Indonesia merupakan negara yang dua pertiga dari wilayahnya adalah laut dan mempunyai potensi sumber daya alam perikanan yang sangat besar. Diperkirakan potensi ikan lestari sekitar 6,1 juta sampai 6,7 juta ton per tahun. Selama ini potensi perikanan tersebut belum digali secara optimal dan diperkirakan baru mencapai 56% dari potensinya. Salah satu industri yang dapat dikembangkan dari sumber daya perikanan adalah industri pengalengan ikan.

Meskipun belum dimanfaatkan secara optimal, namun ekspor Indonesia sudah menerobos ke pasar utama Amerika Serikat, Jepang dan Uni Eropa. Tercatat dalam lima tahun terakhir, ekspor ikan dalam kaleng berfluktuasi dengan kecenderungan meningkat dari 25.911 ton tahun 1996 menjadi 37.565 ton tahun 2001 lalu. Sebelumnya tahun 2000 lalu ekspornya sudah mencapai 45.041 ton. Sedangkan devisa yang diperoleh dari ekspor ikan kaleng mencapai puncaknya pada tahun 1998 lalu dengan volume 40.484 ton dan nilainya sebesar US$ 104,98 juta, adapun tahun 2001 lalu nilai ekspornya sekitar US$ 86,1 juta.

Menghadapi globalisasi pasar dunia, Indonesia dihadapkan pada persaingan yang sangat ketat terutama negara-negara yang memiliki potensi perikanan cukup besar, seperti Thailand, Filipina, China, Taiwan yang telah dapat mengembangkan industrinya secara integrated dan terkait dengan industri pendukungnya. Mengingat sebagian besar produk ikan kaleng Indonesia diserap pasar ekspor, maka kondisi kondisi tersebut akan berdampak terhadap keberadaan industri pengalengan di dalam negeri. Sementara itu daya serap pasar lokal masih sangat terbatas dan baru tumbuh dalam beberapa tahun terakhir.

Ironisnya sebagai negara dengan potensi ikan yang sangat besar, perusahaan pengalengan ikan saat ini kesulitan untuk memperoleh bahan baku karena nelayan dan perusahaan perikanan lebih tertarik mengekspor ikan dalam kondisi utuh. Apalagi ketika harga ikan dipasaran dunia tinggi seperti saat ini. Akibatnya industri pengalengan ikan yang mempunyai prospek yang menarik dimasa depan perkembangannya tersendat karena menghadapi berbagai masalah.

Untuk itu, perlu kajian yang mendalam untuk mengetahui perkembangan industri pengalengan ikan di Indonesia terutama kondisinya setelah dilanda krisis selama ini, menyangkut struktur pasar ikan kaleng di dalam negeri, serta peluang yang dihadapi baik untuk pasar lokal maupun pasaran ekspor.

Technorati :
Del.icio.us :
Zooomr :
Flickr :

Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :

ikan kaleng (91), usaha industri (61), industri kaleng (18), industri ikan kaleng (14), industri makanan kaleng (9), pembuatan ikan kaleng (5), Usaha pengalengan makanan (4), produk ikan kaleng (3), pembuatan kaleng ikan (2), Pengalengan ikan bandeng (2), pengalengan makanan (2), persaingan industri pengalengan ikan (2), makanan kaleng home industri (2), makalah tentang industri perikanan (2), artikel kondisi pasar ekspor di amerika (2), jasa pengalengan makanan (2), kaleng ikan (1), pengembangan produk ikan kaleng (1), perkembangan industri makanan kaleng (1), bisnis pengalengan ikan (1), perusahaan makanan ikan kaleng (1), artikel kondisi pasar export di amerika (1), prospek industri pengalengan ikan untuk ekspor (1), skripsi tentang ikan kaleng (1), struktur organisasi perusahaan ekspor ikan (1), bisnis pengalengan makanan (1), Cara pengalengan ikan bandeng (1), contoh artikel industri perikanan (1), kondisi pasar export dan peluang (1), Makalah Ikan kaleng (1), Makalah tentang industri pengalengan ikan (1), industri pengalengan ikan diindonesia (1), masalah dalam pengalengan ikan (1), pabrik pengalengan ikan sorong (1), peluang usaha ikan kaleng (1), peluang usaha Industri Pengalengan Ikan (1), industri makanan kaleng di jepang (1), analisis usaha pengolahan ikan kaleng (1)

Artikel Terkait:

  1. Potensi Peluang Usaha Sektor Kelautan : Ikan Cakalang
  2. Peluang Pengembangan Inudstri Penangkapan Ikan Cakalang
  3. Potensi Besar dalam Perairan Indonesia : Ikan Cakalang
  4. Permasalahan dalam Industri Pengalengan Nenas / Nanas
  5. PRODUSEN METAL CANS (Kaleng) Untuk Kemasan di Indonesia