Sebagian besar masyarakat begitu mendengar kata Apel yang terbayang adalah buah berwarna merah ranum ataupun hijau segar, dengan daging buah yang renyah. Apel merupakan Apel merupakan tanaman buah tahunan yang berasal dari daerah Asia Barat dengan iklim sub tropis. Di Indonesia apel telah ditanam sejak tahun 1934 hingga saat ini. Dan jangan salah, Indonesia pun memiliki beberapa varietas apel unggulan antara lain: Rome Beauty, Manalagi, Anna, Princess Noble dan Wangli/Lali jiwo. Meskipun berbagai jenis Apel import sebut saja apel Washington, apel fuji dari RRC menggempur perdagangan buah khususnya apel di Indonesia, jenis buah apel lokal seperti apel malang masih tetap memiliki “tempat” tersendiri bagi konsumen. Dengan rasa buah yang sedikit masam segar, apel lokal tetap memiliki daya tarik dan pangsa pasar sebagai peluang usaha budidaya apel yang cukup menggembirakan. Berikut akan kita ulas lebih jauh seluk beluk terutama kandungan serta manfaat apel bagi kesehatan manusia yang menjadikan buah apel ini sebagai salah satu buah yang banyak dikonsumsi masyarakat, terutama untuk para pelaku diet.

Buah Apel ini sudah banyak dikenal masyarakat memiliki manfaat bagi kesehatan manusia. Banyak penelitian mengungkapkan, bahwa seperti buah-buahan lainnya, apel kaya akan serat, fitokimia dan flavonoid. Khusus untuk kandungan flavonoid berdasarkan penelitian di Institute Kanker Nasional Amerika Serikat apel memiliki kandungan tertinggi dibandingkan dengan buah lainnya. Zat ini, menurut laporan tersebut, mampu menurunkan risiko kena penyakit kanker paru-paru sampai 50 persen. Selain itu untuk kaum pria, hasil penelitian Mayo Clinic di Amerika Serikat pada tahun 2001 membuktikan bahwa quacertin, sejenis flavonoid yang terkandung dalam apel, dapat membantu mencegah pertumbuhan sel kanker prostat

Dibandingkan dengan buah lainnya dan sayuran, apel mengandung vitamin C yang tidak seberapa, tetapi kaya dengan senyawa antioksidan lainnya. Senyawa Fitokimia yang terkandung di dalam apel berfungsi sebagai antioksidan yang melawan kolesterol jahat (LDL, Low Density Lipoprotein), yang potensial menyumbat pembuluh darah. Antioksidan akan mencegah kerusakan sel-sel atau jaringan pembuluh darah. Pada saat bersamaan, antioksidan akan meningkatkan kolesterol baik (HDL, High Density Lipoprotein), yang bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah.

Tidak hanya itu, kandungan pektin (serat larut yang dikandung buah-buahan dan sayuran), telah diteliti dan terbukti menurunkan kadar kolesterol di dalam darah. Secara spesifik pada sebuah penelitian awal, terbukti bahwa dalam apel ditemukan asam D-glucaric yang bermanfaat mengatur kadar kolesterol. Jenis asam ini mampu mengurangi kolesterol sampai 35 persen. Kadar kolesterol yang terjaga dan zat antioksidan akan melindungi tubuh dari serangan jantung dan stroke. Ini terbukti pada sebuah studi di Finlandia tahun 1996, bahwa orang yang pola makannya mengandung fitokimia, berisiko rendah untuk kena penyakit jantung. Penelitian lain, sebagaimana dikutip the British Medical Journal mengungkapkan bahwa apel juga mencegah terjadinya stroke.

Manfaat lain yang didapatkan dari buah apel adalah kandungan Zat fitokimia yang terdapat pada kulit apel. Zat ini, menurut sebuah penelitian di Cornell University Amerika Serikat, bermanfaat menghambat pertumbuhan sel kanker usus sebesar 43 persen. Fitokimia dan flavonoid secara bersama-sama dilaporkan juga menurunkan jumlah kejadian kanker paru-paru. Sementara itu, sebuah penelitian lain di Welsh, Inggris, menunjukkan bahwa konsumsi buah apel secara teratur akan membuat paru-paru berfungsi lebih baik. Para peneliti yakin fungsi pernapasan akan lebih baik karena kandungan fitokimia di dalam apel meredam efek negatif oksidan yang merusak organ tubuh.

