Teknik Penanaman dan Pemeliharaan Tanaman Budidaya Nangka
Nangka adalah jenis buah yang cukup familiar dan tumbuh di sebagian besar pekarangan rumah terutama di daerah pedesaan. Namun demikian masih jarang sekali yang menjadikan tanaman nangka ini sebagai tanaman budidaya/agrobisnis. Pola usaha pekarangan adalah bertanam di lahan sekitar rumah. Hasil ini tidak semata-mata untuk dijual tetapi sebagian untuk dikonsumsi sendiri. Sedangkan pola usaha kebun yaitu bertanam di lahan yang jauh lebih luas dari pekarangan dengan pertimbangan hasilnya untuk memenuhi kebutuhan pasar, modal dan tenaga kerja cukup tersedia serta lahannya sesuai dengan persyaratan tempat tumbuh nangka
Seiring dengan perkembangan dunia makanan serta munculnya berbagai inovasi pengolahan bahan pangan ini menjadikan buah nangka yang memiliki masa simpan yang cukup singkat ini menjadi produk olahan dengan masa simpan yang lama dan cukup diminati oleh masyarakat. Oleh karena itu budidaya tanaman nangka dapat dijadikan peluang usaha yang cukup menjanjikan. Setelah pada artikel sebelumnya kita membahas mengenai penyediaan bibit serta media tanam, artikel kali ini lebih memfokuskan budidaya nangka dalam hal teknik penanaman serta pemeliharaan tanaman.
D. TEKNIK PENANAMAN
Ø Tahapan Penentuan Pola Tanam
Pola usaha kebun dapat berbentuk kebun tanaman murni dan kebun tanaman campuran. Pada kebun tanaman murni hanya ditanam satu jenis tanaman yaitu seluruhnya ditanami nangka. Sedangkan di kebun campuran, pohon nangka dicampur nenas, pepaya, dan sebagainya. Yang banyak terjadi dilapangan adalah teknik budidaya campuran atau sebagai tanaman tumpangsari.
Dalam budidaya nangka, pohon nangka yang dipelihara di kebun buah jarak tanamnya antara 8 – 12 m, dalam pola segi empat atau segi enam: kepadatan yang umum adalah 100-120 batang/ha. Sedangkan jarak tanamnya antara lobang tanam 12 x 12 m atau 4 x 6 m.
Ø Tahapan Pembuatan Lobang Tanam
Berikutnya tahapan pembuatan lubang tanam. Lubang tanam dibuat dengan ukuran 0,5 x 0,5 x 0,5 m atau 1 x 1 x 0,5 m. Pada saat penggalian lubang tanam, tanah bagian atas dipisahkan dari tanah bagian bawah. Tanah bagian atas dicampur dengan pupuk kandang yang sudah matang sebanyak 20 kg per lubang. Lubang tanah yang telah digali dibiarkan terbuka selama 1-2 minggu, agar mendapat sinar matahari sehingga teroksidasi dengan baik. Untuk menghindari kendala tanah asam, tanah galian dicampur dengan dolomit/kapur pertanian sebanyak 0,5-1 kg per lubang tanam dan tanah campuran ini dimasukkan ke dalam lubang 2-3 minggu sebelum penanaman. Untuk tanah yang terlalu berat, selain pengolahan tanah dapat pula ditambahkan pasir sebanyak 0,5 kaleng per lubang. Seminggu sebelum tanam diberikan NPK (15–15– 15) 100 gram ke dalam lubang penanaman apabila perlu. Bibit hasil semaian atau okulasi ditanam tegak dan kokoh ke dalam tengah lubang penanaman. Jarak antara lubang tanam 12 x 12 m atau 4 x 6 m.
Ø Tahapan Cara Penanaman
Proses penanaman sebaiknya dilakukan sore hari atau pagi hari pada permulaan musim penghujan yaitu saat curah hujan sudah cukup merata. Bibit ditanam pada lubang yang sudah tersedia, tegak lurus. Sebelum bibit ditanam, kantong plastik harus dibuang. Kalau penanaman dilakukan di luar musim penghujan atau karena adanya kelainan iklim, yaitu musim hujan tiba-tiba berubah menjadi kemarau lagi, maka penyesuaian yang perlu dilakukan adalah bibit yang telah ditanam perlu disiram secara teratur.
Ø Tahapan Pembuatan Lubang pada Mulsa
Tahapan penanaman yang terakhir adalah pemberian mulsa di sekitar pohon nangka. Hal tersebut sangat perlu dilakukan; terutama pada saat musim kemarau untuk meningkatkan kelembaban tanah. Namun pada musim hujan mulsa tidak diperlukan karena dapat mendatangkan serangan jamur. Mulsa juga dapat dimasukkan ke dalam tanah sebagai pupuk organik, pemberian dua kali per tahun sangat membantu pertumbuhan tanaman. Pemberian pupuk pabrik majemuk dilakukan dengan dosis 2-3 kg per pohon.
