KARAKTERISTIK KOMODITAS TEBU : Bahan Tanaman
Varietas Unggul
Kontribusi varietas tebu terhadap peningkatan produktivitas gula cukup nyata, mengingat produksi tanaman merupakan hasil kerjasama antara sifat genetis (varietas) dengan faktor lingkungannya. Keunggulan suatu varietas tidak bersifat mutlak atau terus menerus, tetapi dalam kurun waktu tertentu akan mengalami penurunan (degradasi). Oleh karena itu penggantian varietas unggul baru merupakan langkah strategis dalam mengatasi permasalahan produktivitas.
Lembaga resmi yang diberi mandat untuk mengembangkan varietas tebu oleh pamerintah ialah P3GI yang tentu saja dengan bekerja sama dengan berbagai lembaga penelitian yang ada di Indonesia dan di negara lain. Plasma nutfah tebu diperoleh dari berbagai negara antara lain Formosa (kode F), Mauritius (M), Quinsland (Q), dan beberapa negara lainnya yang potensial. Varietas tebu yang unggul diperoleh melalui jalur;
-
introduksi galur dari luar negeri dan deseleksi dengan kondisi alam di suatu daerah,
-
menyilangkan berbagai galur baik antar galur lokal ataupun dengan galur introduksi,
-
cara mutasi untuk mendapatkan keturunan yang diinginkan.
Paradigma keunggulan suatu varietas, sekarang berbeda dengan di waktu lampau. Dahulu untuk seluruh daerah hanya dikenal satu atau dua varietas unggul (satu untuk semua daerah), tetapi sekarang varietas unggul yang ada adalah lokal spesifik (hanya unggul untuk daerah tertentu). Sebagai contoh, dulu dikenal varietas POJ 3016 yang unggul untuk semua daerah, tetapi sekali varietas ini terserang suatu penyakit akibatnya fatal bagi seluruh daerah.
Mengingat tebu harus dipanen pada saat yang relatif serempak, tetapi ditanam dengan waktu yang bergiliran (lebih panjang), maka diatur varietas dengan umur masak yang berbeda, yaitu masak awal (± 8 – 10 bulan), masak tengah (± 10 – 12 bulan) dan masak lambat (>12 bulan). Varietas unggul dengan sifat masak lambat sudah agak jarang digunakan contohnya POJ 3016 dan PS 86-10029. Varietas masak tengah yang banyak digunakan adalah BZ 148, PS 30, dan PS 56, dan PS 851, sedangkan untuk masak cepat ialah F 154, M 442-51, PS 81-1321, PS 92-3092, dan PS 80-1649.
Untuk PG luar Jawa seleksi dilakukan untuk memperoleh variable unsur spesifik (sifat unggul lokal). Mereka umumnya mendatangkan galur unggulan dari luar dan diseleksi di lokasi untuk memperoleh varietas yang diinginkan. Hasil seleksi tersebut diberi nama sesuai nama daerahnya, misalnya GM untuk Gunung Madu, GP untuk Gula Putih.
Bahan tanaman bagi kebun tebu adalah bibit tebu yang bentuknya bisa berupa bibit, rayungan, bagal atau top stek. Bibit yang digunakan dipilih dari varietas – varietas yang sesuai untuk lahan sawah yang secara umum mempunyai ciri bobot tinggi atau bobot sekaligus rendemen yang tinggi.
Produksi yang tinggi pada kondisi fisik dan lingkungan di lahan kering, maka diperlukan bibit tebu dengan varietas yang sesuai untuk lahan kering. Varietas tebu untuk lahan kering harus memiliki sifat-sifat tertentu, antara lain;
-
mempunyai daya tahan kekeringan,
-
mudah berkecambah, cepat beranak, jangka waktu keluar anakan yang agak panjang dan bertunas banyak,
-
mempunyai daya tahan kepras yang baik,
-
rendemen tinggi,
-
mudah diklentek,
-
tahan roboh.
Pada saat ini terutama di Jawa penggunaan varietas unggul belum dilakukan sesuai dengan lokasi penanaman. Umumnya petani menggunakan varietas yang ada tanpa mempertimbangkan potensi hasilnya.
Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :
karakteristik tebu (32), ciri-ciri tebu (25), komoditas tebu (18), bibit tebu unggul (16), tebu unggul (10), ciri ciri tebu (9), ciri tebu (9), jenis tebu unggul (8), ciri-ciri tanaman tebu (8), ciri ciri tanaman tebu (8), karakteristik tanaman tebu (7), CIRI CIRI TUMBUHAN TEBU (6), plasma nutfah tebu (6), ciri-ciri tumbuhan tebu (6), ciri tanaman tebu (5), ciri pohon tebu (5), makalah komoditi tebu (4), ciri ciri pohon tebu (4), jenis tebu (3), fisiologi tanaman tebu (3), varietas tebu bz 148 (3), ciri-ciri tebu yang rendemennya tinggi (2), jenis tebu ps (2), sifat tanaman tebu (2), ciri fisik tebu (2), fisiologi tanamantebu (2), ciri-ciri pohon tebu (2), ciri ciri tebu masak awal (1), mengenal bibit dan varietas unggul baru tebu (1), ciri - ciri pohon tebu (1), sifat dan ciri-ciri tanaman tebu (1), varietas tebu untuk gula merah tebu (1), berbagai jenis varietas tanaman tebu (1), umur fisiologi tebu (1), ciri - ciri dari tebu (1), tebu unggul persuasi (1), TEBU PS 92-750 (1), makalah komoditas tebu (1), karakteristik tebu lahan kering (1), ciri-ciri tebu secara umum (1), ciri-ciri varietas tebu BZ 148 (1), contoh makalah keunggulan komoditi di suatu wilayah (1), fisiologi tnamaan tebu (1), harga bibit tebu poj 3016 (1), jenis dan varietas tebu (1), ciri-ciri masak awal tebu (1), ciri-ciri fisik pohon tebu (1), ciri- ciri tebu (1), arti dari galur ps pada tebu (1), varitas unggul tebu (1)Artikel Terkait:

Leave a Reply