MENGAMBIL ALIH SUATU BISNIS/USAHA
Bagi sebagian orang, mengambil alih bisnis yang sudah ada adalah pilihan yang lebih baik daripada memulai bisnis dari awal. Mengapa? Karena orang lain telah bekerja keras untuk Anda, seperti mendirikan basis pelanggan, mempekerjakan karyawan dan negosiasi sewa dsb. Tetapi jika Anda ingin membeli atau mengambil alih sebuah bisnis, Anda akan perlu melakukan beberapa penelitian menyeluruh untuk memastikan bahwa apa yang Anda lihat pada usaha/bisnis tersebut saat ini adalah apa yang akan Anda dapatkan pada saat usaha / bisnis tersebut Anda ambi alih.
Jenis bisnis seperti apa yang harus Anda beli?
Jenis bisnis yang harus Anda beli, tergantung pada jenis pekerjaan yang Anda lakukan pada saat ini. Anda telah mempelajari suatu bidang atau mungkin keahlian khusus Anda sudah dikembangkan melalui hobi. Ini merupakan kesalahan yang sering kali terjadi, yaitu membeli bisnis dimana Anda memiliki pengetahuan yang sedikit tentang hal tersebut, tidak peduli seberapa baik performa bisnis tersebut. Tidak hanya Anda harus belajar banyak setelah Anda membeli bisnis tersebut, tetapi Anda mungkin tidak cukup tahu tentang industri untuk menentukan apakah perusahaan tersebut memiliki nilai/potensi usaha yang baik.
Selain membeli sebuah bisnis dalam industri yang Anda tahu, cobalah untuk memilih salah satu yang Anda sukai. Hal tersebut jauh lebih menyenangkan dan tidak terlalu sulit untuk meraih keberhasilan dalam bisnis ketika Anda menikmati pekerjaan yang Anda lakukan. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang memilih jenis bisnis yang tepat bagi Anda, simaklah lebih lanjut uraian berikut ini :
Menemukan dan Memulai bisnis yang tepat
Setelah memutuskan jenis bisnis seperti apa yang ingin diambil alih, Anda siap untuk mulai “berburu” untuk mendapatkan perusahaan yang sempurna bagi Anda. Pencarian dapat diawali dari daerah sekitar kediaman Anda. Misalnya saja, mintalah rekan bisnis dan teman-teman untuk memberikan informasi apababila ada bisnis serupa dengan apa yang Anda geluti saat yang ingin dipindah tangankan. Banyak peluang bisnis terbaik yang diperoleh dari obrolan mulut ke mulut dan transaksi berjalan sebelum pemiliknya sempat mengumumkan bahwa bisnisnya hendak dilepas/dijual.
Jalan lain untuk memulai pencarian adalah mengeksplorasi termasuk iklan surat kabar, asosiasi perdagangan, broker real estate dan pemasok bisnis. Oleh karena hal tersebut, ada pialang bisnis – orang yang memperoleh komisi dari pemilik usaha yang membutuhkan bantuan untuk menemukan pembeli. Merupaka hal yang baik untuk menggunakan broker untuk membantu menemukan peluang bisnis, tapi bukanlah hal yamgh bijak untuk mengandalkan seorang broker untuk memperikan penilaian mengenai kualitas bisnis atau kewajaran harga jual sebuah usaha yang dia tawarkan.
Cari Informasi Mengenai Sejarah dan Keuangan Bisnis Tersebut
Sebelum Anda serius mempertimbangkan membeli bisnis tertentu, cari tahu sebanyak mungkin informasi tentang usaha tersebut, yaitu cermati catatan keuangan yang terakreditasi, termasuk laporan cash flow, neraca dan rekening hutang dan piutang, file karyawan, termasuk penilaian keahlian tiap karyawan termasuk karyawan kontrak, dan kontrak-kontrak besar perusahaan dan sewa, serta setiap tuntutan hukum masa lalu dan informasi terkait lainnya.
Kajian (melakukan "due diligence") akan memberikan informasi tentang perusahaan yang akan Anda beli dan akan mengingatkan Anda apakah usaha tersebut mempunyai potensi yang cukup bagus untuk diambil alih. Misalnya, usaha yang hendak Anda ambil alih sedang memiliki kontrak besar dengan pihak lain dan kondisinya tidak memungkinkan pemilik saat ini untuk mengalihkan kontrak bisnis tersebut kepada Anda tanpa izin pihak lain, Anda harus meminta pemilik usaha untuk membantu Anda mendapatkan persetujuan pihak lain tersebut.
