Dari segi agribisnis, apel tergolong tanaman yang sangat komersial. Hal ini didukung oleh beberapa hal diantaranya Iklim: Apel merupakan tanaman yang selektif. Artinya apel merupakan tanaman yang hanya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik pada daerah-daerah tertentu yang iklimnya menunjang. Di dunia tanaman apel banyak diproduksi oleh negara-negara empat musim, sedangkan didaerah tropis hanya beberapa daerah yang berhasil misalnya Malang. Disamping hal tersebut selama ini pasar buah di Indonesia lebih banyak dipenuhi oleh buah-buahan termasuk apel impor. Padahal minat masyarakat terhadap buah lokal seperti misalnya saja Apel Malang masih cukup tinggi. Hal ini disebabkan apel lokal memiliki cita rasa yang berbeda, manis segar dan sedikit masam menyebakan jenis satu ini tidak tergantikan dengan jenis lainnya termasuk jenis Apel impor.

Pada artikel sebelumnya, kita sudah membahas persiapan bibit sebagai salah satu bagian dari budidaya tanaman Apel. Namun demikian masih ada beberapa hal yang perlu dipahami oleh pelaku budidaya apel agar usaha budidaya tersebut dapat berjalan dengan baik dan dengan hasil yang memuaskan. Tahapan lanjutan dalam budidaya tanaman apel adalah sebagai berikut :

PENGOLAHAN MEDIA TANAM

Tahapan pengolahan media tanam meliputi beberapa tahapan, yaitu :

o Persiapan

Ada beberapa hal yang perlu dicermati dalam persiapan media tanam. Persiapan yang diperlukan adalah persiapan pengolahan tanah dan pelaksanaan. Tujuannya untuk mengetahui jenis tanaman, kemiringan tanah, keadaan tanah, menentukan kebutuhan tenaga kerja, bahan paralatan dan biaya yang diperlukan. Supaya kondisi media siap tanam dan mendukung pertumbuhan bibit secara maksimal perlu dilakukan persiapan berikut :

* Pembukaan Lahan, Tanah diolah dengan cara mencangkul tanah sekaligus membersihkan sisa-sisa tanaman yang masih tertinggal

* Pembentukan Bedengan, Pada tanaman apel bedeng hampir tidak diperlukan, tetapi hanya peninggian alur penanaman.

* Pengapuran, Pengapuran bertujuan untuk menjaga keseimbangan pH tanah. Pengerjaan tahapan ini pelaksanaannya tergantung pada kondisi tanah, yaitu hanya dilakukan apabila ph tanah kurang dari 6.

* Pemupukan, Pupuk yang diberikan pada pengolahan lahan adalah pupuk kandang sebanyak 20 kg per lubang tanam yang dicampur merata dengan tanah, setelah itu dibiarkan selama 2 minggu.

TEKNIK PENANAMAN

Penentuan Pola Tanam

Pola tanam suatu budidaya tergantung dari jenis tanaman yang dibudidayakan. Tanaman apel dapat ditanam secara monokultur maupun intercroping. Intercroping hanya dapat dilakukan apabila tanah belum tertutup tajuk-tajuk daun atau sebelum 2 tahun. Tapi pada saat ini, setelah melalui beberapa penelitian intercroping pada tanaman apel dapat dilakukan dengan tanaman yang berhabitat rendah, seperti cabai, bawang dan lain-lain.

Berdasarkan karakteristik tanaman, tanaman apel tidak dapat ditanam pada jarak yang terlalu rapat karena akan menjadi sangat rimbun yang akan menyebabkan kelembaban tinggi, sirkulasi udara kurang, sinar matahari terhambat dan meningkatkan pertumbuhan penyakit. Jarak tanam yang ideal untuk tanaman apel tergantung varietas. Untuk varietas Manalagi dan Prices Moble adalah 3-3.5 x 3.5 m, sedangkan untuk varietas Rome Beauty dan Anna dapat lebih pendek yaitu 2-3 x 2.5-3 m.

