Peluang usaha budidaya bekicot
Bekicot, binatang berlendir ini lebih sering dianggap sebagai perusak tanaman. Namun siapa sangka jenis hewan satu ini mempunyai segudang manfaat, diantaranya sebagai sumber protein hewani yang cukup tinggi. Disamping itu ekstrak daging dan lendirnya juga mengandung kasiat obat. Di Eropa daging bekicot juga diolah sebagai bahan makanan. Untuk pemanfaatan bekicot di Indonesia sendiri masih terhitung rendah, hanya daerah-daerah tertentu saja yang memanfaatkan bekicot sebagai bahan sate bekicot ataupun dibuat keripik. Selebihnya diolah menjadi tepung untuk bahan baku pakan ternak. Pengolahan bekicot masih banyak mengandalakan hasil alam, budidaya bekicot masih jarang dilakukan. Padahal dari budidaya bekicot ini terdapat peluang usaha yang cukup menguntungkan, baik untuk diolah sebagai bahan makanan, diambil kasiat obatnya bahkan peluang eksport yang masih terbuka lebar. Usaha budidaya bekicot ini terhitung mudah dan tidak memerlukan modal yang besar. Jadi tunggu apalagi, simak cara budidaya bekicot berikut dan segera praktekan !
Bekicot termasuk hewan yang berkembang biak dengan cepat, berasal dari Afrika Timur, tersebar keseluruh dunia dalam waktu relatif singkat. Bekicot jenis Achanita fulica banyak terdapat di Pulau Jawa. Untuk saat ini peternakan bekicot banyak ditemukan di masyarakat pedesaan Jawa Timur, Bogor (Jawa Barat), Sumatera Utara dan Bali.Jenis bekicot Achanita fulica banyak disenangi orang, karena bekicot jenis ini banyak mengandung daging.
Diawal sudah disinggung manfaat yang diperoleh dari bekicot, berikut lebih detail lagi kita bahas mengenai manfaat bekicot.:
-
Sebagai bahan pakan ternak
-
bekicot merupakan sumber protein hewani yang bermutu tinggi karena mengandung asam-asam amino esensial yang lengkap.
-
Sebagai bahan pengobatan tradisional, karena ekstrak daging bekicot dan lendirnya sangat bermanfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti abortus, sakit waktu menstruasi, radang selaput mata, sakit gigi, gatal-gatal, jantung dan lain-lain.
-
Kulit bekicot sangat mujarab untuk penyakit tumor.
-
Sejenis obat yang dikenal berasal dari kulit bekicot, dinamakan Maulie., yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti kekejangan, jantung suka berdebar, tidak bisa tidur/insomania, leher membengkak dan penyakit kaum wanita termasuk keputihan
PERSYARATAN LOKASI
Sebagai syarat umum suatu usaha budidaya adalah lokasi yang strategis serta sesuai dengan habitat hidupnya. Lokasi perlu dipilih yang dekat dengan jalan, agar mudah penanganannya, baik saat pembuatan kandang, saat pengontrolan maupun penanganannya pascapanen, artinya pada saat membawa hasil panen tersebut tidak kesulitan dalam transportasinya. Lokasi yang sesuai untuk budidaya bekicot adalah lokasi yang basah serta lembab dan terlindung dari cahaya matahari secara langsung. Selain itu juga tanah yang disukai adalah tanah yang banyak mengandung kapur sebagai zat untuk pembentukan cangkang
PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
I. Penyiapan Sarana dan Peralatan
A. Persiapan kandang
Hal yang menguntungkan dari budidaya bekicot ini adalah lahan yang diperlukan tidak terlalu luas. Namun persyaratan mengenai kelembaban dan keteduhan perkandangan perlu diperhatikan, karena dalam aslinya dan untuk berkembang biak secara baik bekicot senang dengan keadaan yang lembab dan teduh. Kandang didirikan di tanah kering, teduh, lembab dengan suhu udara berkisar 25-30 derajat C. Cara pemeliharaan bekicot tidak terlalu sulit. Bisa dilakukan secara terpisah, artinya bekicot yang kecil dipelihara terpisah dari yang besar. Bisa juga dilakukan secara campuran, yaitu bekicot kecil dan besar dipelihara dalam satu kandang tanpa melihat umur/besarnya. Bila dilakukan secara terpisah resikonya harus dibuat beberapa kandang tergantung dari ketersediaan lahan. Fungsi kandang itu antara lain untuk penetasan, pembesaran dan sebagai kandang induk.
