Selama ini, produk karet alam Indonesia lebih banyak diekspor dalam bentuk bahan baku hasil olahan seperti crumb rubber dan lateks. Ekspor bahan olahan karet ini mencapai sekitar 85% dari total produksi karet nasional. Hanya sekitar 15% produksi karet alam yang diserap oleh industri dalam negeri. Proporsi tersebut mengindikasikan bahwa sektor industri di Indonesia masih lemah dalam memanfaatkan potensi karet alam yang dimiliki, sekaligus menjadi peluang besar bagi para investor untuk menanamkan modalnya di sektor industri pengolahan karet.

Produksi karet secara nasional pada tahun 2008 mencapai 2,92 juta ton. Jumlah ini masih bisa ditingkatkan lagi dengan melakukan peremajaan dan memberdayakan lahan-lahan pertanian milik petani serta lahan kosong/ tidak produktif yang sesuai untuk perkebunan karet.

Pemerintah melalui Departemen Perindustrian, pada tahun 2005 telah membentuk klaster industri pengolahan karet di Indonesia. Departemen Perindustrian telah melakukan identifikasi permasalahan dalam pengembangan industri barang-barang dari karet dengan melibatkan stakeholder di daerah melalui pembentukan kelompok kerja. Dari hasil kelompok kerja industri pengolahan karet tersebut telah di petakan dan diinventarisasi beberapa wilayah potensi perkebunan karet serta industri pengolahan karet hilir. Sementara itu, di berbagai daerah telah diberi bantuan peralatan industri komponen yang diharapkan akan dapat medorong tumbuhnya industri sejenis dan industri hilir barang-barang karet.

Dalam pengembangan klaster karet tersebut telah ditetapkan tiga lokasi sebagai berikut:

  • Sumatera Utara untuk produk karet berbasis lateks;
  • Jambi untuk pengembangan industri berbasis crumb rubber, dan
  • Jawa Barat untuk pengembangan produk karet industri.

Pelaku Usaha Karet

Adanya penyebaran lahan-lahan penanaman pohon karet hampir di seluruh provinsi di Indonesia saat ini tentu akan membantu pemenuhan kebutuhan karet alam dan pemenuhan kebutuhan industri pengolahan hasil karet. Hal ini berarti pula membuka peluang bagi investor untuk menanamkan modalnya di perkebunan karet.

Departemen Perindustrian telah melakukan pemetaan pelaku usaha komoditas karet yang ada di Indonesia saat ini. Berdasarkan data yang dihimpun Direktorat Jenderal Industri Agro dan Kimia Departemen Perindustrian serta Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), pemetaan pelaku usaha tersebut disajikan dalam gambar berikut.

Penyebaran pelaku usaha komoditas karet di Indonesia

Statistik jumlah pelaku usaha komoditi karet di tiap daerah

Provinsi

Jumlah pelaku usaha

Nanggroe Aceh Darussalam (NAD)

11

Sumatera Utara

20

Sumatera Barat

14

Riau

1

Kepulauan Riau

2

Bengkulu

3

Lampung

3

Sumatera Selatan

10

Jawa Tengah

14

Kalimantan Barat

16

Kalimantan Tengah

15

Kalimantan Selatan

5

Kalimantan Timur

12

Sulawesi Selatan

1

Jumlah

127

Sumber: Ditjen Industri Agro & Kimia, Depperin/BKPM

Berdasarkan gambar dan tabel di atas, tampak bahwa pelaku usaha komoditas karet terbanyak berada di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Sementara ini, dari total 127 unit pelaku usaha di Sumatera terdapat 64 unit (50,4%) dan di Kalimantan sebanyak 48 unit usaha (37,8%). Di Sumatera sendiri, pelaku usaha terbanyak berada di Sumatera Utara, kemudian Sumatera Barat, serta Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Selatan. Sedangkan untuk wilayah Kalimantan, pelaku usaha terbanyak berada di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Menilik potensi wilayahnya, ke depan terbuka peluang bagi investor sektor industri karet untuk membangun unit usaha di Sulawesi, Irian Jaya Barat dan Papua. Rincian para pelaku usaha komoditas karet selanjutnya dapat dilihat pada Lampiran Direktori Perusahaan Karet.