Seperti buah pada umumnya, apel memiliki kandungan serat. Kandungan serat apel ternyata terhitung tinggi, sebesar lima gram untuk setiap buah berukuran sedang. Jumlah ini lebih tinggi daripada kandungan serat pada kebanyakan produk sereal. Serat ini bermanfaat untuk melancarkan pencernaan dan menurunkan berat badan. Buah ini hampir tanpa lemak dan kolesterol, sehingga jenis buah ini banyak dijadikan pilihan sebagai menu orang yang sedang berdiet. Keluhan seperti sembelit pada orang diet, tidak akan terjadi bila orang tersebut memasukan apel sebagai bagian dari menunya. Selain bermanfaat mengatasi sembelit, buah apel juga punya khasiat meredakan diare.

Penelitian Konowalchuck J pada tahun 1978 mempublikasikan manfaat lain apel. Konowalchuck menyebutkan bahwa sari buah apel terbukti ampuh melawan berbagai serangan infeksi virus. Dengan sari apel, stamina dan kekebalan tubuh akan menjadi lebih baik. Kondisi ini bisa menghindarkan tubuh dari serangan virus, terlebih pada saat pergantian musim seperti sekarang ini. Di samping kandungan zat-zat yang telah disebutkan di atas. Apel juga mengandung tannin berkonsentrasi tinggi. Tannin ini, seperti ditulis “Jurnal American Dental Association” pada tahun 1998, mengandung zat yang dapat mencegah kerusakan gigi dan penyakit gusi yang disebabkan oleh tumpukan plak. Tidak hanya itu, tannin juga berfungsi mencegah infeksi saluran kencing dan menurunkan risiko penyakit jantung

Sebagai tambahan informasi, berikut klasifikasi tanaman Apel ( Malus sylvestris Mill ) dalam ilmu biology :

Divisio : Spermatophyta

Subdivisio : Angiospermae

Klas : Dicotyledonae

Ordo : Rosales

Famili : Rosaceae

Genus : Malus

Spesies : Malus sylvestris Mill

Dari spesies Malus sylvestris Mill ini, terdapat bermacam-macam varietas yang memiliki ciri-ciri atau kekhasan tersendiri.

Dengan kandungan serat serta berbagai senyawa yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia, tidaklah mengherankan apabila buah apel ini menjadi buah yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat luas. Hal ini menjadikan keuntungan tersendiri bagi para pembudidaya buah apel, dengan semakin tingginnya kebutuhan dan minat pasar atas ketersediaan buah apel tersebut.

.

Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :

jenis apel (22), peluang usaha maju (12), klasifikasi apel fuji (10), klasifikasi apel (5), usaha apel (5), potensi bisnis pembibitan apel (3), potensi sari apel (2), budidaya apel fuji (2), kandungan zat yang dimiliki buah apel (2), jenis apel di indonesia (2), jenis usaha dari apel (1), peluang perusahaan sari apel (1), CIRI DAN kegunaan buah apel (1), Perbedaan apel malang dan apel fuji (1), ciri ciri buah apel malang (1), potensi budidaya apel di indonesia (1), ciri apel malang (1), uasaha sari buah apel (1), cara menanam apel washington (1), peluang bisnis apel (1), mengenal apel (1), jenis-jenis apel import (1), jurnal manfaat buah apel malang (1), kadar serat apel washington (1), kandungan serat apel ANNA (1), jenis apel yang baik sebagai (1), ciri-ciri apel manalagi (1), manfaat apel manalagi (1), manfaat apel manalagi untuk kesehatan jantung (1), varietas apel malang (1)

Artikel Terkait:

  1. Tahapan Budidaya Apel (Pedoman Budidaya Apel Bag. 2)
  2. MENGENAL TANAMAN SALAK SEBUAH PELUANG USAHA
  3. MENGENAL TANAMAN SAGU SEBAGAI PELUANG USAHA
  4. Persyaratan Tumbuh Budidaya Apel
  5. Pemanenan Dan Pascapanen Budidaya Apel