Kompetensi Industri Pakan Ayam
Potensi Pasar Indonesia
Dilihat dari sisi sosial budaya, Indonesia dengan jumlah penduduk lebih dari 200 juta dan didominasi oleh penduduk yang menganut agama Islam, merupakan potensi pasar produk ternak unggas yang cukup besar. Hal ini disebabkan disamping tingkat konsumsi yang masih rendah, juga didukung oleh produk unggas (ayam) tidak dilarang oleh agama apapun untuk dikonsumsi. Tingkat konsumsi daging dan telur masyarakat Indonesia saat ini maih belum mencapai standar gizi yang dicanangkan, yaitu 3,4 kg untuk telur dan 10 kg untuk daging per tahun. Kondisi dan pola konsumsi daging dan telur yang masih mempunyai peluang untuk ditingkatkan, akan mendukung berkembangnya sektor budidaya dan pada akhirnya turut pula mendukung pertumbuhan sektor industri pakan ternak.
Dilihat dari sisi kekuatan tawar menawar, pemasok luar negeri cenderung mempunyai kekuatan yang lebih tinggi dibanding pemasok lokal. Hal ini disebabkan karena preferensi perusahaan pakan unggas terhadap bahan baku impor yang lebih tinggi dibanding terhadap bahan baku lokal. Bahan baku impor memiliki karakteristik lebih unggul dibanding bahan baku lokal, antara lain adalah kualitasnya yang seragam, harga beli yang baik dan kontinuitas pasokan yang terjamin. Berbeda halnya dengan bahan baku lokal yang memiliki kualitas yang relatif lebih rendah serta kontinuitas pasokan yang tidak terjamin. Kontinuitas pasokan menjadi sangat penting karena berpengaruh nyata terhadap kontinuitas pabrik. Kondisi pasokan bahan baku lokal yang musiman tidak dapat menjamin kesinambungan produksi perusahaan.
Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :
pabrik pakan ayam (29), pabrik pakan ayam di jogja (2), www industri pakan ayam (1), resep home industri pakan ayam (1), pakan ayam tahun 2010 (1), bahan baku lokal untuk unggas (1), kompetensi industri (1), kekuatan tawar menawar pada sektor industri makanan (1), home industri pakan ayam yogyakarta (1), www pabrik pakan ayam com (1)Artikel Terkait:

Leave a Reply