Industri komponen otomotif di Indonesia
Industri komponen otomotif di Indonesia telah ada sejak tahun 1979. Dimana pada awalnya industri komponen diarahkan untuk memasok kebutuhan komponen industri otomotif nasional, sebagai substitusi impor. Namun dalam perkembangannya, kini industri komponen otomotif Indonesia didorong untuk terjun ke pasar ekspor.
Seperti diketahui, selama ini pasar komponen otomotif terbagi atas dua, yaitu:
-
Pasar komponen Original Equipment Manufacturing (OEM), yaitu pasar komponen untuk industri perakitan kendaraan bermotor.
-
Pasar komponen Purna Jual, yaitu pasar komponen untuk pemeliharaan kendaraan bermotor/suku cadang atau penggantian.
Perkembangan pasar komponen otomotif di Indonesia selama ini cukup baik, terutama pasar komponen untuk purna jual. Meski bersaing dengan produk impor, pasar komponen otomotif untuk purna jual masih sangat terbuka luas, dan cenderung terus berkembang. Salah satu penyebabnya adalah terus bertambahnya jumlah kendaraan bermotor (mobil) sebagai dampak dari meningkatnya angka penjualan kendaraan bermotor di Indonesia.
Pembuatan komponen otomotif yang berteknologi tinggi untuk mendukung industri otomotif nasional, seperti engine parts, dan transmisi belum banyak berperan. Salah satu penyebabnya adalah masih enggannya para prinsipal atau pemilik teknologi tinggi tersebut untuk melakukan alih teknologi kepada perusahaan-perusahaan komponen nasional atau kepada ATPM.
Padahal jumlah industri komponen otomotif berteknologi tinggi di Indonesia cukup banyak, namun kebanyakan dari industri tersebut tidak memiliki kemampuan yang memadai. Selain karena keterbatasan peralatan yang dimiliki, factor bahan baku seperti baja, besi, aluminium serta bahan lainnya masih impor. Hal ini disebabkan produk metal yang ada di dalam negeri belum mampu memenuhi standard spesifikasi yang diajukan oleh pemesannya.
Sebagai industri pendukung kendaraan bermotor, industri komponen otomotif mempunyai hubungan yang sangat erat dengan industri kendaraan bermotor. Bahkan, kelangsungan hidup industri komponen ini sangat tergantung kepada perkembangan industri otomotif itu sendiri. Sehingga perubahan yang terjadi pada industri otomotif mempunyai dampak yang sangat besar terhadap perkembangan industri komponennya.
Selama krisis, industri komponen otomotif mengalami tekanan yang sangat berat. Melemahnya daya beli masyarakat dan melonjaknya harga jual merupakan factor utama yang mempengaruhi perkembangan industri ini.
Nilai produksi komponen otomotif nasional sejak tahun 1997 mengalami penurunan, terutama nilai produksi pada tahun 1998. Jenis komponen otomotif yang mengalami penurunan secara tajam pada tahun 1998 antara lain adalah kelompok engine parts, seperti engine, piston dan kelompok drive transmission seperti transmisi maupun chasis parts. Sementara untuk komponen purna jual atau untuk penggantian, seperti busi, oil filter, dan lainnya tidak banyak mengalami penurunan nilai produksi. Turunnya nilai produksi komponen otomotif nasional terutama disebabkan mahalnya harga bahan baku impor sebagai dampak dari melonjaknya nilai tukar mata uang dollar AS terhadap rupiah.
Namun sejak pertengahan tahun 1999, produksi komponen otomotif sudah mulai mengalami peningkatan, meski masih jauh bila dibandingkan dengan yang pernah dicapai tahun 1997.
Sementara, meski nilai ekspor komponen otomotif nasional masih relatif kecil bila dibandingkan dengan nilai impornya, akan tetapi nilai ekspor komponen otomotif nasional selama ini cenderung terus berkembang, kecuali pada tahun 1998. Sementara nilai impornya sejak tahun 1997 hingga tahun 2001 cenderung menurun, kecuali pada tahun 2000.
Studi ini menguraikan secara rinci mengenai kondisi dan prospek industri komponen otomotif di Indonesia baik dari sisi teknis, finansial, pemasaran serta makro-mikro ekonomi industri ini.
Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :
industri komponen otomotif (21), komponen otomotif (18), componenotomotif (15), perkembangan otomotif di indonesia (4), prospek industri komponen otomotif (3), tahun 2011 ekspor komponen otomotif (3), perusahaan publik komponen otomotif (2), industri komponen otomotif indonesia (2), komponen rubber part untuk industri perakitan oem (2), part industri otomotif (2), data statistik prospek industri otomotif indonesia (2), prospek perkembangan otomotif di indonesia (1), tentang perusahaan otomotif dan komponen (1), perkembangan otomotif 2010 (1), perkembangan industri komponen (1), penyebab berkembangnya industri otomotif (1), penjualan komponen otomotif 2010 (1), pengusaha industri komponen otomotif (1), pengertian sektor otomotif dan komponennya (1), perkembangan perusahaan mobil di indonesia (1), perusahaan automotive part (1), teknik nilai dalam industri otomotif (1), perusahaan komponen mobil otomotif (1), perusahaan otomotif dan komponen di indonesia (1), supplier industry otomotif di indonesia (1), perusahaan yang memproduksi komponen otomotif di indonesia (1), perusahaan- perusahaan komponen otomotif (1), statistik industri otomotif di indonesia 2010 (1), usaha otomotif part (1), pabrik komponen otomotif di indonesia apa saja (1), jumlah perusahaan komponen otomotif (1), industri komponen otomotif Indonesia pdf (1), industri komponen kendaraan bermotor indonesia (1), home industri parts otomotif indonesia (1), home industri karet OTOMOTIF bandung (1), dijual perusahaan (1), data statistik usaha mikro ekonomi 2011 (1), data statistik otomotif ekspor dari indonesia (1), data statistic perkembangan perusahaan otomotif (1), keadaan sektor industri otomotif dan komponen di indonesia tahun 2010 (1), Kebutuahan industri komponen otomotif (1), non oem import automotive indonesia (1), nilai komponen otomotif impor 2011 (1), nilai impor part otomotif indonesia 2011 (1), manfaat industri otomotif (1), makalah statistik perkembangan produksi kendaraan bermotor (1), makalah komponen otomotif (1), koperasi industri komponen otomotif (1), kondisi industri otomotif di indonesia (1), kliping perkembangan otomotif di indonesia (1), Asosiasi industri peternakan unggas (1)Artikel Terkait:

Leave a Reply