Sarana dan Prasarana.

Sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam mengelola usaha tani krisan (potong dan pot), mawar dan asparagus bintang relatif sama yaitu harus bergantung pada kondisi topografi, iklim, luas areal dan desain kebun. Prasarana dalam hal ini adalah ketersediaan air, jaringan listrik, jaringan jalan, jaringan komunikasi dan kondisi iklim sedangkan sarana diklasifikasikan menjadi sarana pra produksi, produksi, pasca panen. Berikut adalah masing-masing bagian :

  1. Instalasi irigasi
    • Ketersediaan air penting dirasakan manfaatnya dalam metabolisme tanaman. Terkadang banyaknya deterjen dan pestisida menyebabkan beberapa tanaman bunga tidak bisa menarik ion fosfat dari medianya sehingga pertumbuhan generatif tanaman terganggu. Instalasi irigasi yang diperlukan untuk pembuatan sistem irigasi adalah bak pengumpulan air, pompa pendorong, pressure regulator yang berfungsi sebagai pengontrol tekanan yang dihasilkan oleh pompa pendorong dan jaringan penyiraman. Penyiraman dapat berupa perendaman dan irigasi tetes. Hendaknya diusahakan supaya pemupukan bersamaan pelaksanaannya dengan pengairan yang dikenal dengan fertigasi :baganbunga1.gif
    • Sistem irigasi spaghetty tube pada krisan pot.
  2. Instalasi listrik
    • Beberapa tanaman hias dan bunga potong seperti krisan, gysophila dan poinsettia adalah tanaman yang berhari pendek, artinya tanaman akan berbunga apabila menerima rangsangan hari pendek. Untuk pertumbuhan vegetatif yang baik dibutuhkan cahaya lebih kurang 14 jam lamanya.
    • Pemasangan jaringan atau instalasi listrik di dalam rumah naungan disesuaikan dengan kebutuhan jumlah cahaya yang diperlukan oleh tanaman. Sebagai contoh, cahaya minimal untuk tanaman krisan tidak boleh kurang dari 70 lux (jika menggunakan lampu pijar/bohlam) atau 40 lux jika menggunakan lampu neon.
  3. Jaringan Jalan
    • Jaringan jalan dibuat untuk mempermudah mobilisasi dalam pemeliharaan, dan pemanenan tanaman, sehingga nantinya berpengaruh dalam jumlah biaya yang dikeluarkan. Tidak tersedianya jalan yang memadai akan menghambat pembangunan, pemeliharaan dan pengangkutan hasil-hasilnya.
  4. Jaringan komunikasi
    • Saluran telepon dan faksimile seringkali belum terjangkau daerah pedalaman. Namun, sekarang ini sudah tersedia alat komunikasi tanpa kabel yang sedikit banyak bisa mengatasi kesulitan komunikasi.
    • Pada subsistem pra produksi dan produksi diperlukan sarana-sarana sebagai berikut :
      • Sarana pra produksi : Sarana praproduksi ini dapat berupa ketersediaan ruangan pengakaran, dan ruangan pembibitan yang tujuannya untuk mengakarkan atau aklimatisasi bibit hasil impor atau untuk perbaikan kualitas, juga untuk perbanyakan tanaman induk. Dalam ruang pembibitan dapat tersedia instalasi listrik untuk perlakuan panjang hari, instalasi penyiraman dan pemupukan.
      • Sarana produksi dan pasca panen : Bangunan penunjang produksi dapat berupa bangunan gudang yang digunakan untuk menyimpan pupuk, pestisida, gunting, sarung tangan dan ember. Bangunan rumah plastik yang berfungsi mengurangi sengatan matahari secara langsung pada tanaman dan curahan air hujan, juga dilengkapi dengan instalasi penerangan untuk penambahan panjang hari.. Tipe bangunan yang akan digunakan ikut menentukan kualitas, kuantitas dan kontinuitas produksi komoditi yang diusahakan, sehingga tipe bentuk dan ukuran bangunan tanam harus mendukung kondisi agroklimat tanaman yang ada didalamnya, selain harus murah dan ekonomis.

Sarana lainnya adalah sarana tidak tetap seperti pupuk, pestisida dan media tanam serta ZPT. Ruang pasca panen dilengkapi dengan ruang berpendingin (cool storage), meja sortasi, alat perontok daun, alat pemotong batang dan alat pemotong plastik. Pengangkutan hasil panen menggunakan mobil berpendingin.

Technorati :
Del.icio.us :
Zooomr :
Flickr :

Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :

irigasi tetes (85), Usaha tanam bunga (2), sarana dan prasarana yang digunakan usaha budidaya perikanan (1), sarana pasca panen tanaman hias (1), sarana pra sarana bagi ukm (1), sistem pengairan pada tanaman karet (1), sistem pengairan tanaman bungan krisan (1), subsistem pengadaan sarana produksi bunga krisan (1), Topografi tanaman hias (1), sarana dan prasarana usaha pohon bunga (1), Sarana dan prasarana dalam usaha tani (1), Sarana dan prasarana dalam pembibitan (1), sarana dan pra sarana pembibitan tanaman (1), prasarana ternak ikan (1), Pengairan sistim tetes (1), jejaring komunikasi budidaya perikanan (1), irigasi tetes pada pembibitan karet dalam polybag (1), contohbentuk bangunan untuk penangkaran bunga potong (1), alat fertigasi (1)

Artikel Terkait:

  1. Biaya dalam Usaha Budidaya Bunga dan Tanaman Hias
  2. Pola Produksi Usaha Budidaya Bunga dan Tanaman Hias
  3. RISIKO-RISIKO DALAM USAHA BUDIDAYA BUNGA DAN TANAMAN HIAS
  4. GAMBARAN UMUM KOMODITAS TANAMAN HIAS (Karakteristik Kegunaan Tanaman Hias dan Bunga)
  5. Penanganan Panen dan Pasca Panen dalam Usaha Budidaya Bunga dan Tanaman Hias