Ada tiga metode berternak bekicot di dalam kandang yang dapat dipilih sesuai dengan kondisi Anda, antara lain:
a. Kandang kotak kayu
Kandang terbuat dalam lembaran kayu tripleks yang berkaki. Untuk kerangkanya dapat digunakan kayu kaso. Ukuran panjang dan lebar kandang adalah 1 x 1 meter, tinggi 1,25 meter. Di atas kotak tersebut diberi kawat kasa, agar bekicot tidak keluar dari dalam kandang.
Sebaiknya di atas kotak perlu dibuatkan tempat berteduh, agar keadaan tempat selalu gelap/tidak langsung kena sinar matahari.
b. Kandang dari bak semen
Pembuatan kandang ini sama dengan kandang kotak kayu. Dalam bak semen yang perlu diperhatikan adalah alasnya. Untuk menciptakan suasana lembab, alas semen perlu diberi tanah dan cacing untuk menggemburkan tanah dan menyerap kotoran yang dikeluarkan bekicot. Tebal lapisan tanah di dalam bak sekitar 30 cm. Zat-zat makanan yang diperlukan bekicot hendaklah selalu tersedia di dalam bak.
c. Kandang galian tanah
Kandang jenis satu ini paling ekonomis. Yaitu dengan menggali tanah dengan ukuran panjang, lebar dan tinggi 1 x 1 x 1 m. Perlu diperhatikan sebaiknya tanah galian yang akan digunakan untuk kandang dipilih yang agak kering. Sebaiknya kandang dibuat di bawah pohon yang rimbun, kalau dindingnya terlalu basah perlu diberi lapisan pasir. Untuk menjaga keadaan selalu gelap, seperti cara pertama dan kedua, di atas kandang perlu dibuatkan bedeng sebagai penutup. Masa panen, untung jenis kandang satu ini pengambilannya dilakukan dengan menggunakan galah yang bisa menjepit bekicot agar bekicot dan telurnya tidak rusak.
B. Peralatan
Peralatan yang diperlukan untuk pembuatan kandang adalah peralatan tukang pada umumnya yaitu: kayu, semen, bata pasir, kain kasa dan cangkul.
II. Pembibitan
Setelah lokasi dan kandang sudah dipersiapkan, persiapan selanjutnya adalah penyiapan bibit bekicot. Tidak semua jenis bekicot cocok untuk dibudidayakan. Dua jenis bekicot yang biasa diternakkan, yaitu spesies Achatina fulica dan Achatina variegata. Ciri bekicot jenis Achanita fulica biasanya warna garis-garis pada tempurung/cangkangnya tidak begitu mencolok. Sedangkan jenis Achatina variegata warna garis-garis pada cangkangnya tebal dan berbuku-buku. Yang banyak terdapat di jawa adalah jenis Achatina fulica
A. Tahap Pemilihan Bibit Calon Induk
Sebagai langkah awal, penyediaan bibit bekicot dapat dilakukkan dengan mengumpulkan bekicot dari alam. Bekicot yang baik dijadikan bibit adalah yang tidak rusak/cacat yang sementara waktu dan yang besar dengan berat lebih kurang 75-100 gram/ekor.
B. Tahap Reproduksi dan Perkawinan
Dalam menggeluti usaha budidaya bekicot ini , kita harus mengetahui kebiasaan dan pola hidup hewan tersebut. Bekicot biasanya mulai kawin pada usia enam sampai tujuh bulan ditempat pemeliharaan yang cukup memenuhi syarat. Pada masa kawin bekicot betina mulai menyingkir ke tempat yang lebih aman. Bekicot bertelur di sembarang tempat. Jumlah telurnya setiap penetasan biasanya lebih dari lima puluh butir (50-100). Jumlah produksi telur tergantung masa subur bekicot itu sendiri. Besar telur bekicot tidak lebih dari 2 mm.
C. Tahap Kelahiran
Tahapan selanjutnya adalah kelahiran atau penetasan telur bekicot yang terjadi secara alamiah. Yang perlu kita perhatikan adalah kondisi kandang yang mendukung. Telur bekicot akan menetas setelah usianya cukup. Pada waktu telur itu menetas dan menjadi anak cangkang, biasanya tidak ditunggui induknya. Begitu bekicot selesai bertelur, telurnya ditinggalkan begitu saja. Telur bekicot akan pecah sendiri melalui proses alam. Penetasan bekicot hingga menjadi anak tergantung pada keadaan tempat dan waktu tetas. Bilamana tempat itu memenuhi syarat (sempurna) seperti kelembaban tanah, iklim dan cahaya yang mencukupi, maka telur akan cepat menetas. Sebaliknya jika keadaan tanah/iklim kering dan tempatnya kurang menguntungkan maka telur akan lambat menetas.