Related Blogs

    Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :

    pengolahan karet alam (31), industri pengolahan karet (29), potensi industri di indonesia (20), peluang usaha karet (18), pengolahan karet (16), potensi industri indonesia (10), permasalahan karet (8), hasil olahan karet (8), potensi karet (6), produk turunan karet (6), hasil industri indonesia (5), potensi karet sumatera selatan (5), klaster industri karet (4), peluang kerja di perusahaan karet sumut (4), hasil industri kararet di indonesia (3), potensi karet di indonesia (3), usaha pengolahan karet (3), pengolahan karet pabrik (3), pengelolaan tanaman industri karet (3), statistik karet indonesia (3), alat pengolahan hasil tanaman karet (2), pengembangan karet indonesia (2), pengelolaan tanaman industri (2), perindustrian beserta gambar (2), permasalahan lahan karet di kalimantan selatan (2), peluang potensi budidaya karet di kaltim (2), Industri perkebunan argo karet sulawesi tengah (2), perkembangan pengelolaan perkebunan tanaman karet (2), pabrik pengolahan karet alam (2), peralatan pabrik pengolahan hasil perkebunan karet (2), kayu karet di riau (2), hasil industri di indonesia (2), bahan olahan karet (2), berapa pabrik karet di kalimantan barat (2), produk industri karet sumatera selatan (2), proposal klaster kopi (2), turunan karet (2), sektor industri di kalimantan barat (1), perkembangan industri karet saat ini (1), PROPOSAL BANTUAN ALAT PENGOLAHAN HASIL PERKEBUNAN (1), perkembangan ekspor karet provinsi jambi (1), struktur manajemen pengolahan hasil karet (1), perkembangan perikanan di riau tahun 2010 (1), penyebaran pohon karet di kalimantan indonesia (1), tabel data statistik komoditi karet di kalimantan tengah (1), usaha pengelolaan karet untuk wilayah sumsel (1), Wilayah persebaran karet (1), perkembangan pengelolaan tanaman industri (1), potensi karet riau (1), potensi karet sulsel (1), potensi kayu karet di kalimantan selatan (1), potensi industri kalsel (1), produksi karet 2010 (1), potensi indusri insdonesia (1), persebaran karet di sumatera (1), produksi karet dan barang dari karet di indonesia (1), produksi karet kalbar (1), proposa klaster kopi (1), permasalahan industri komoditas karet (1), permasalahan ekspor hasil industri kepri (1), perkembangan produksi karet alam (1), perkembangan perkebunan karet lampung (1), struktur manajemen pengolahan produksi karet di industri perkebunan (1), pengolahan karet di Jawa Timur (1), pengolahan karet departemen perindustrian (1), artikel perkembangan sektor jasa di jawa timur (1), hasil olahan indutri karet (1), industri pembuatan karet karet alam (1), industri pengolahan crumb rubber di sumatera selatan (1), industri pengolahan karet indonesia (1), industrialisasi di indonesia pada lahan (1), jumlah pohon pisang di Kalimantan Barat1 (1), karet kalimantan (1), karet produksi olahan (1), karet untuk industri kimia (1), hasil industri produk di sulawesi selatan (1), grafik jumlah produksi karet dari tahun 2008 - 2011 (1), banyak peluang klaster industri (1), Bisnis karet di kalteng (1), contoh makalah tahun 2011 tentang industri pertanian (1), Data industri pengolah karet di jawa barat (1), data karet kalimantan timur (1), DATA KELOMPOK PENGOLAHAN HASIL PERKEBUNAN SULSEL (1), data statistik karet wilayah sumatera selatan (1), dont let me down (1), gambar persebaran industri di indonesia (1), keadaan industri karet riau (1), klaster industri kimia hilir (1), pabrik pengolahan karet di kal bar (1), pabrik pengolahan karet kalimantan barat (1), peluan bisnis dinas perindustrian (1), peluang bisnis karet di kalimantan (1), peluang potensi karet di kalimantan (1), masalah industrialisasi di kepri (1), pemetaan kebun karet diindonesia (1), pengelolaan potensi wilayah indonesia (1), pengembangan industri karet di jawa tengah (1), pabrik pengolah karet (1), pabrik pengol;ahan karet alam (1), kluster industri karet (1), makalah tentang peluang potensi karet di kalimantan (1), masalah dalam pengembangan perkebunan karet (1), masalah industri agro (1), masalah industri di riau (1), masalah industri yang ada di aceh (1), masalah industrialisasi di jambi (1), masalah sektor industri propinsi jambi (1), pabrik karet kalbar (1), pengolahan karet alam di kaltim (1)

    Artikel Terkait:

    1. KINERJA INDUSTRI KARET INDONESIA Ketersediaan Lahan Perkebunan Karet
    2. Dukungan Kebijakan dalam Revitalisasi Perkebunan Karet
    3. Pohon Industri Karet Indonesia 2011
    4. PEREMAJAAN DAN PERLUASAN PERKEBUNAN KARET dalam Tuntutan Peremajaan Perkebunan Karet Rakyat
    5. Revitalisasi dan Peremajaan Perkebunan Karet