Teknik Budidaya Tanaman Kopi

Persiapan Lahan

Persiapan dan perencanaan lahan untuk budidaya tanaman kopi merupakan tahapan kerja yang perlu diperhatikan, sebab komoditi kopi merupakan tanaman tahunan yang dapat menyebabkan kerugian ekonomi (investasi modal) dan waktu jika terjadi kekeliruan sebelumnya. Areal lahan untuk pertanaman kopi dapat berasal dari tanah bukaan baru, tanah bukaan ulang, tanah rotasi dan tanah konversi. Pada prinsipnya tahapan pekerjaan yang harus dilakukan dalam persiapan dan perencanaan lahan untuk keempat macam asal tanah tersebut sama, meskipun pada tahap-tahap pekerjaan tertentu mengalami modifikasi.

Pembukaan Lahan

Tahap pekerjaan ini dimulai dari survai areal untuk menentukan batas-batas lahan yang layak/sesuai untuk dibuka dan lahan yang tidak layak dibuka karena terdapat hambatan alami, seperti jurang, hutan lindung dan sebagainya. Pada tahap pekerjaan pembukaan lahan umumnya dilakukan secara mekanis atau semi mekanis dengan tahapan: penebasan, penebangan, perencekan dan perumpukan pertama, pembakaran pertama, perumpukan kedua, pembakaran kedua dan pembersihan lahan.

Konservasi Tanah dan Air

Setelah persiapan dan pembukaan lahan selesai, tanah yang tadinya terlindung oleh vegetasi menjadi terbuka. Tanah yang dalam keadaan terbuka tersebut sangat rawan terhadap terjadinya perusakan tanah oleh erosi, penguraian bahan organik dan pencucian unsur hara yang dapat mengakibatkan kemunduran kesuburan tanah. Oleh karena itu, setelah pembukaan lahan selesai, tanah perlu segera ditanami tanaman penutup tanah, tanaman pelindung ataupun dibuat teras-teras terutama pada tanah-tanah yang bertopografi berombak hingga bergelombang.

Beberapa jenis tanaman penutup tanah yang biasa digunakan di perkebunan kopi, yaitu: Salvia obscura, S. privoides, Ageratum mexicanum dan Alternantera brasiliana, sedangkan tanaman pelindung yang baik dan lazim digunakan di perkebunan kopi, yaitu: Moghania macrophylla sebagai tanaman pelindung sementara dan Leucaena glauca klon L2 sebagai tanaman pelindung tetap.

Survei dan Disain Blok

Dalam merancang tata ruang atau tata letak blok kebun akan dipengaruhi oleh keadaan lereng atau kemiringan lahan (land slope). Pada lahan-lahan dengan kemiringan di atas 8 %, usaha-usaha untuk mengendalikan erosi harus diperhatikan secara sungguh-sungguh.

Ukuran blok selain ditentukan oleh kemiringan lahan, juga ditentukan oleh digunakan atau tidaknya alat-alat mesin pertanian. Panjang petak antara 100 – 400 m amat menguntungkan apabila akan dioperasikan alat-alat mesin pertanian.

Dalam merancang tata letak blok juga harus dipertimbangkan sistem jaringan jalan serta sistem irigasi dan drainase. Jaringan jalan dalam suatu daerah penghasil bahan pertanian/komoditi pertanian merupakan urat nadi bagi kelangsungan proses produksi dan proses pemasaran serta tumbuhnya industri setempat, sedangkan sistem jaringan pengairan dan drainase akan berkaitan dengan masalah-masalah penyediaan air dan air buangan.

Penanaman Tanaman Pelindung

Sebelum dilakukan penanaman bibit kopi di lapang, sebaiknya dilakukan persiapan tanam berupa penanaman tanaman pelindung. Seperti telah diuraikan, tanaman pelindung berdasarkan fungsinya ada dua jenis, yaitu tanaman pelindung sementara (Moghania macrophylla) dan tanaman pelindung tetap (Leucaena glauca). Leucaena glauca yang dapat digunakan ialah klon L2.

Penanaman tanaman pelindung sementara dan tanaman pelindung tetap paling lambat dilakukan satu tahun sebelumnya. Populasi tanaman pelindung sama dengan jumlah populasi tanaman kopi. Sebagai contoh apabila jarak tanam kopi 2.5 m x 2.5 m dengan populasi 1.600 pohon/ha, maka jarak tanam dan populasi tanaman pelindung juga sama dengan tanaman pokok. Penanaman tanaman pelindung tetap terletak pada titik tengah garis diagonal dari empat tanaman pokok, sedangkan tanaman pelindung sementara terletak satu baris dengan tanaman pelindung tetap.
bagankopi.gif

Keterangan: ¯= Tanaman kopi

v = Tanaman pelindung tetap

= Tanaman pelindung sementara

= Tanaman LCC

Technorati :
Del.icio.us :
Zooomr :
Flickr :

Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :

budidaya tanaman hidroponik (135), pengertian budidaya tanaman (15), teknologi budidaya kopi (12), permasalahan budidaya kopi (11), tanaman pelindung kopi (7), kendala budidaya kopi (4), tanaman pelindung (3), perencanaan pada tanaman kopi (3), moghania macrophylla (3), persiapan tanam tanaman kopi (2), tehnik konservasi tanah dengan perumpukan sisa tanaman (1), tata ruang perkebunan kopi (1), tanaman penutup tanah pada kopi (1), budidaya tanaman kakau (1), budidaya tanaman tahunan persiapan (1), tanaman jagung pelindung kakao (1), rencana tanaman kopi 2010 (1), nama tumbuhan maghonia macrophylla (1), permasalahan perawatan tanaman kopi (1), image pohon kakao (1), perencanan kerja untuk membudidayakan tanaman kopi (1), konservasi tanah pada kopi (1), perencanaan budidaya kopi (1), maghonia macrophylla (1), Pelindung coklat paling baik (1), ageratum mexicanum (1)

Artikel Terkait:

  1. Standar Teknis Budidaya Tanaman Kopi dalam Usaha Budidaya Tanaman Kopi
  2. Teknik Pemeliharaan Tanaman Kopi dalam Usaha Budidaya Tanaman Kopi
  3. Teknik Penamanan dalam Usaha Budidaya Tanaman Kopi
  4. Karakteristik Tanaman Kopi dalam Usaha Budidaya Tanaman Kopi
  5. Kopi Robusta klon Tanaman unggul dalam Usaha Budidaya Tanaman Kopi