B. PEMELIHARAAN TANAMAN
Apabila proses penanaman sudah dilakukan seluruhnya, proses selanjutnya adalah pemeliharaan tanaman nangka. Proses pemeliharaan tanaman ini sendiri terdiri dari beberapa tahapan yaitu :
Ø Tahapan Penjarangan dan Penyulaman
Penyulaman tanaman dilakukan pada saat hujan masih turun di tahun pertama dan tahun kedua, yaitu untuk menggantikan tanaman yang mati
Ø Tahapan Penyiangan
Penyiangan atau membebaskan tanaman dari serangan gulma atau tumbuhan pengganggu dilakukan dengan cara membersihkan gulma secara manual/kimia dari tanaman nangka dengan radius 1-2 m. Pengendalian gulma secara kimiawi menggunakan herbisida misalnya Paracol 1,5 liter dalam 600 liter air per ha atau Roundup 2-3 liter dalam 800 liter air/ha.
Penyiangan pertama dilakukan 1-2 bulan setelah penanaman, selanjutnya setiap 2-4 bulan dilakukan selama 2-3 tahun. Penyiangan dilakukan dengan cara manual atau kimiawi.
Ø Tahapan Pemupukan
Meskipun pada tahap persiapan media sudah dilakukan pemberian pupuk, dalam tahapan pemeliharaan selanjutnya, tanaman nangka masih memerlukan tambahan pupuk untuk menunjang perkembangan dan pembuahan tanaman. Pemberian pupuk organik berupa pupuk kandang atau pupuk kompos 1-2 kali setahun sebanyak 20 kg per tanaman. Pemberian pupuk anorganik dilakukan satu minggu setelah penanaman dengan dosis 100 gram NPK per tanaman. Pemupukan kedua pada umur 6 bulan dengan dosis 150 gram NPK per tanaman. Pemupukan ketiga dilakukan pada tanaman umur 12 bulan dengan dosis 200 gram per tanaman. Pemupukan keempat pada umur 18 bulan dengan dosis 250 gram per tanaman dan pemupukan kelima dilakukan pada tanaman umur 24 bulan dengan dosis 300 gram per tanaman. Selanjutnya bagi tanaman yang sudah berbunga pada lahan tidak subur dapat ditambahkan pupuk organik 650 gram/pohon.
Sedangkan untuk meningkatkan tanaman diperlukan tambahan pupuk daun guna merangsang pembentukan daun. Pemberian pupuk daun dilakukan selang 2 minggu sampai tanaman umur 17 bulan. Jenis pupuk daun yang digunakan Gandasil D/Bayfolan.
Ø Tahapan Pengairan dan Penyiraman
Jenis tanaman nangka membutuhkan drainase yang baik. Pengairan ini diperlukan untuk meningkatkan produktivitasnya. Tanaman nangka memiliki perakaran dalam, tidak membutuhkan penggenangan pada saat musim kemarau karena tanaman nangka kurang toleran terhadap genangan. Akarnya masih mampu menyerap air pada tanah yang dalam. Pemberian air tambahan diperlukan selama dua tahun pertama pertumbuhannya.
Ø Pemeliharaan Lain
Pemeliharaan berikut bukan teknik perawatan utama, namun demikian perlu dilakukan juga untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman serta buahnya:
· Pemangkasan dilakukan pada bagian tanaman yang tidak subur dan tidak produktif. Pemangkasan cabang dilakukan terhadap pohon nangka yang bertajuk rimbun agar sinar matahari tidak terhalangi sehingga merangsang perbungaan.
· Pemangkasan dibatasi pada penjarangan pucuk ketika pohon mulai ditanam dan sedikit pemotongan dahan-dahan yang mengandung buah agar memudahkan mencapai buah untuk dibungkus dan kemudian dipanen.
· Pemangkasan cabang dimaksudkan untuk mengatur pembuahan, karena bunga betina muncul pada batang utama atau cabang primer.
· Perangsangan pembungaan dilakukan dengan cara melukai, mengebor/mengikat batang. Tujuan perlakuan untuk menghambat hasil asimilasi daun agar tidak menyebar ke seluruh bagian tanaman, melainkan untuk merangsang pembungaan. Agar buah nangka hasilnya baik dan besar, lakukan penjarangan buah. Buah yang mulai membesar bungkuslah dengan kantong/kertas semen yang sudah dicelupakan ke dalam larutan insektisida. Bisa juga dibungkus dengan anyaman dedaunan, misalnya menggunakan daun-daun palem atau anyaman kelapa. Tindakan ini dapat menghalangi serangan tikus atau kelelawar, dan memikat semut yang dapat mengusir serangga lain sehingga diperoleh buah yang kulitnya mulus dan cerah.