Pembuatan Lubang Tanam

Agar lebih mudah dan efisien dalam melakukan penanaman, dilakukan persiapan pembuatan lubang tanam terlebih dahulu. Ukuran lubang tanam antara 50 x 50 x 50 cm sampai 1 x 1 x 1 m. Tanah atas dan tanah bawah dipisahkan, masing-masing dicampur pupuk kandang sekurang­kurangnya 20 kg. Setelah itu tanah dibiarkan selama 2 minggu, dan menjelang tanam tanah galian dikembalikan sesuai asalnya.

Cara Penanaman

Setelah lubang tanam dipersiapkan kita melangkah pada tahapan selanjutnya yaitu proses penanaman. Penanaman apel dapat dilakukan baik pada musim penghujan atau kemarau (di sawah). Untuk lahan tegal dianjurkan pada musim hujan.

Cara penanaman bibit apel adalah sebagai berikut:

§ Pertama masukan tanah bagian bawah bibit kedalam lubang tanam.

§ Kemudian bibit yang sudah dipersiapkan dimasukkan ke bagian tengah lubang sambil diatar perakarannya agar menyebar.

§ Masukan tanah bagian atas dalam lubang sampai sebatas akar dan ditambah tanah galian lubang.

§ Bila semua tanah telah masuk, tanah ditekan-tekan secara perlahan dengan tangan agar bibit tertanam kuat dan lurus. Untuk menahan angin, bibit dapat ditahan pada ajir dengan ikatan longgar.

PEMELIHARAAN TANAMAN

Setelah proses penanaman, perlu dilakukan perawatan tanaman lebih lanjut agar pertumbuhan tanaman dapat optimal dan buah yag dihasilkan berkualitas baik. Adapun cara pemeliharaan tanaman yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut :

Penyulaman tanaman

Penyulaman dilakukan pada tanaman yang mati atau dimatikan kerena tidak menghasilkan dengan cara menanam tanaman baru menggantikan tanaman lama. Penyulaman sebaiknya dilakukan pada musim penghujan.

Penyiangan

Penyiangan dilakukan hanya bila disekitar tanaman induk terdapat banyak gulma yang dianggap dapat mengganggu tanaman. Pada kebun yang ditanami apel dengan jarak tanam yang rapat (q 3×3 m), peniangan hampir tidak perlu dilakukan karena tajuk daun menutupi permukaan tanah sehingga rumput-rumput tidak dapat tumbuh.

Pembubunan

Penyiangan biasanya diikuti dengan pembubunan tanah. Pembubunan dimaksudkan untuk meninggikan kembali tanah disekitar tanaman agar tidak tergenang air dan juga untuk menggemburkan tanah. Pembubunan biasanya dilakukan setelah panen atau bersamaan dengan pemupukan.

Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :

cara menanam apel (37), budidaya apel malang (27), budi daya apel (16), penanaman apel (14), menanam apel (12), budi daya apel malang (6), budidaya appel (4), karya tulis tentang budi daya apel (3), Pembibitan Apel Malang (2), penanaman bibit apel malang (1), pengolahan lahan apel (1), Perawatan benih apel (1), Media tanam bibit apel (1), makalah tentang apel (1), makalah industri apel malang (1), artikel budidaya apel (1), jurnal meningkatkan budidaya apel (1), Budidaya apel? (1), cara berbudidaya apel (1), cara berbudidaya appel (1), cara pembibitan apel (1), Cara perawatan pohon apel (1), cara tanam appel (1), cara tanam bibit apel (1), jenis perawatan tanaman apel (1), Tahap pemupukan bibit apel (1)

Artikel Terkait:

  1. Tehnik Pembibitan Tanaman Apel (Pedoman Budidaya Apel 1)
  2. PEDOMAN TAHAPAN BUDIDAYA TANAMAN JAMBU AIR
  3. Persyaratan Tumbuh Budidaya Apel
  4. Pemanenan Dan Pascapanen Budidaya Apel
  5. PEDOMAN BUDIDAYA TANAMAN PALA