III. Pemeliharaan
Setelah didapatkan bibit yang unggul, tahapan selanjutnya adalah pemeliharaan bekicot-bekicot tersebut. Pemeliharaan bekicot bisa dilakukan dengan cara terpisah dan bisa juga secara campuran di dalam suatu tempat. Meskipun cara terpisah membutuhkan tempat khusus tetapi ada keuntungannya. Misalnya, anak bekicot bisa diketahui perkembangannya secara tepat, baik besarnya maupun usianya. Dengan demikian, tidak sulit untuk memberikan perawatan secara khusus. Bagi peternak bekicot sangat mudah kiranya apabila perawatan anak bekicot itu dilakukan di tempat khusus. Adapun makanan anak bekicot bisa diberi makanan dengan sejenis ganggang (lumut), pupus daun dan sedikit zat kapur. Harus diingat hendaklah tempatnya selalu teduh dan lembab. Setelah anak bekicot berusia dua/tiga bulan, hendaklah dipindahkan kekandang pembesaran. Keberhasilan budidaya bekicot tergantung pada cara perawatan dan pemeliharaan teknis selama diternakkan.
Beberapa perlakuan teknis dalam budidaya bekicot diantaranya :
-
Menjaga kelembaban lingkungan
Bekicot sangat suka tempat yang lembab sehingga untuk mempertahankan kelembaban lingkungan dapat digunakan atap atau perlindungan lain. Pada musim panas kelembaban lingkungan dapat dipertahankan dengan menyiramkan air lokasi peternakan setiap hari.
-
Mempertahankan kondisi lingkungan
Bekicot menyukai tempat yang lembab, namun bukan berarti pada tanah yang becek. Sehingga diperlukan usaha untuk mempertahankan kondisi lingkungan yang sesuai dengan yang dikehendaki bekicot, diperlukan pengaturan kelembaban kondisi kandang.
-
.Pemberian pakan yang bermutu secara teratur
Agar hasil budidaya berhasil dengan baik diperlukan pemberian pakan yang bermutu dan teratur. Pemberian pakan berpedoman pada mutu pakan dan kebiasaan waktu makan. Mutu makan yang baik akan menentukan kualitas daging bekicot. Mutu pakan yang baik dapat dipenuhi dengan memberi pakan berupa daun-daunan yang disukai dan buah-buahan. Misalnya; daun dan buah pepaya, daun bayam, buah terung mentimun, sawi dan lain sebagainya.
-
Menjaga areal agar tidak dimasuki hewan lain
Agar bekicot dapat tumbuh baik tanpa gangguan dari hewan yang merupakan musuhnya dan hewan yang dapat merebut makanannya maka lahan budidaya harus dijaga agar tidak dapat dimasuki hewan-hewan lain.
-
Menjaga bekicot agar tidak keluar dari areal pemeliharaan
Untuk menjaga agar bekicot tidak keluar dari areal dapat dilakukan hal sebagai berikut:
-
membuat tutup kandang (bila budidaya bekicot dalam kandang)
-
membuat pagar yang bagian atasnya diolesi dengan detergen
-
menabur abu atau garam disekeliling pagar bagian dalam.
HAMBATAN BUDIDAYA BEKICOT
Jenis hewan satu ini tidak terlalu banyak mengalami gangguan serangan hama dan penyakit. Umumnya gangguan berasal dari pemangsa bekicot seperti bebek dan itik ataupun gangguan semut. Selain itu gangguan berasal dari hewan-hewan yang mengganggu ketersediaan pakan bekicot.
PANEN
Dengan pemeliharaan cukup baik, bekicot mulai dapat dipanen setelah 5-8 bulan. secara fisik dapat dilihat apabila panjang cangkang telah mencapai 8-10 Cm, maka bekicot telah siap untuk diambil dagingnya. Hasil utama dari ternak bekicot adalah dagingnya, yang dapat diolah langsung dengan dibuat sate, keripik, dendeng/masakan segar lainnya dan dapat juga
diolah dalam bentuk kalengan. Ada juga permintaan dalam keadan hidup. Disamping itu daging dari bekicot ini dapat dijadikan tepung, yang pengolahannya melalui proses pengeringan terlebih dahulu.
