Berdasarkan bahan bakunya garment dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yakni kain rajut dan kain tenun. Ekspor garment Indonesia selama ini didominasi oleh garment barbahan kain tenun yang mencapai 65% dari total ekspor. Pada tahun 2001, ekspor untuk jenis pakaian pria dan anak laki-laki mencapai 35% dari total ekspor dengan nilai ekspor terbesar adalah untuk mens or boys shirts of cotton (6205.20.000) dengan nilai US$ 239,3 juta atau 5,5% dari total ekspor, disusul oleh jenis men’s trousers and shorts of cotton other than batik (6203.42.900) senilai US$ 188,2 juta (4,3%). Ekspor pakaian wanita dan anak perempuan mencapai 39% dari total sedangkan jenis pakaian lainnya sekitar 25% dari total . lebih jelasnya lihat tabel berikut.

Ekspor Menurut Jenis, 1997-2001

(dalam juta US$)

Jenis

1997

1998

1999

2000

2001

Porsi(%)

Pakaian pria dan anak laki-laki:

A. Rajutan

B. Bukan rajutan

1,116

1,136

1,485

1,703

1,529

35.2%

238

193

326

317

275

6.3%

878

943

1,159

1,386

1,253

28.9%

Pakaian wanita dan anak perempuan

1,087

881

1,400

1,783

1,711

39.4%

A. Rajutan

171

113

231

320

318

7.3%

B. Bukan rajutan

916

768

1,168

1,464

1,394

32.1%

Pakaian bayi

44

47

80

115

130

3.0%

T-shirt, jersey, jaket, track suit, pak. Renang

477

420

676

847

870

20.0%

Perlengkapan pakaian dan pakaian lainnya

61

34

95

114

104

2.4%

TOTAL

2,785

2,518

3,735

4,562

4,345

100.0%

Sumber: BPS, diolah

*) Perlengkapan pakaian meiputi sarung tangan, kaus tangan, syal, cadar, saputangan, dasi dll.

Sampai saat ini, Amerika Serikat merupakan negara tujuan ekspor terbesar untuk produk-produk garment Indonesia. Pada tahun 2001, ekspor ke negara tersebut mencapai sepertiga dari total volume ekspor, senilai US$ 1,84 milyar atau 42 persen dari seluruh nilai ekspor garment. Negara lain yang impornya cukup besar adalah Inggris dan Jerman yang masing-masing menyumbang sembilan persen dan tujuh persen dari total nilai ekspor Indonesia pada tahun tersebut. Apabila diamati, pada tahun 2001 meskipun secara keseluruhan nilai ekspor meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya, nilai ekspor ke sepuluh negara tujuan utama mengalami penurunan sebesar 1,5%. Dengan demikian, peningkatan ekspor tersebut disumbangkan oleh ekspor ke negara-negara lain yang meningkat sebesar 40%. Nampaknya penurunan tersebut merupakan dampak dari serangan teroris ke Amerika Serikat yang berakibat lesunya pasar domestik Amerika Serikat diikuti dengan negara-negara Eropa dan Jepang yang merupakan tujuan ekspor utama Indonesia.

Sepuluh negara tujuan ekspor terbesar (selain Jepang, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab) merupakan negara-negara yang menerapkan sistem kuota. Dengan demikian, porsi ekspor ke negara-negara kuota masih sangat besar, 70 persen lebih dari total ekspor garment Indonesia. Hal itu mengindikasikan bahwa Indonesia masih sangat bergantung pada negara-negara kuota.

Perkembangan Ekspor Garment ke Sepuluh Negara Tujuan Ekspor Terbesar,

1997-2001

(dalam juta US$)

NEGARA TUJUAN

1997

1998

1999

2000

2001

Pangsa (%)

