Ciri Khas Usaha Jasa Penggilingan padi
Usaha jasa penggilingan padi umumnya tidak berjalan penuh sepanjang tahun atau bersifat musiman, sebab gabah tidak tersedia sepanjang tahun. Kegiatan usaha jasa penggilingan padi berjalan hanya pada musim panen dan beberapa bulan setelahnya, tergantung pada besarnya hasil panen di wilayah sekitar penggilingan padi berada. Oleh karena itu, hari kerja suatu penggilingan padi dalam setahun ditentukan oleh volume hasil dan frekuensi panen di wilayah sekitarnya. Pada masa-masa di luar musim panen, biasanya pemilik dan pekerja usaha jasa penggilingan padi akan mengisi waktu mereka dengan jenis kegiatan lainnya seperti bertani dan berdagang. Oleh karena itu, banyak di antara pemilik penggilingan padi juga berprofesi sebagai pedagang beras untuk mengisi kekosongan kegiatan penggilingan padi, bila mereka mempunyai modal yang cukup untuk itu.
Pengusaha jasa penggilingan padi yang juga berprofesi sebagai pedagang beras melakukan usaha jual beli gabah atau beras. Pembelian gabah dilakukan dari petani dan tengkulak atau pedagang pengumpul. Setelah digiling, beras yang dihasilkan dijual kepada tengkulak, pasar-pasar sekitar atau ke DOLOG setempat sesuai dengan kesepakatan.
Selain itu terdapat juga pengusaha jasa penggilingan padi yang menjalin kerjasama dengan tengkulak atau pedagang pengumpul dimana tengkulak menggiling padi yang dimilikinya hanya di satu penggilingan padi tertentu. Tengkulak biasanya membeli gabah dari petani dalam bentuk gabah basah langsung di lapangan setelah panen. Selanjutnya gabah yang telah digiling di penggilingan padi mitranya dijual ke pasar-pasar sekitar atau DOLOG.
Penggilingan padi yang juga melakukan usaha perdagangan beras biasanya memiliki armada transportasi untuk mengangkut beras yang akan dijual. Demikian juga dengan tengkulak atau pedagang pengumpul. Mereka kadang dibantu oleh calo yang bertugas mencari beras yang siap dilempar ke pasar. Jasa calo diperlukan oleh tengkulak bila mereka tidak memiliki jalinan kerjasama dengan petani atau penggilingan padi. Jasa calo juga terutama dibutuhkan oleh tengkulak atau pedagang pengumpul yang bukan merupakan penduduk asli daerah tersebut.
Secara kasar hari kerja suatu industri jasa penggilingan padi adalah sekitar 100 sampai 200 hari per tahun bila panen dilakukan dua kali dalam satu tahun, dengan jam kerja antara 8 sampai 10 jam per hari. Bila pemilik penggilingan padi juga bertindak sebagai pedagang beras, maka hari kerja dapat bertambah sebab pemilik akan berusaha mencari gabah dari daerah lainnya untuk menjaga kontinuitas pasokannya.
Namun demikian, bila usaha penggilingan padi dikombinasikan dengan perdagangan beras, masalah jumlah hari kerja dapat diatasi karena kegiatan perdagangan beras akan tetap berlanjut ketika tidak ada lagi gabah yang digiling. Dari segi pemanfaatan tenaga kerja tetap, hal ini akan sangat menguntungkan. Selain itu, cash flow perusahaan akan terus berlangsung sehingga perputaran modal tak pernah berhenti. Akan tetapi manfaat yang akan didapat dari usaha perdagangan beras ini tergantung pada besar kecilnya modal yang ditanam dalam bentuk stok beras. Semakin besar modal, semakin banyak stok beras yang dapat disimpan, dan semakin mantap posisi keuangan dari aspek perdagangannya. Bahkan, dalam usaha perdagangan beras yang besar, posisi penggilingan padi dapat dijadikan sebagai penunjang, yang artinya tidak lagi menjual jasa penggilingan padi kepada orang lain, tetapi untuk menggiling padi sendiri yang akan diperdagangkan.
Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :
usaha penggilingan padi (117), penggilingan padi (95), bisnis penggilingan padi (37), peluang usaha jual beli padi (27), prospek usaha penggilingan padi (16), usaha giling padi (8), peluang usaha penggilingan padi (8), bisnis jual beli beras (7), Bisnis gilingan padi (4), modal usaha untuk bikin gilingan padi (3), kiat bisnis beras (3), usaha penggilingan gabah (3), jual gilingan padi (2), prospek bisnis penggilingan padi (2), prospek pabrik beras (2), peluang usaha pengolahan padi (2), powerpoint prospek pengembangan usaha penggilingan padi (1), propek penggilingan padi (1), penggilingan padi dijual (1), peluang usaha jual beras (1), prospek jual beli gabah (1), power poin prospek penggilingan padi (1), prospek pengembangan usaha penggilingan padi (1), prospek penggilingan padi (1), Usaha penggilingan padi merupakan contoh dari usaha? (1), usaha penggilingan beras (1), Usaha kilang padi (1), Usaha jual beli gabah (1), usaha beli jual padi (1), tips jual beli padi (1), tips bisnis penggilingan padi (1), tips bisnis jual beli beras (1), teknik jual beli padi (1), syarat untuk usaha pabrik padi (1), proyeksi usaha beras (1), usaha selepan beras (1), prospek pengilingan padi (1), peluang usaha jual beli beras (1), PAKET USAHA PENGGILINAGN PADI (1), cara penggilingan gabah (1), cara mendirikan pabrik penggilingan padi (1), cara membuat usaha penggilingan gabah (1), cara membuat gilingan padi (1), cara kerja usaha penggilingan padi (1), cara giling beras (1), cara buat pengiling padi berjalan (1), cara berdagang jual beli beras (1), cara berbisnis penggilingan padi (1), brapa modal untuk usaha penggiling padi (1), berapa sih modal untuk buat gilingan padi (1), berapa modal untuk membangun penggilingan padi? (1), Beli gilingan padi (1), bank untuk usaha penggilingan padi (1), Cara usaha gabah (1), cara usaha penggilingan padi (1), pabrik beras (1), bisnis pengilingan padi (1), modal usaha pabrik beras (1), modal membuat selepan padi (1), modal bisnis usaha penggilingan beras (1), modal awal usaha penggilingan padi (1), menghitung usaha penggilingan padi (1), mengenal usaha penggilingan padi (1), mendirikan industri penggilingan padi (1), kendala bisnis beras (1), jenis usaha penggilingan padi (1), industri penggilingan beras (1), gilingan padi berjalan (1), carabisnisgabah (1), bagaimana cara berdagang beras (1)Artikel Terkait:

Leave a Reply