Cara budi daya penanaman pohon teh yang tepat pada waktu membangun tanaman merupakan sarat mutlak bagi keberhasilan perkebunan teh, yang diantaranya terdiri dari :

Pengadaan Bibit

Pemilihan jenis tanaman dengan bibit yang baik dan dipersiapkan dengan keadaan lahannya sangat penting artinya bagi berhasilnya tanaman yang menguntungkan. Satu tahun sebelum penanaman, terlebih dahulu dilakukan pembibitan baik dengan cara cabut (stump), stek dan ataupun dari biji teh itu sendiri.

Pelaksanaan pembibitan mulai dari persiapan pohon induk sampai dengan seleksi bibit adalah bibit siap salur dengan kriteria yang telah ditetapkan (standarisasi) dan terukur (kuantitatif). Kriteria bibit teh siap salur atau bibit yang dikategorikan sebagai bahan tanam di lapangan adalah memenuhi kriteria sebagai berikut :
• Tinggi bibit
• Jumlah daun

Di samping kriteria kuantitatif, sebagai pelengkap juga ditentukan kriteria kualitatif yaitu :
• Pertumbuhan bibit jagur (kekar), tidak etiolasi (kekurangan cahaya matahari).
• Warna daun hijau, dan sebagainya.

Stek ditanam di kantong plastik (polibag) yang telah diisi tanah kemudian disimpan dalam sungkup agar kelembabannya terjaga dan diberi naungan agar tidak terkena sinar matahari langsung. Bila telah berakar maka sungkup dibuka dan naungan diatasnya berangsur-angsur dikurangi sehingga 3 bulan sebelumnya dipindahkan ke kebun telah terbuka seluruhnya. Pohon yang telah disiapkan harus dibersihkan dari batang-batang gulma, kemudian dibuatkan lubang tanaman yang berukuran 50 x 50 x 50 cm dengan jarak tanaman 120 x 60 cm atau 120 x 70 cm, sehingga setiap hektare areal dapat menampung 12.000 – 13.000 tanaman.

Topping bahan stek, yaitu pemotongan bagian ujung bahan stek. Ini dilakukan seminggu sebelum dilakukan pemotongan bahan stek. Topping tersebut merupakan upaya pengalihan konsentrasi ZPT (Zat Pengatur Tumbuh) auxin dari bagian tubuh tanaman teh yang menghasilkan (ujung bahan stek) ke bagian tubuh tanaman yang memerlukan (tunas pada ketiak daun). Adanya aliran auxin tersebut mendorong mata tunas pada ketiak daun di bawah pucuk teh untuk tumbuh dan berkembang menjadi bahan cutting (stek daun) yang layak sebagai bahan tanam.

Technorati :
Del.icio.us :
Zooomr :
Flickr :

Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :

BUDIDAYA TEH (240), budidaya tanaman teh (76), cara menanam teh (36), pembibitan teh (28), pembibitan tanaman teh (27), cara budidaya teh (19), cara pembibitan teh (16), budi daya teh (14), Cara berkebun teh (13), seleksi dan persiapan pohon induk (12), cara penanaman teh (11), makalah budidaya teh (10), budidaya perkebunan teh (10), teknis budidaya teh (9), proses pembibitan teh (6), keuntungan berkebun teh (5), teknik pembibitan teh (5), Budidaya kebun teh (3), cara bercocok tanam teh (3), pengetahuan tentang budi daya kebun teh (2), pemilihan stek tanaman teh (1), tips cara menanam teh (1), Pemilihan teh yang baik (1), tahapan pemilihan bahan stek pada teh (1), pengolahan tanaman industri teh (1), tehnik penanaman teh (1), sistim penanaman perkebunan teh (1), pembudidayaan teh (1), pembibitan teh dengan metode stek daun (1), Cara membuat bibit teh dengan stek (1), cara membudidayakan teh (1), cara menanam teh yang baik (1), cara-cara penanaman teh (1), macam-macam tunas tanaman teh (1), makala kebun teh (1), bididaya perkebunan teh (1), manajemen budidaya teh (1), peluang bisnis kebun teh (1), pembibitan perkebunn teh (1), pembibitan teh asal stek (1), cara budi daya teh (1)

Artikel Terkait:

  1. Tinjauan Teknis Perkebunan Teh
  2. Peluang Usaha Perkebunan Teh
  3. KARAKTERISTIK KOMODITI TEH
  4. Teh Sebagai Komoditi Bahan Baku Industri Pengolahan
  5. PERKEMBANGAN MAKRO EKONOMI DAN PENGARUHNYA TERHADAP INDUSTRI TEH