Manajemen Operasional dalam Usaha Budidaya Kodok Lembu
Manajemen operasional dilaksanakan untuk mencapai sasaran produksi yang direncanakan. Manajemen operasional secara garis besar terdiri dari aspek-aspek sebagai berikut.
Manajemen Persiapan Sarana Pembesaran
Untuk membesarkan kodok lembu diperlukan dua prasarana pokok, yaitu bak penampungan air bersih dan kandang pembesaran. Selain itu juga terdapat prasarana produksi pendukung lain, yaitu percil, pakan, peralatan, dan obat – obatan.
-
Bak penampungan air bersih
-
-
Bentuk dan bagian – bagiannya sama dengan bak pembibitan, hanya berbeda ukuran. Untuk skala kecil cukup dibuat bak penampungan air berukuran 2m x 2m x 1m sebanyak empat sampai enam buah.
-
-
Kandang pembesaran
-
-
Kandang pembesaran kodok lembu harus disesuaikan dengan kepadatan optimal untuk budidaya kodok lembu yang berkaitan dengan sifat kanibalisme dan kecepatan pertumbukan atau perkembangan kodok. Kepadatan optimal untuk budidaya kodok lembu adalah berkisar antara 50-70 ekor percil/m2. Kandang pembesaran ini memiliki ukuran 2m x 3m dan berbentuk persegi panjang. Untuk skala kecil dibutuhkan kandang minimal 9 buah. Untuk skala menengah dibutuhkan kandang sebanyak 70 buah. Secara umum konstruksi kandang pembesaran sama dengan pembenihan hanya berbeda pada pembesaran tidak terdapat pelataran dan dapat dibuat berderet, satu deret terdiri dari 10 – 20 buah.
-
Kandang kodok lembu harus selalu dijaga kebersihannya. Untuk itu perlu perawatan sebagai berikut.
-
Pergantian air dilakukan setiap hari yang dilakukan secara keseluruhan disamping itu dilakukan pergantian air secara kontinyu dari pipa-pipa pemasukkan air
-
Pencucian kandang dilakukan setiap tiga hari sekali untuk membersihkan kandang dari lumut dan kotoran lain yang menampel.
-
Pemberian Kalium permanganat dilakukan dua minggu sekali dengan dosis setengah sendok kecil dan dilarutkan di dalam tiga galon air dan kemudian diberikan untuk satu kandang, hal ini bermaksud untuk membasmi bakteri.
Manajemen Pemilihan Bibit Berudu yang Baik
Salah satu masalah yang dihadapi dalam budidaya kodok lembu adalah sulitnya menentukan saat panen berudu (percil muda) yang tepat karena biasanya berudu yang dipanen ukurannya tidak seragam. Jalan satu-satunya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pemanenan secara bertahap, yaitu dengan menangkap berudu yang sudah berkaki empat, tetapi masih berekor setiap hari. Untuk pemeliharaan sendiri, berudu hasil panenan inilah yang dimasukkan ke kandang pembesaran. Namun jika akan dijual pada fase percil berudu yang masih berekor ini dipelihara dalam hapa selama 7-10 hari lagi tanpa pemberian pakan. Sebelum dimasukkan ke dalam kandang, berudu harus diseleksi terlebih dahulu. Untuk mengetahui benih kodok lembu yang baik dapat dilihat dari bentuk tubuh, perkembangan, warna, kesehatan dan gerakannya.
Secara umum tanda-tanda percil yang baik harus memenuhi kriteria berikut.
-
Bentuk tubuhnya normal atau tidak cacat.
-
Pertumbuhannya cepat.
-
Sehat dan tidak ada tanda-tanda serangan penyakit.
-
Warnanya cerah atau tidak pucat.
-
Ukuran minimal 10 gram per-ekor.
-
Gerakannya lincah.
Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :
perkembangan kodok (11), kandang budidaya kodok (4), gambar kandang ternak katak (2), Gambar tempat kandang kodok (1), Gambar tempat ternak kodok (1), memilih bibit katak lembu (1)Artikel Terkait:

Leave a Reply