Arti dan Peran Pupuk Organik Khususnya Pupuk Hayati (bio -fertilizer)
Pupuk hayati (bio -fertilizer) : sering pula disebut pupuk bio (bio fertilizer). Pupuk hayati bisa diartikan sebagai pupuk yang hidup. Sebenarnya nama pupuk kurang cocok, karena pupuk hayati tidak mengandung hara seperti N, P dan K. Kandungan pupuk hayati adalah mikroorganisme yang memiliki peranan positif bagi tanaman. Kelompok mikroba yang sering digunakan adalah mikroba mikroba yang menambat N dari udara, mikroba yang melarutkan hara (terutama P dan K), dan mikroba-mikroba yang merangsang pertumbuhan tanaman.
Kelompok mikroba penambat N sudah dikenal dan digunakan sejak lama. Mikroba penambat N ada yang bersimbiosis dengan tanaman dan ada juga yang bebas (tidak bersimbiosis). Contoh mikroba yang bersimbiosis dengan tanaman antara lain adalah Rhizobium sp, sedangkan contoh mikroba penambat N yang tidak bersimbiosis adalah Azosprillium sp dan Azotobacter sp.
Mikroba pelarut P seperti yang pernah dilaporkan oleh orang Rusia bernama Pikovskaya pada tahun 1948 adalah Bacillus megatherium var. Phosphaticum, dan mulai digunakan sebagai inokulum pertanian sejak tahun 1950-an. Beberapa mikroba yang diketahui dapat melarutkan P dari sumberĀ sumber yang sukar larut ditemukan baik dari kelompok kapang/ fungi seperti Penicillium sp dan Aspergillus sp, atau dari kelompok bakteri seperti Bacillus sp dan Pseudomonas sp.
Mikroba lain yang juga sering digunakan adalah Mikoriza, yang terdiri dari dua kelompok utama yaitu: endomikoriza dan ektomikoriza. Mikoriza bersimbiosis dengan tanaman. Secara mudahnya endomikoriza berarti mikoriza yang ada di dalam dan ektomikoriza adalah mikoriza yang ada di luar. Endomikoriza atau VAM umumnya adalah fungi tingkat rendah sedangkan ektomikoriza adalah jamur tingkat tinggi. Mikroriza memiliki peranan yang cukup komplek. Dia tidak hanya berperan membantu penyerapan hara P, tetapi juga melindungi tanaman dari serangan penyakit dan memberikan nutrisi lain bagi tanaman.
Mikroba yang juga sering digunakan sebagai biofertilizer adalah mikroba perangsang pertumbuhan tanaman. Mikroba dari kelompok bakteri sering disebut dengan Plant Growt Promoting Rhizobacteria (PGPR), namun sekarang juga diketahui bahwa ada juga fungi yang dapat merangsang pertumbuhan tanaman. Bakteri yang diketahui dapat merangsang pertumbuhan tanaman antara lain adalah Pseudomonas sp, Azosprillium sp, sedangkan fungi yang sudah diketahui adalah Trichoderma sp.
Mikroba-mikroba bahan aktif pupuk hayati dikemas dalam bahan pembawa, bisa dalam bentuk cair atau padat. Pupuk hayati juga ada yang hanya terdiri dari satu atau beberapa mikroba saja, tetapi ada juga yang mengklaim terdiri dari bermacam-macam mikroba. Pupuk hayati ini yang kemudian diaplikasikan ke tanaman.
Saat ini di pasaran banyak beredar pupuk hayati, sebagian mengklaim memiliki kandungan mikroba yang banyak dan lengkap dengan kemampuan luar biasa. Namun, klaim tersebut tidak bisa dipercaya begitu saja, karena tidak semua mikroba dapat efektif di semua tempat, semua komoditas, dan semua kondisi. Salah satu kelemahan mikroba adalah sangat tergantung dengan banyak hal. Umumnya mikroba yang bersimbiosis berspektrum sempit. Mikroba sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungannya, baik lingkungan biotik maupun abiotik. Biofertilizer yang cocok di daerah subtropis belum tentu efektif di daerah tropis. Demikian juga biofertilizer yang efektif di Indonesia bagian barat, belum tentu efektif juga di wilayah Indonesia bagian timur. Mikroba yang bersimbiosis dengan tanaman lebih spesifik lagi. Misalnya Rhizobium sp yang bersimbiosis dengan kedelai varietas tertentu belum tentu cocok untuk tanaman kacangĀ kacangan yang lain.
Related Blogs
Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :
pupuk hayati adalah (15), pengertian biofertilizer (12), pengertian mikroba (9), definisi pupuk hayati (6), pengertian pupuk hayati (6), macam-macam pupuk hayati (4), pengertian organik (4), pengertian organik dan contohnya (4), pengertian mikoriza (4), pengertian trichoderma (3), defenisi pupuk (3), bio hayati (3), kekurangan pupuk hayati (2), pengertian bio (2), perusahaan fertilizer tahun 2012 (2), pengertian bio fetilizer (2), peran rhizobium sp (2), DEFINISI BIO ORGANIK (2), definisi mikroba (2), peranan pupuk organik dan pupuk hayati (2), fungsi bakteri trichoderma (2), Pengertian bakteri trichoderma (1), Pengertian bio fertilizer (1), pengertian bionutrien (1), Pengertian ekomikoriza (1), pengertian dan manfaat pseudomonas sp (1), Yang diartikan dengan pupuk (1), sumber bakteri trichoderma (1), pupuk trichoderma sp (1), Pupuk hayati Trichoderma (1), pupuk bio fertilizer komposisinya (1), peranan pupuk organik mikroorganisme (1), pengertian organik serta contoh (1), peran mikrobiologi sebagai pupuk hayati (1), peran bacillus sp pada pupuk (1), penjelasan mikoriza (1), penjelasan dari pupuk organik (1), pengertian azospirillum sp (1), Pengembangan mikroba yang digunakan sebagai fertilizer (1), manfaat trichoderma (1), defenisi mikroba (1), bio pupuk hayati (1), bio organik fertilizer (1), bakteri trikoderma (1), bakteri tricoderma sp (1), bakteri trichoderma (1), bahan yang bisa dibuat trichoderma (1), artikel pupuk organik arti (1), arti pupuk organik dan pupuk hayati (1), arti mimpi diberi pupuk (1), arti kandungan mikroba (1), arti fertilizer tanaman (1), arti fertilizer (1), definisi bio food (1), definisi organik (1), maksud dr pupuk hayati (1), makalah pupuk hayati mikoriza (1), macam-macam pupuk yang sering di gunakan dalam pertanian (1), macam macam pupuk hayati (1), komposisi pupuk hayati (1), keunggulan pupuk hayati dibanding pupuk lain (1), kekurangan/kelemahan pupuk hayati (1), karet mikoriza (1), kandungan pupuk hayati (1), kandungan pgpr (1), Jual trichoderma (1), jenis pupuk hayati mikroba adalah (1), jenis mikroorganisme yang memiliki peranan positif bagi pertanian (1), Apa arti PGPR (1)Artikel Terkait:

Leave a Reply