Peluang usaha budidaya tiram mutiara
Wilayah Indonesia 2/3 bagiannya merupakan perairan dengan seluruh kekayaan alam yang terkandung didalamnya. Potensi perikanan salah satunya, sudah tidak diragukan lagi keragaman hasil kekayaan laut yang diperoleh dari perairan Indonesia. Salah satu potensi alam yang dimiliki perairan Indonesia adalah Mutiara. Mutiara sudah dikenal oleh masyarakat bahkan sampai tingkat dunia sebagai “perhiasan” yang mempunyai nilai tinggi, terutama untuk kaum perempuan. Apalagi didukung kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh pihak pemerintah ataupun swasta dengan mengadakan event/ kegiatan Pameran-pameran kerajinan dari seluruh Nusantara seperti “Ina Craft”, dsb mengakibatkan peluang usaha budidaya tiram mutiara ini mempunyai prospek yang baik.
Mutira semula hanya diperoleh dari tiram mutiara yang hidup alami di laut. Berkat kemajuan teknologi saat ini, mutiara sudah dapat dibudidayakan, walaupun sebagian besar teknologinya masih didominasi atau dikuasai oleh bangsa lain.Di negara kita tiram mutiara yang banyak dibudidayakan adalah jenis Pinctada maxima (Goldlip Pearl Oyster). Jenis ini banyak ditemukan di perairan Indonesia Bagian Timur (Maluku, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat). Berikut ulasan mengenai bagaimana budidaya tiram mutiara.
PEMILIHAN LOKASI
Budidaya Tiram mutiara memerlukan beberapa persiapan tehnis, diantaranya lokasi budidaya yang menunjang berkembangnya tiram mutiara tersebut dan sebagian wilayah Indonesia memenuhi persyaratan untuk hidup dan berkembangnya tiram mutiara tersebut. Persyaratan lokasi yang diperlukan untuk budidaya tiram adalah :
· Lokasi terlindung dari angin dan gelombang yang besar.
· Perairan subur, kaya akan makanan alami.
· Kecerahan cukup tinggi.
· Cukup tersedia induk/benih tiram mutiara
· Dasar perairan pasir karang dan kedalaman air 15 ~ 25 m.
· Kadar garam 30 ~ 34 ppt dan suhu 25 ~ 28 C.
· Bebas pencemaran.
PEMASANGAN INTI
A. Pemasangan inti mutiara bulat
a. Langkah petama dalam budidaya tiram mutiara yaitu tiram mutiara yang telah terbuka cangkangnya ditempatkan dalam penjepit dengan posisi bagian anterior menghadap ke pemasang inti.
b. Inti mutiara bulat dibuat dari cangkang kerang air tawar dengan diameter bervariasi antara 6 ~ 12 mm.
c. Setelah posisi organ bagian dalam terlihat jelas, dibuat sayatan mulai dari pangkal kaki menuju gonad dengan hati-hati.
d. Dengan graft carrier masukkan graft tissue (potongan mantel) ke dalam torehan yang dibuat.
e. Masukkan inti dengan nucleus carrier secara hati-hati sejalur dengan masuknya mantel. Penempatannya harus bersinggungan dengan mantel.
f. Pemasangan inti selesai, tiram mutiara dipelihara dalam keranjang pemeliharaan.
B. Pemasangan inti mutiara setengah bulat (blister)
a. Tiram mutiara yang telah terbuka cangkangnya diletakkan dalam penjepit dengan posisi bagian ventral menghadap arah pemasang inti.
b. Inti mutiara blister bentuknya setengah bundar, jantung atau tetes air; terbuat dari bahan plastik. Diameter inti mutiara blister berkisar 1 ~ 2 cm.
c. Sibakkan mantel yang menutupi cangkang dengan spatula, sehingga cangkang bagian dalam (nacre) terlihat jelas.
d. Tempatkan inti mutiara blister yang telah diberi lem/perekat dengan alat blister carrier pada posisi yang dikehendaki; minimal 3 mm di atas otot adducator
e. Setelah cangkang bagian atas telah diisi inti mutiara blister, kemudian tiram mutiara dibalik untuk pemasangan inti cangkang yang satunya. Diusahakan pemasangan inti ini tidak saling bersinggungan bila cangkang menutup. Satu ekor tiram mutiara dapat dipasangi inti mutiara blister sebanyak 8 ~ 12 buah, dimana setiap belahan cangkang dipasangi 4 ~ 6 buah.
f. Pemasangan inti mutiara blister selesai, tiram mutiara dipelihara dalam keranjang pemeliharaan di laut.