Proses budidaya tanaman nangka sudah dijelaskan secara terperinci, dengan pelaksanaan budidaya berdasarkan teknik yang baik dan teratur diharapkan tanaman nangka dapat tumbuh dan menghasilkan buah nangka dengan kualitas yang prima.
Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :
menanam nangka (38), pemeliharaan tanaman (32), budidaya tanaman nangka (32), penanaman tanaman (25), cara merawat buah nangka (20), Bertanam nangka (19), jarak tanam nangka (18), makalah budidaya nangka (18), Tanam nangka (18), cara tanam nangka (15), budidaya pohon nangka (15), pengertian penanaman tanaman (12), cara pembibitan nangka (12), merawat pohon nangka (12), perawatan pohon nangka (11), cara menanam pohon nangka (11), teknik budidaya nangka (10), cara menanam buah nangka (10), cara penanaman nangka (10), penanaman nangka (10), bercocok tanam nangka (10), pupuk gandasil (9), pengertian penanaman pohon (9), pemeliharaan tumbuhan (9), definisi penanaman tanaman (8), peluang usaha pembibitan tanaman hortikultura (8), artikel penanaman pohon (8), cara merawat pohon nangka (7), budidaya nangka sayur (7), budi daya buah nangka (6), gandasil D (5), jarak tanam pohon (5), makalah buah nangka (5), sistem penanaman (5), manfaat pupuk gandasil D (5), teknik penanaman tanaman (5), berkebun nangka (4), gandasil b (4), contoh tanaman holtikultura (4), definisi penanaman pohon (4), reproduksi tanaman nangka (4), definisi penanaman (3), jenis pupuk gandasil (3), jenis gandasil (3), makalah budidaya buah nangka (3), makalah menanam pohon (3), makalah teknik budidaya tanaman (3), pengertian menanam pohon (2), materi perawatan tanaman perkebunan di pembibitan (2), artikel teknik budidaya hortikultura (2), budidaya pohon nagka (2), jelaskan proses penanaman (2), budi daya pisang nangka (2), memelihara tanaman nangka (2), berkebun nangka produksi (2), perawatan buah nangka (2), bercocok tanam buah nangka (2), makalah proses pertumbuhan tanaman pepaya (2), aturan pakai gandasil d (2), Contoh Karangan eksposisi tentang produksi tanaman perkebunan (2), tanaman buah nangka dalam (2), cara membuat tanaman holtikultura (2), nanam nangka (2), Menanam pohon nangka (2), teknik penanaman tanaman hortikultura (2), makalah dampak pupuk pada tanaman (2), nangka budidaya (2), tahapan penanaman tanaman karet (2), Tentang cara menanam nangka (2), penanaman pohon nangka (1), MANFAAT PUPUK DAUN GANDASIL B (1), pembudidayaan di pekarangan (1), manfaat gandasil D pada tanaman (1), pengaruh pemberian pupuk pada tanaman temulawak (1), manfaat menanam pohon nangka (1), pembudidayaan tanaman mash jarang dilakukan (1), metode penyediaan bibit dalam budidaya jeruki nipis (1), ~cara marawat dan mengolah kakao (1), materi tentang teknologi penanaman dan pengolahan hasil petanian (1), Metode perlakuan tanaman perkarangan (1), manfaat pupuk npk pada tanaman (1), materi penanaman pohon (1), pembibitan coklat (1), Pembuatan lobang tanam (1), pengendalian gulma pada tanaman rambutan (1), pengendalian gulma tanaman rambutan (1), teknik penanaman pohon di sumber mata air (1), teknik pemberian pupuk buah (1), teknik merawat buah nangka muda (1), tanaman tumpang sari pepaya california (1), tanaman jeruk pekarangan (1), tanaman buah yg cocok tuk pekarangan (1), tahapan-tahapan budidaya tanaman holtikultura (1), tahapan tahapan budidaya tanaman hortikultura (1), teknik penyemaian kakao (1), Teknis Budidaya nangka (1), tumpangsari karet pepaya (1), tumbuhan coklat dan pengertianya (1), tujuan pembuatan lubang tanaman holtikultura (1), tujuan pemangkasan tanaman (1), tujuan dilakukan pola tanam tumpang sari (1), tujuan dibuatnya cara penanaman kakao (1), tujuan budidaya pekarangan (1), TEKNOLOGI TUMPANG SARI KARET DENGAN KAKAO (1), bunga raflesia dan pemeliharaan (1), pupuk urea (1), perawatan tanaman nangka (1), Perawatan pada tanaman jeruk (1), pepaya