Jangan malu untuk meminta informasi tentang bisnis/usaha yang hendak diambil alih. Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda cermati, sebelum Anda memutuskan untuk membeli suatu bisnis/usaha tertentu, yaitu :
§ Siapakah yang memiliki hak atas aset perusahaan?
§ Apakah ada potensi atau litigasi yang sedang berlangsung?
§ Apakah ada kompensasi ataupun klaim apapun dari pekerja atau klaim dari pihak lain yang dibuat oleh karyawan perusahaan?
§ Apakah perusahaan telah secara konsisten membayar pajak, dan setiap kewajiban yang berkaitan dengan pajak?
§ Apakah ada sewa komersial dan kontrak-kontrak besar dapat diberikan/dialihkan kepada pemilik baru?
§ Apakah perusahaan telah memberikan jaminan serta garansi untuk pelanggan?
§ Apakah perusahaan memiliki rahasia dagang, dan bagaimana rahasia tersebut menguntungkan/melindungi perusahaan?
§ Apakah perusahaan memiliki hak paten dan hak cipta?
§ Apakah perusahaan memegang merek dagang terdaftar?
§ Apakah lisensi bisnis atau dokumen pendaftaran pajak dapat dialihkan?
§ Apakah bisnis tersebut sesuaiatau tidak bertentangan dengan hukum?
§ Apakah ada limbah beracun atau masalah lingkungan yang ditimbulkan dari proses usaha?
§ Jika bisnis waralaba, apa yang akan dibutuhkan/diperlukan untuk mendapatkan persetujuan franchisor?
Rincian diatas bukanlah daftar yang lengkap, Anda harus meninjau kembali catatan bisnis Anda yang akan menyediakan informasi untuk membantu memutuskan apakah keputusan mengambil alih bisnis tersebut merupakan keputusan yang tepat. Jika penjual menolak untuk memberikan setiap informasi ini, atau jika Anda menemukan informasi apapun yang keliru, ini mungkin menjadi tanda bahwa Anda harus mencari usaha/bisnis lain
Menutup kesepakatan
Jika Anda telah mempelajari secara menyeluruh perusahaan/bisnis yang akan Anda ambil alih, ada beberapa langkah lagi yang Anda harus lakukan. Pertama, Anda dan pemilik harus menyepakati harga beli yang adil. Cara Salah satu alternatifnya adalah menyewa penilai berpengalaman yang dapat memperkirakan nilai pasar yang wajar bagi bisnis perusahaan tersebut.
Jika semua berjalan dengan baik, Anda dan pemilik bisnis akan menyepakati harga yang adil serta aspek pembelian lain, seperti ketentuan pembayaran. Pada umumnya, bisnis/perusahaan dibeli dengan sistem pembayatan secara angsuran dengan uang muka yang tertentu.
Setelah ada kesepakatan persyaratan di mana Anda dan penjual setuju, Anda harus membuat perjanjian penjualan tertulis dan jika dimungkinkan minta seorang pengacara untuk meninjau ulang (review) sebelum Anda menandatangani perjanjian tersebut. Nahhh transaksi siap dilakukan dan Selamat Anda menjadi pemilik baru perusahaan/bisnis tersebut!
Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :
membeli bisnis yang sudah ada (7), ambil alih perusahaan (4), alih usaha (1), surat perjanjian alih usaha (1), metodologi due diligence perusahaan (1), mencari perusahaan/usaha yang ingin dijual/dialihkan (1), flowchart siklus produksi tahu (1), contoh surat perjanjian pembagian hasil broker (1), contoh laporan due diligence keuangan (1), contoh laporan due diligence (1), cara ambil alih perusahaan (1), surat perjanjian oper alih usaha (1)Artikel Terkait:
- PERTANYAAN KETIKA MEMBELI SUATU BISNIS
- TIGA CARA DASAR UNTUK MENGEMBANGKAN BISNIS/USAHA
- MELAKUKAN HAL YANG MENYENANGKAN / HOBBY UNTUK USAHA BISNIS SAMPINGAN
- Pahami seluk beluk bidang usaha Anda, Sebelum Anda Mulai Bisnis Anda
- Usaha Sampingan atau Bisnis Sampingan Sebuah Upaya Untuk Masa Depan Keluarga

Leave a Reply