Hasil Tambahan
Disamping diambil dagingnya, kulit/cangkang bekicot juga laku untuk dijual. Baik untuk bahan dasar obat-obatan/dibuat tepung untuk tambahan makanan untuk hewan ternak yang membutuhkan tepung berbahan dasar yang mengandung zat kapur.
Penangkapan
Bekicot dikumpulkan di dalam kotak kardus/peti dari kayu dan jangan menggunakan karung goni karena dapat mengakibatkan kulit bekicot pecah. Setelah dimasukkan dalam peti, pertama sekali perlu dilakukan pencucian agar terhindar dari semua kotoran dan lumpur yang melekat pada cangkangnya. Pencucian ini dengan cara menyemprot bekicot dengan air bersih. Setelah itu, Bekicot di karantina selama 1-2 hari/malam tanpa diberikan makan agar kotoran dan lendirnya keluar sebanyak mungkin.
PASCAPANEN
Setelah dilakukan penagkapan dan pengumpulan bekicot lalu dilakukan penyortiran dengan jalan membuang bekicot yang mati atau terlalu kecil untuk diolah. Kemudian dilakukan penggaraman, dengan memberikan garam 10-15% dari berat total bekicot, dengan cara diaduk rata. Penggaraman dapat mematikan bekicot sekaligus mengeluarkan lendir sebanyak mungkin. Setelah melalui tahapan penggaraman, segera direbus dengan air garam 3% selama 10 menit, kemudian diangkat dan disemprot dengan air dingin, baru dilakukan pencukilan daging. Perebusan kedua dilakukan setelah bagian perut dibuang dan kotoran lainnya dalam larutan garam 3%. Cara ini bertujuan untuk menghilangkan lendir dan daging menjadi lebih lunak. Kemudian daging tersebut dibungkus dan dikemas dalam karton.
Seperti yang telah dibahas diatas, pemasaran hasil budidaya bekicot cukup beragam, dapat dipasarkan dalam bentuk segar, olahan setengah jadi yaitu setelah melalui perebusan, ataupun olahan menjadi tepung bekicot. Tergantung dari permintaan konsumen. Setelah dikemas dengan baik. Bekicot siap dipasarkan.
Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :
usaha bekicot (38), pemasaran bekicot (31), budidaya dan usaha bekicot (27), budidaya yang mudah dan menguntungkan (24), cara mengolah bekicot (15), peluang usaha ternak bekicot (12), peluang bisnis bekicot (11), peternakan yang cepat menguntungkan (3), BINIS BEKICOT (3), bibit bekicot (2), ternek bekicot (2), bentuk kandang budidaya bekicot (2), kasiat bekicot (2), menetaskan telur siput (1), manfaat bekicot bagi lingkungan (1), peluang usaha ternak hewan kecil (1), Jenis usaha yang gampang dan menguntungkan (1), waktu ternak bekicot (1), pembiakan hewan siput (1), usaha sate bekicot (1), usaha budidaya ikan yg gampang dan menguntungkan (1), usaha budidaya apa saat ini (1), Tepung bekicot tanpa perebusan (1), tempat hidup dan cara berkembang biak bekicot (1), sektor bisnis bekicot (1), persiapan kawin bekicot (1), pengembangbiakkan bekicot (1), pembuatan tepung kulit bekicot untuk pakan ternak (1), Jenis ternak yg menguntungkan (1), info ternak hewan yg cepaj dan menguntungkan (1), bisnis sate bekicot (1), bisnis hewan yang banyak hasil (1), bisnis binatang apa yg mudah (1), beternak apa yg pemasarannya gampang (1), berternak apa yg cepat panen dan menguntungkan (1), bertenak binatang yang mudah (1), bentukkandangbudidayabekicot (1), barang jenis apa yang sering diambil dari pulau sumatera dan di pasarkan ke pulau jawa (1), bahan pakan yg mengandung zat kapur (1), budidaya bekecot dibogor (1), Budidaya bekicot dan pemasaranya (1), Budidaya ikan yg cepat dan menguntu-ngkan (1), Hewan ternak apa yg cepat berkembangbiak dan cepat panen (1), cara pengolahan bekicot (1), cara mengolah sate bekicot (1), cara mengolah kulit bekicot untuk obat (1), cara mengolah bekocot (1), Cara membuat obat dari kulit bekicot (1), Cara budidaya bekicot dan pemasarny (1), budidaya yg menguntungkan (1), Budidaya yang masih jarang dilakukan orang (1), Bahan bahan utama budidaya bekicot (1)Artikel Terkait:

Leave a Reply