Seminar Nasional Kelapa Sawit yang telah dilaksanakan pada 8-9 November di Bali telah memberikan gambaran optimis bahwa trend pasar global minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) akan terus meningkat. Hampir semua negara, dari data yang disajikan para pembicara memperlihatkan kondisi tersebut.
Kini total konsumsi komoditas itu telah berada di atas 20 juta ton per tahun. Impor minyak dan lemak sejak 2002 hingga periode 2005-2006, khusus CPO terus meningkat menjadi 5 juta ton dari posisi tahun lalu 4,2 juta ton. Menurut data domestic palm oil consumption per capita (Zhou Lifeng, China), trend permintaan CPO dunia terlihat naik dan Uni Eropa (UE) akan menjadi pengorder komoditas terbesar. Pada tahun 2004-2005, konsumsi komoditas UE telah mencapai 8,5 juta ton.
Di Indonesia, permintaan minyak kelapa sawit juga akan terus tumbuh. Untuk konsumsi minyak makan diprediksi mencapai 13 kg per kapita per tahun. Dengan jumlah penduduk 220 juta orang, kebutuhan RBD (refined, bleached and deodorized) minyak kelapa sawit akan berada pada level 2,64 juta ton.
Permintaan CPO di pasar dalam negeri juga dipengaruhi oleh rencana pemerintah yang akan mendorong investasi di industri biodiesel. Total kebutuhan domestik ini sekitar 3,68 juta ton (belum termasuk biodiesel).
Pada awal 2007 permintaan diperkirakan akan sedikit menurun, sehingga akan terjadi penurunan harga pula. Namun kondisi ini tidak akan berlangsung lama karena pembangunan sejumlah pabrik biodiesel akan selesai dan segera beroperasi, sehingga akan berpengaruh secara langsung pada peningkatan permintaan pasar minyak kelapa sawit. Dampak ini akan mulai terasa pada akhir kuartal I/2007. Oleh karena itu harga pada tahun 2007 diperkirakan akan lebih tinggi dari harga rata-rata CPO tahun 2006.
Pembangunan pabrik biodiesel ini didorong oleh semakin menipisnya persediaan minyak bumi, sementara permintaan justru cenderung meningkat. Dengan demikian diperlukan sumber-sumber energi alternatif sebagai pengganti bahan bakar. Penerbitan Inpres No.10/2005 tentang penggunaan bahan bakar nabati melalui gerakan penghematan penggunaan bahan bakar energi fosil berimplikasi terhadap meningkatnya berbagai upaya pengembangan dan penelitian, produksi dan penggunaan bahan bakar bersumber dari lemak tumbuhan. Salah satunya adalah biodiesel dari kelapa sawit.
Indonesia dan Malaysia masih menguasai 80% produksi minyak sawit dunia. Kapasitas produksi minyak kelapa sawit di indonesia pada tahun 2010 diharapkan mencapai 15 juta ton. Laju tanam kelapa sawit di Indonesia yang dalam kurun waktu antara 1999 sampai 2004 berkisar 401.000 ha per tahun, diperkirakan akan semakin meningkat menjadi 600.000 ha dalam waktu 5 tahun mendatang, bahkan bisa melebihi proyeksi permintaan minyak kelapa sawit untuk kebutuhan pangan dan industri makanan.
Sumber :
1. Bisnis Indonesia
2. www.sawitwatch.or.id

Technorati :
Del.icio.us :
Zooomr :
Flickr :

Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :

budidaya sawit di indonesia (3), proyeksi permintaan kelapa sawit (2), pabrik minyak sawit ukm (1), seminar ukm sawit kelapa com (1)

Artikel Terkait:

  1. SINGKONG
  2. PELUANG USAHA PEMBUATAN ARANG TEMPURUNG KELAPA
  3. PELUANG USAHA KELAPA PARUT KERING
  4. 1001 peluang usaha olahan kelapa
  5. Peluang Usaha Pembuatan Arang Tempurung Kelapa