Jagung pada umumnya ditanam di lahan kering (tegalan) secara tumpangsari, campuran atau monokultur. Padi gogo, ubi kayu, dan kacang-kacangan, seperti kedelai dan kacang tanah, merupakan tanaman yang sering digunakan petani dalam tumpangsari atau tanam campuran dengan jagung. Tanaman jagung, disamping ditanam secara monokultur, dapat pula ditanam secara tumpang sari dengan padi gogo, kedelai, ubi jalar maupun dengan kacang hijau.

Produksi jagung dapat dibedakan ke dalam empat sistem yaitu berdasarkan tipe lahan (karakteristik tanah dan pengaturan air), sistem pertanaman (tunggal dan tumpangsari), dan keuntungan dari pengelolaan masukan (pupuk dan masukan lain) (Mink et al., 1987).

Berdasarkan tipe lahan, jagung diproduksi di lahan kering dan sawah. Sistem tegalan meliputi areal yang luas dan sangat heterogen serta terdapat perbedaan frekuensi panen. Sistem produksi jagung di lahan sawah relatif seragam meskipun lahan sawah tadah hujan memiliki produktivitas yang relatif lebih rendah daripada lahan sawah irigasi.

Lahan Tegalan

Sistem produksi di lahan tegalan dibedakan ke dalam dua sistem yaitu tanam ganda dan tanam tunggal. Luas pertanaman jagung di lahan tegalan diperkirakan 80%, terdiri dari 55% tanam ganda dan 2% tanam tunggal.

a. Tanam Ganda

Jagung ditanam 2 atau 3 kali setahun pada tipe tanah, zone iklim dan ketinggian tempat yang beragam sehingga pertanaman ketiga sering mengalami kekeringan. Berdasarkan tingkat produktivitas, sistem ini terbagi ke dalam dua subsistem yaitu subsistem produktivitas tinggi dan rendah. Pada subsistem produktivitas tinggi, petani umumnya menggunakan varietas unggul dengan takaran pupuk tinggi. Subsistem produktivitas rendah antara lain terdapat di dataran tinggi JawaTengah dan Sulawesi Selatan. Di daerah ini, petani dihadapkan kepada rendahnya harga produksi sehingga mereka menggunakan pupuk dengan takaran rendah dan menanam varietas lokal.

b. Tanam Tunggal

Jagung ditanami 1 kali dalam setahun. Sistem ini dirikan oleh tumpang sari jagung dengan ubi kayu. Jagung umumnya ditanam di awal musim hujan setelah hujan pertama turun dan ubi kayu ditanam sebulan kemudian. Sistem tanam tunggal juga dapat dibedakan ke dalam dua subsistem yaitu subsistem produktivitas tinggi dan produktivitas rendah. Subsistem produktivitas tinggi antara lain terdapat di Jawa Timur dan Lampung, sedangkan subsistem produktivitas rendah di sepanjang pantai selatan Jawa yang tingkat kesuburan tanahnya relatif rendah dan petani umumnya jarang atau sebagian bahkan tidak menggunakan pupuk.

Lahan Sawah Tadah Hujan

Terdapat di Jawa Tengah, Jawa timur dan Sulawesi Selatan, sistem produksi di lahan sawah tadah hujan mencakup areal 10% dari total luas pertanaman jagung. Pada agroekosistem ini, kesuburan tanah relatif tinggi dan jagung diusahakan sebelum dan sesudah padi. Ketersedian air di lahan sawah tadah hujan tergantung pada hujan sementara periode hujan relatif pendek. Oleh karena itu, usahatani jagung di ekosistem ini memerlukan varietas umur genjah.

Lahan Sawah Irigasi

Luas pertanaman jagung di lahan sawah irigasi diperkirakan 10% dari total luas pertanaman jagung, diantaranya terdapat di Kediri dan Malang, Jawa Timur. Dalam sistem ini petani umumnya sudah menerapkan teknologi maju seperti penanaman jagung hibrida dengan masukan tinggi. Karena itu hasil rata-rata yang diperoleh petani di ekosistem ini lebih tinggi dibanding ekosistem lainnya.

