Varietas jagung hibrida merupakan generasi pertama (F1) hasil persilangan dua tetua galur murni atau lebih (Poehlman dan Sleper, 1995). Galur murni didapat setelah dilakukan penyerbukan sendiri (selfing) minimal 5-6 generasi, karena pada generasi kelima secara teoritis didapat tingkat kehomozigotannya yang mendekati 97% (Allard, 1960). Penyerbukan sendiri (selfing) pada tanaman yang secara alami menyerbuk silang menyebabkan terjadinya tekanan silang dalam (inbreeding depression), yaitu kemunduran pada vigor tanaman yang disebabkan oleh bertambahnya frekuensi dari alel-alel homozigot, sedangkan heterozigotannya berkurang 50% pada setiap fokus (Sprague, 1995).

Jika tanaman jagung diserbuki sendiri, keturunan yang diperoleh (galur S1) mempunyai vigor yang lebih rendah daripada tanaman S0 semula, daya hasil berkurang, tinggi tanaman lebih kecil, tongkol lebih besar, dan lain-lain. Sebaliknya jika dua galur yang berbeda disilangkan, maka keturunan yang diperoleh (tanaman F1) mempunyai vigor yang lebih besar daripada kedua galur induknya, seperti daya hasil lebih tinggi, tanaman lebih tinggi, tongkol lebih besar, dan lain-lain (Moentono, 1998). Bertambahnya vigor pada generasi F1 hasil persilangan antar dua galur murni disebut gejala heterosis. Heterosis adalah keunggulan hibrida atau hasil persilangan (F1) yang melebih nilai atau kisaran kedua tetuanya.

Varietas hibrida dapat dibentuk dengan berbagai macam kombinasi persilangan galur murni. Kombinasi tersebut adalah: Single Cross, Double Cross, Three Way Cross, Top Cross, Modified Single Cross dan lain-lain. Single Cross (SC) adalah hibrida yang berasal dari persilangan dua galur murni. Double Cross (DC) adalah hibrida yang berasal dari persilangan antara dua Single Cross. Sedangkan Three Way Cross adalah hibrida yang berasal dari persilangan antara Single Cross dan suatu galur murni yang lain. Top Cross adalah hibrida yang berasal dari persilangan antara galur murni dengan suatu varietas atau populasi. Modified Single Cross adalah hibrida yang berasal dari persilangan antara Single Cross (yang berasal dari 2 galur yang satu keturunan) dengan galur lain.

Varietas jagung hibrida yang telah dikenal luas selain dihasilkan oleh Pemerintah (Balai Penelitian Tanaman Jagung dan Serealia Lainnya di Maros) juga dihasilkan oleh Perusahaan Swasta seperti daftar di bawah ini.

  • Varietas Semar 3-8 yang dikeluarkan oleh Balai Penelitian Tanaman.
  • Varietas BISI 1-8 yang dikeluarkan oleh PT. BISI
  • Varietas C 1-15 yang dikeluarkan oleh PT. Cargiil.
  • Varietas P 6-9 yang dikeluarkan oleh PT. Pioneer

Pada umumnya jagung varietas hibrida yang terbaik akan memberikan hasil lebih tinggi dari pada jagung bersari bebas. Hasil rata-rata yang tinggi di beberapa negara Eropa dan Amerika adalah karena digunakannya varietas hibrida. Namun terdapat beberapa kelemahan dari penggunaan varietas jagung hibrida, karena dasar berikut.

  • Untuk mendapatkan hasil yang maksimum, varietas hibrida memerlukan pemupukan yang tinggi dan lingkungan tumbuh yang lebih baik.
  • Setiap musim pertanaman, petani harus membeli benih baru (F1) yang harganya relatif mahal.
  • Produksi benihnya sukar dan mahal

Sedangkan keuntungan pemakaian varietas bersari bebas adalah benihnya tidak mahal dan dapat dipoduksi oleh petani, kendati hasil produksinya lebih rendah dibandingkan varietas hibrida.