UNITED STATES

991.8

1,114.9

1,434.4

1,913.1

1,838.4

42.3%

UNITED KINGDOM

198.5

185.2

309.3

388.7

386.6

8.9%

GERMANY, FED. REP. OF

241.4

247.9

330.1

360.5

302.0

7.0%

NETHERLANDS

119.6

81.9

155.4

208.8

178.5

4.1%

UNITED ARAB EMIRAT

151.5

88.1

145.9

179.7

178.3

4.1%

JAPAN

187.2

117.1

156.8

175.2

170.1

3.9%

SAUDI ARABIA

126.9

81.3

116.6

129.6

128.1

2.9%

FRANCE

79.1

68.3

108.7

134.7

126.9

2.9%

BELGIA & LUXEMBURG

51.5

69.6

86.0

124.0

109.1

2.5%

CANADA

38.7

36.8

72.7

82.9

101.8

2.3%

Subtotal

2,186.1

2,091.1

2,915.9

3,697.1

3,519.8

81.0%

Negara Lain

598.8

426.8

819.2

864.7

824.8

19.0%

Total

2,784.9

2,517.9

3,735.1

4,561.8

4,344.6

100.0%

Sumber: BPS, diolah

Perkembangan Impor

Selama ini impor garment Indonesia cenderung berfluktasi. Pada tahun 1993, impor tersebut mencapai 1.989 ton dengan nilai US$ 11.750 ribu, tetapi pada tahun berikutnya impor itu menurun menjadi 1.927 ton. Selanjutnya pada tahun 1995 sampai 1997 impor tersebut terus meningkat. Melemahnya pasar domestik pada tahun 1998 menyebabkan impor anjlok hingga 33%, namun pada tahun 1999 dan 2000 bersamaan dengan membaiknya pasar domestik impor kembali meningkat.

Pada tahun 2001, pasar domestik kembali melesu sehingga impor kembali merosot hingga 31%. Secara keseluruhan, nilai impor garment dalam tujuh tahun terakhir tumbuh 6,9% per tahun.

Perkembangan impor garment, Tahun 1997 – 2001

Tahun

Volume

(Ton)

Perubahan

(%)

Nilai

(000′ US$)

Perubahan

(%)

1997

4,048

17,931

1998

2,948

(27.2)

11,956

(33.3)

1999

7,657

159.7

17,277

44.5

2000

13,258

73.1

25,459

47.4

2001

11,947

(9.9)

17,561

(31.0)

Rata-rata:

48.9

6.9

Sumber: BPS, diolah CIC

Impor Garment Menurut Jenisnya

Perlengkapan pakaian merupakan porsi impor terbesar, mencapai 33% dari total nilai impor pada tahun 2001, diikuti oleh kelompok pakaian wanita dan anak perempuan, kelompok T-shirt dan jaket dan baru kelompok pakaian pria dan anak laki-laki. Impor pakaian bayi relatif kecil, senilai US$ 115 ribu atau hanya 0,7% dari total. Bila impor tersebut dirinci menurut nomor HS-nya, maka terlihat bahwa jenis Parts of collars,tuckers,fallals, trimming for women and girl garment (6217.90.000) adalah jenis nilai impornya terbesar. Nilai impor garment jenis ini pada tahun 2001 mencapai US$ 1,99 juta yang berarti 11,4% dari total impor komoditi ini pada tahun itu. Jenis lain yang nilai impornya cukup besar adalah T-shirt & other vests of cotton (6109.10.900) senilai US$ 1,83 juta (10,4% dari total). Selanjutnya adalah jenis brassieres (6212.10.000) senilai US$ 1,61 juta atau 9,2%., other clothing accessories of other fibres (6117.80.900) senilai US$ 1,25 juta (7,1% dari total).

Impor garment menurut jenisnya, 1997-2001

(dalam ribu US$)

Jenis

1997

1998

1999

2000

2001

Porsi(%)

Pakaian pria dan anak laki-laki:

3,700

2,126

3,855

4,125

3,185

18.1%

A. Rajutan:

542

575

422

769

442

2.5%

B. Bukan rajutan:

3,157

1,551

3,433

3,356

2,743

15.6%

Pakaian wanita dan anak perempuan

3,770

1,568

3,126

6,564

4,241

24.2%

A. Rajutan

655

408

687

870

621

3.5%

B. Bukan rajutan:

3,115

1,160

2,439

5,695

3,620

20.6%

Pakaian bayi:

205

73

84

115

115

0.7%

T-shirt, jersey, jaket, track suit, pakaian renang:

4,291

1,749

2,169

3,262

4,192

23.9%

Perlengkapan pakaian dan pakaian lainnya:

5,966

6,440

8,042

11,392

5,829

33.2%

TOTAL

17,931

11,956

17,277

25,459

17,561

100.0%

Sumber: BPS, diolah

*) Perlengkapan pakaian meiputi sarung tangan, kaus tangan, syal, cadar, saputangan, dasi dll.