Lahan Bukaan Baru

Sistem produksi jagung di lahan bukaan baru umumnya terdapat di luar Jawa, selain di lahan kering juga di lahan rawa pasang surut. Pada lahan pasang surut, petani transmigran menanam jagung di guludan (dalam sistem surjan) dan padi di tabukan. Hasil jagung di ekosistem ini bervariasi, tergantung kondisi lahan dan tata air.

Technorati :
Del.icio.us :
Zooomr :
Flickr :

Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :

ekosistem kebun jagung (19), peluang usaha budidaya jagung (15), proposal usaha jagung (10), tumpang sari jagung (7), tumpang sari jagung dengan kacang hijau (5), pola tanam tumpang sari (4), keuntungan tumpangsari (3), proposal budidaya jagung manis (3), peluang usaha bertanam jagung (3), skripsi tumpangsari (2), skripsi pertanian jagung (2), usaha sari jagung (2), frekuensi tanam jagung di lampung (2), sitem tumpangsari padi-palawija (2), makalah operasional jagung marning (2), tumpangsari jagung dan ubi jalar (2), pengetahuan menanam jagung (2), budidaya jagung dilahan kering (2), proposal usaha barang campuran (1), tumpangsari jagung danubi jalar (1), skripsi mengenai pengolahan tanaman jagung (1), type lahan kering (1), ubi kayu dan tumpang sari jagung (1), sistim monokultur sistem sistem surjan (1), Proposal Skiripsi Irigasi Padi sawah tadah Hujan (1), sarijagungmanis (1), menfaat tumpang gilir (1), Sistem pertanaman tegalan (1), tumpang gilir kedelai (1), TIPS BERKEBUN JAGUNG DI SAWAH (1), tumpang sari jagung manis dan kacang tanah (1), subsistem jagung (1), subsistem budidaya ubi (1), tumpang sari kacang hijau dengan varietas jagung (1), tumpang sari ubijalar dan jagung (1), subsistem budidaya kedelai (1), tumpangsari jagung dan kacang hijau (1), skripsi tani padi tadah hujan (1), tumpangsari jagung dan kacang panjang (1), subsistem budidaya produksi jagung (1), produktivitas budidaya jagung (1), ekosistem ladang kacang tanah pdf (1), contoh usaha perkebunan jagung (1), contoh makalah tentang pembudidayaan tanaman kacang hijau (1), contoh makalah luas dan pola produksi (1), Cara tanam jagung lahan kering (1), Cara tanam jagung hibrida tumpangsari kacang tanah (1), Cara menanam tumpangsari jagung hibrida dan kedelai (1), budidaya padi gogo dan jagung secara tumpang sari pdf (1), budidaya jagung sulawesi selatan (1), budidaya jagung secara tumpang sari (1), bahan skripsi pada tanaman jagung (1), analisis usahatani nenas tumpang sari dengan sawit (1), analisis peningkatan produksi ubi jalar melalui pengelolaan tanah (1), Keuntungan bisnis kebun jagung (1), keuntungan rawa pasang surut pada tanaman palawija (1), pola tanam jagung di sulawesi selatan (1), penyisipan tanaman kacang-kacangan dalam tanaman jagung (1), budidaya tanaman padi sawah tadah hujan (1), pengertian produksi jagung (1), pengaruh varietas jagung hibrida dan varietas lokal terhadap pertumbuhan dan perkembangan (1), penanaman jagung dan kacang tanah dengan cara tumpang sari (1), penanam jagung sistem tugal (1), Pembahasan tanaman tumpangsari jagung (1), Makalah tanaman tumpang sari kacang panjang (1), makalah tanaman tumpang sari (1), luas dan pola produksi (1), Laus lahan sawah tadah hujan di Indonesi jawa Tengah tahun 2010 (1), Keuntungan tumpang sari disawah tadah hujan (1), analisis pendapatan usahatani nenas tumpangsari dan monokultur (1)

Artikel Terkait:

  1. Pola Produksi Usaha Budidaya Bunga dan Tanaman Hias
  2. Pemanfaatan Jagung dalam Usaha Budidaya Jagung
  3. Peluang Usaha Budidaya Ikan Mas (bag.2 : Pola Produksi Budidaya Ikan Mas)
  4. Teknis Budidaya Jagung dalam Usaha Budidaya Jagung
  5. POLA PRODUKSI TANAMAN KARET DALAM BUDIDAYA TANAMAN KARET