dengan pupuk daun (1), Penjelasan pembuahan pada nangka (1), pengertian penanaman tumbuhan (1), pengertian penanaman pola tumpang sari (1), pengertian penanaman bij (1), Pengertian dari bertanam di pekarangan (1), perkembangbiakan macam pohon talas (1), pohon jarak (1), pupuk gandasil d cocok untuk tanaman apa (1), pupuk daun untuk tanaman pepaya (1), prospek budidaya buah nangka (1), proses penyerbukan pada nangka (1), proses penanaman tanaman hortikultura (1), proses pemupukan pd tanaman pisang (1), pola tanam durian (1), pola tanam berkebun (1), www budidaya nangka (1), manfaat gandasil D pada buah-buahan (1), Contoh makalah tentang menanam kakao (1), cara perkembangbiakan pohon karet (1), Cara penggunaan hasil Pupuk gandasil (1), cara penanaman tanaman holtikultura (1), cara pemupukan pada tanaman tumpang sari (1), CARA PEMAKAIAN GANDASIL D (1), cara merawat nangka (1), cara merangsang bunga dan buah tanaman (1), Cara menggunakan gandasil A (1), cara perkembangbiakan pohon pepaya pisang (1), cara semai biji nangka (1), contoh karya ilmiah budidaya buah nangka (1), contoh karangan tentang buah pisang (1), contoh karangan eksposisi cara menanam bunga mawar (1), Contoh kalimat eksposisi di bidang pembibitan tanaman (1), contoh eksposisi berkebun (1), contoh cara bertanam untuk perkebunan (1), contoh bunga nangka (1), contoh artikel pemanfaatan lahan untuk tanaman pisang (1), cara mengembangbiakan nangka (1), cara menanam dan merawat pohon pisang (1), Cara menanam dan manfaat karet (1), budidaya dan pemeliharaan tanaman kakao (1), Budi daya jeruk beserta gambar (1), buah nangka supaya mulus (1), bagan perbanyakan tanaman mangga (1), bagaimana untuk menjaga buah nangka (1), artikel tentang pembudidayaan tumbuhan (1), Apa tujuan pemangkasan jeruk (1), agrebisnis (1), budidaya tanaman hortikultura di pekarangan (1), budidaya tanaman perkarangan yang baik (1), cara memupuk pohon nangka (1), cara memanam nangka (1), cara kita memupuk pohon karet dengan menggunakan npk (1), Cara dan jenis pupuk untuk kakao (1), cara budidaya tanaman pepaya (1), cara budi daya buah nangka (1), CARA BERTANAM NANGKA (1), buku Bercocok Tanam Ubi jalar (1), agar buah nangka mulus (1), contoh wacana eksposisi pembuatan pupuk kompos (1), manfaat gandasil D (1), kegunaan gandasil d (1), kebun campuran adalah (1), karya tulis tentang penanaman tumbuhan yang rimbun (1), karya ilmiah tentang cara-cara pengolahan tanaman kakau (1), karya ilmiah pedoman bertanam nanas (1), karya ilmiah budidaya cocoa (1), karangan tentang cara menanam (1), Karangan eksposisi tentang produksi tanaman perkebunan (1), keuntungan pembudidayaan tanaman musim kemarau (1), konsep pemeliharaan tanaman (1), MANFAAT GANDASIL BAGI TAnaMAn maNGGA (1), makalh tentang proses bercocok tanam sayuran (1), makalah pengolahan tanah tanaman hortikultura (1), makalah pemakaian gandasil d (1), makalah morpologi tanaman semangka (1), Makalah mengenai menanam pohon (1), Makalah Budidaya Tanaman Pepaya (1), macam-macam karya ilmiah budidaya buah nangka (1), kapan waktu yang tepat untuk pemberian gandasil D pada tanaman kelengkeng (1), jeruk dan cara tanamnya (1), jenis jenis tanaman pangan dan waktu tanam (1), gambar pola tanam campuran (1), gambar kebun pohon aga (1), GAMBAR CONTAH PEMBUATAN PERENCANAAN PENANAMAN TANAMAN 3 X 1 (1), gabar tanaman hortikultura (1), fungsi kapur terhadap tanaman jeruk (1), fungsi gandasil D (1), eksposisi penanaman secara tumpang sari (1), dosis roundup pada tanaman tembakau (1), gambar tanaman hortikultura (1), gambar tumbuhan dan perawatan (1), jarak tanam pohon nangka (1), Jarak lobang tanam (1), Investasi pohon nangka (1), hasil laporan penanaman rambutan (1), Guna kapur dalam bercocok tanam (1), gandasil terhadap daun (1), gandasil pupuk (1), gandasil buah mangga (1), Cra menanam phon nangka? (1)Artikel Terkait:

Leave a Reply