAN DAN PEMELIHARAAN TANAMAN BUDIDAYA SEMANGKA
- Teknik Penanaman dan Pemeliharaan Tanaman Budidaya Nangka
- MEDIA TANAM DAN TEKNIK PENANAMAN DALAM BUDIDAYA SAWO

Leave a Reply