PEMELIHARAAN TIRAM MUTIARA
1. Tahap pemeliharaan pada budidaya tiram mutiara dilakukan dengan: Tiram mutiara yang dipasangi inti mutiara bulat perlu dilakukan pengaturan posisi pada waktu awal pemeliharaan, agar inti tidak dimuntahkan keluar. Disamping itu tempat dimasukkan inti pada saat operasi harus tetap berada dibagian atas.
2. Pemeriksaan inti dengan sinar-X dilakukan setelah tiram mutiara dipelihara selama 2 ~ 3 bulan, dengan maksud untuk mengetahui apabila inti yang dipasang dimuntahkan atau tetap pada tempatnya.
3. Pembersihan cangkang tiram mutiara dan keranjang pemeliharaannya harus dilakukan secara berkala; tergantung dari kecepatan/kelimpahan organisme penempel.
PANEN
Mutiara bulat dapat dipanen setelah dipelihara 1,5 ~ 2,5 tahun sejak pemasangan inti, sedangkan mutiara blister dapat dipanen setelah 9 ~ 12 bulan.
Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :
BUDIDAYA KERANG MUTIARA (29), budidaya mutiara air tawar (24), usaha mutiara (17), budidaya tiram mutiara (15), budidaya kerang air tawar (15), cara budidaya kerang mutiara (13), budidaya kerang mutiara air tawar (12), bisnis mutiara (11), budidaya mutiara air laut (7), cara budidaya mutiara air tawar (6), prospek kerja budidaya perairan (5), kerang mutiara air tawar (4), cara pembudidayaan kerang mutiara (4), cara budidaya kerang tiram mutiara (3), cara pembuatan mutiara pada tiram (3), cara ternak mutiara (2), prospek mutiara air tawar di indonesia (2), cara membudidayakan kerang mutiara (2), usaha mutiara laut (2), bisnis mutiara air tawar (2), cara budidaya mutiara (2), cara bisnis mutiara (2), prospek dan peluang bisnis mutiara (1), prospek budidaya mutiara air tawar di indonesia (1), proses pembuatan mutiara kerang (1), Proses pembentukan mutiara secara budidaya (1), budidaya kerang tiram (1), Proses budidaya mutiara (1), potensi kerang mutiara kelautan (1), Budi daya kerang mutiara (1), cara hidup kerang mutiara (1), prospek usaha budidaya mutiara air tawar di indonesia (1), siklus bisnis perusahaan mutiara (1), teknologi pembudidayaan kekayaan laut (1), Trik budi daya mutiara bulat (1), usaha dari kerang (1), usaha kerang tiram (1), ARTIKEL PROSES TERBENTUKNYA MUTIARA DARI KERANG MUTIARA (1), perusahaan budidaya mutiara (1), perternakan kerang mutiara (1), cara membuat mutiara kerang (1), cara budidaya tiram mutiara (1), Alat dan bahan pembuatan tiram mutiara (1), cara ternak kerang air tawar (1), industri kerang mutiara di indonesia (1), INDUSTRI PENGOLAHAN MUTIARA NTB (1), budidaya siput air tawar (1), kulit kerang mutiara indonesia (1), makalah pemasangan krang air (1), membuat kerang mutiara (1), Mutiara kerang ternakan (1), mutiara ternak air tawar (1), peluang bisnis mutiara (1), peluang hidup budidaya kerang (1), pemanfaatan kerang mutiara (1), pembuatan bekicot mutiara (1), proses pembentukan mutiara kerang (1)Artikel Terkait:

Leave a Reply