Peluang Usaha Perkebunan Teh
Teh merupakan komoditi yang berorientasi ekspor karena rata-rata 57,97% dari jumlah yang diproduksi adalah untuk pasaran ekspor. Sebagai salah satu komoditi ekspor tradisional Indonesia, teh memiliki peran penting disamping komoditi lain seperti kopi, karet dan kakao. Namun sangat disayangkan selama 7 tahun tidak ada perkembangan yang berarti dalam ekspor teh. Namun meskipun stagnan, kontribusi ekspor teh dalam penerimaan devisa negara tidak kecil yaitu mencapai sekitar US$ 100 – US$ 112 juta setiap tahunnya.
Prospek industri teh di pasar dunia semakin cerah dengan digalakkannya back to nature terhadap konsumsi makanan dan minuman di berbagai negara Asia dan Eropa. Namun potensi pasar ekspor yang terbuka luas ini tidak berarti hanya diperoleh Indonesia saja, tetapi juga beberapa negara produsen teh dunia lainnya seperti India, Sri Lanka dan Kenya. Untuk itu, Indonesia harus aktif mencari peluang ekspor dengan menembus pasar baru yang potensial seperti negara-negara Timur Tengah dan Mesir.
Produsen teh harus meningkatkan produktivitas dan mempertahankan mutu agar dapat bersaing dengan produsen teh dunia yang ada serta produsen baru seperti Vietnam yang mulai menembus pasar ekspor di berbagai negara.
Disamping itu pasar teh dalam negeri cukup besar meskipun belum digali secara maksimal. Potensi pasar dalam negeri sangat besar, mengingat konsumsi teh per kapita yang relatif rendah yaitu sekitar 578 gram dengan jumlah penduduk Indonesia 207 juta jiwa pada tahun 1999 (berdasarkan data BPS).
Peluang pasar dalam negeri semakin terbuka, jika diikuti dengan peningkatan mutu teh dan perluasan jangkauan pemasaran ke daerah-daerah serta melakukan diversifikasi produk oleh industri hilir yang sesuai dengan selera dan kebiasaan masyarakat setempat. Sebagai bahan minuman, teh memiliki nilai lebih dibanding minuman lainnya, selain harganya tidak mahal juga kaya akan mineral dan vitamin. Sehingga saat ini teh mulai dipromosikan sebagai minuman kesehatan, yang bermanfaat menekan pertumbuhan kanker, menghindarkan penyakit gangguan darah dan penyakit degeneratif.
Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :
usaha perkebunan teh (44), bisnis perkebunan teh (14), pemasaran tanaman teh (10), aspek ekonomi peluang usaha te h (3), prospek teh (2), peluang pasar teh (1), Perluasan pasar teh (1), potensi dan peluang komoditi teh (1), prospek perkebunan teh di indonesia (1)Artikel Terkait:

Leave a Reply