Hongkong, China dan Taiwan adalah negara pemasok garment terbesar ke Indonesia. Total nilai impor dari ketiga negara tersebut mencapai US$ 10,2 juta dengan pangsa hampir mencapai 60 persen dari total impor nasional pada tahun tersebut. Impor dari China dalam dua tahun terakhir meningkat tajam sehingga berada diposisi kedua setelah Hongkong. Produk-produk garment dari China saat ini mudah kita temui di pasaran. Sementara itu, Australia yang pada tahun 1999 menduduki posisi teratas, pada tahun 2001 hanya menempati posisi ke delapan nampaknya produk Australia tersebut kalah bersaing harga dengan produk dari China. Selain ketiga negara tersebut, Spanyol, Filipina dan Malaysia merupakan negara pemasok yang cukup signifikan. Daftar yang lebih rinci dapat dilihat pada tabel berikut.

Perkembangan Impor Garment Dari Sepuluh Negara Pemasok Terbesar, 1997-2001

(dalam ribu US$)

NEGARA ASAL

1997

1998

1999

2000

2001

Pangsa(%)

HONG KONG

4,020

1,486

2,486

5,814

4,722

26.9%

CHINA

1,501

534

1,163

3,523

3,939

22.4%

TAIWAN

2,633

3,093

2,195

2,498

1,497

8.5%

SPAIN

0

8

2

4

964

5.5%

PHILIPPINES

59

26

39

869

894

5.1%

INDONESIA

787

1,361

3,802

1,990

888

5.1%

MALAYSIA

61

179

405

1,515

882

5.0%

AUSTRALIA

529

1,406

4,048

4,664

840

4.8%

KOREA, REPUBLIC OF

2,499

586

621

1,020

697

4.0%

SINGAPORE

1,458

344

429

779

454

2.6%

Subtotal

13,547

9,022

15,190

22,676

15,777

89.8%

Negara lain

4,384

2,933

2,087

2,783

1,784

10.2%

TOTAL

17,931

11,956

17,277

25,459

17,561

100.0%

Technorati :
Del.icio.us :
Zooomr :
Flickr :

Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :

jenis ekspor impor (5), jenis jenis ekspor dan impor (3), ekspor impor garmen (3), nilai ekspor garment indonesia (2), perkembangan ekspor garmen indonesia (2), jenis jenis usaha ekspor dan impor (2), jenis ekspor dan impor (2), perusahaan ekspor impor garmen di indonesia (2), daftar perusahaan garment rajut sarung tangan indonesia (2), jenis ekspor impor indonesia dengan arab (2), negara tujuan export garment indonesia (1), negara ekspor garment (1), negara tujuan utama ekspor kain tekstiljadi produksi indonesia (1), bps garmen (1), perkembangan ekspor garmen indonesia ke AS (1), perkembangan garmen ekspor (1), komoditi kain export terbesar - bps (1), kelompok garmen indonesia (1), jumlah impor dan ekspor tahun 2000 dan 2001 negara (1), ekspor impor indonesia ke arab (1), export import garment from indonesia (1), jenis bahan expor impor indonesia (1), jenis ekspor impor indonesia ke arab (1), jenis jenis eksfor impor negara taiwan (1), jenis jenis garment (1), jenis-jenis ekspor-impor indonesia (1), jenis-jenis garmen (1), tabel ekspor pakaian di indonesia 2011 (1)

Artikel Terkait:

  1. Perkembangan Ekspor Industri Garment
  2. KONDISI INDUSTRI GARMENT
  3. Perkembangan Produksi dan Harga dalam Industri Garment
  4. ANALISIS STRATEGIS (SWOT) USAHA GARMENT
  5. JENIS KEMASAN YANG DIGUNAKAN MENURUT SEKTOR INDUSTRI