Technorati :
Del.icio.us :
Zooomr :
Flickr :

Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :

varietas jagung (117), budidaya jagung hibrida (103), varietas jagung hibrida (56), budi daya jagung hibrida (43), varietas jagung unggul (40), persilangan jagung (35), jenis jagung hibrida (31), varietas hibrida (24), jagung unggul (16), varietas jagung lokal (13), morfologi jagung hibrida (11), pengertian varietas budidaya (8), varietas bibit unggul pada tanaman jagung (7), nama varietas jagung (5), macam-macam varietas jagung (4), persilangan hibrida (4), single cross (4), Pengertian selfing (3), varietas-varietas jagung (3), jenis-jenis varietas unggul tanaman jagung (2), keuntungan dan kelemahan menggunakan varietas unggul (2), Keunggulan jagung lokal (2), kerugian menggunakan benih unggul jagung (2), bibit unggul dengan jenis murni (2), macam varietes tanaman jagung unggul jenis baru (2), bibit jagung varietas unggul (2), Deskripsi jagung pertiwi 3 (2), Proses pemupukan jagung hibrida (2), varietas unggul jagung (2), kelemahan varietas unggul (2), makalah varietas unggul jagung (1), pengertian persilangan alami (1), pemupukan pertiwi 3 (1), membenihkan sendiri jagung f1 (1), nama varietas hibrida jagung (1), pemupukan pada jagung manis (1), pemanfaatan jagung hibrida (1), nama varietas tanaman jagung (1), kukurangan dan kelebihan dari tanaman jagung manis (1), pengertian varietas benih unggul jagung (1), varietas jagung hybrida (1), varietas benih unggul tanaman jagung (1), Trik nanam jagung benih hibrida turunan ke 2 (1), teknik persilangan tanaman jagung (1), teknik memproduksi benih jagung varietas jagung manis (1), Tehnik budi daya jagung hibrida (1), tanaman jagung varietas hibrida (1), tanaman hibrida local (1), teknik budidaya untuk menghasilkan benih jagung varietas bebas (1), persilangan tumbuhan (1), persilangan hibrid single cross (1), persilangan bibit murni (1), Penyilangan bibit jagung (1), penyerbukan teknik pada jagung (1), verestas unggul tanaman jagung (1), macam2 jagung manis hibrida (1), macam-macamvarietas unggul padi (1), daftar varietas benih unggul jagung (1), definisi galur (1), definisi galur pertanian pada jagung (1), deskripsi jagung varietas pertiwi (1), Hasil artikel mengenai persilangan dua galur murni tanaman jagung (1), jagung hibrida dan varietas jagung (1), 5 tumbuhan dengan hasil persilangan berbeda jenis (1), Jenis jagung varietas unggul (1), daftar tabel penanaman jagung hibrida (1), contoh nama varietas unggul jagung (1), benih jagung manis kumala (1), benih jagung manis unggul (1), bibit jagung hibrida (1), budidaya galur murni adalah (1), cara menghasilkan varietas jagung manis (1), cara penanaman jagung pertiwi unggul (1), Cara tanam jagung hibrida F1 (1), contoh makalah persilangan tanaman (1), jenis-jenis varietas baru unggul tanaman jagung (1), jenis-jenis varietas baru unggul tanaman jagung 2011 (1), keuntungan dan kekurangan jagung manis (1), keuntungan dan kerugian budidaya jagung (1), keuntungan dan kerugian jagung lokal (1), keuntungan persilangan (1), cara persilangan hibrida (1), macam-macam deskripsi varietas jagung (1), macam-macam metode benih di deskripsikan dengan jelas (1), macam-macam persilangan hibrida (1), keungulan dan kelemahan tanaman varietas unggul (1), keunggulan varietas hibrida (1), jurnal tanaman hibrida (1), kajian ttg budidaya jagung (1), kelebihan dan kekurangan benih jagung hibrida (1), kelebihan dan kekurangn jagung lokal dan hibrida 2011 (1), kelebihan varietas pioneer 21 (1), kelemahan persilangan pada tanaman anggrek (1), kerugian jagung lokal (1), Kerugian kekurangan kelemahan penyilangan tanaman kelebihan keuntungan (1), arti F1 pada benih jagung manis (1)

Artikel Terkait:

  1. Varietas Bersari Bebas (Non Hibrida) Dalam usaha Budidaya Jagung
  2. Varietas Unggul dalam Usaha Budidaya Jagung
  3. KARAKTERISTIK KOMODITAS JAGUNG DALAM USAHA BUDIDAYA JAGUNG
  4. Pemanfaatan Jagung dalam Usaha Budidaya Jagung
  5. Serangan Hama dan Penyakit dalam Usaha Budidaya Jagung