Nenas/nanas adalah tanaman tropis dan tidak tahan serangan hawa dingin (frost). Karena itu, budidaya nenas/nanas dibatasi di daerah tropis dan sub-tropis, pada kisaran 25° LU dan LS.

Suhu

Suhu ideal untuk pertumbuhan nenas/nanas adalah 23-32°C, pertumbuhan tanaman berhenti pada suhu di bawah 20°C atau di atas 36°C. Pertumbuhan daun terbaik pada suhu 29°C, akar pada suhu 32°C, dan pematangan buah terbaik pada suhu 25°C. Suhu malam yang terlalu tinggi tidak cocok untuk nenas/nanas, diperlukan perbedaan suhu siang dan malam paling tidak 4°C.

Elevasi

Tanaman nenas/nanas di daerah tropis dapat ditanam di daerah yang mempunyai ketinggian sampai 800 meter di atas permukaan laut. Apabila tanaman nenas/nanas ditanam pada daerah yang lebih tinggi maka buah nenas/nanas menjadi terlalu masam. Hal ini perlu diperhatikan karena akan mempengaruhi kualitas buah nenas/nanas yang dihasilkan.

Cahaya

Nenas/nanas adalah tanaman yang memerlukan cahaya matahari penuh. Pengurangan cahaya matahari sebanyak 20% dapat menurunkan produksi 10%. Warna buah dan kandungan asam malat juga dipengaruhi oleh cahaya.

Curah Hujan

Nenas/nanas adalah tanaman xerofitik, sehingga dapat beradaptasi dengan kekeringan. Daerah dengan hujan tahunan antara 600 – 2.500 mm merupakan daerah yang cocok untuk ditanami nenas/nanas, namun curah hujan optimal untuk nenas/nanas adalah 1.000 – 1.500 mm/tahun. Curah hujan yang tinggi terjadi di beberapa sentra produksi nenas/nanas di Indonesia, Malaysia, Taiwan, Camerun dan Costa Rica. Karena akar nenas/nanas sangat sensitif terhadap penggenangan, drainase sangat diperlukan di daerah seperti ini.

Jumlah curah hujan berhubungan erat dengan kelembaban udara dan tanah serta keadaan awan. Curah hujan yang terlalu tinggi dapat mempengaruhi pembentukan buah. Keadaan kelembaban tanah berlebihan pada saat mendekati pembungaan dapat menghambat pertumbuhan buah dan menghasilkan daun yang berlebihan. Pada lain pihak kelembaban tanah berlebihan pada saat pembungaan akan menghasilkan buah yang berempelur (hati) besar yang akan mengurangi bagian yang dapat dimakan (edible portion).

Tanah

Tanaman nenas/nanas dapat tumbuh di berbagai jenis tanah. Di daerah tropis banyak terdapat tanah alerit yang berwarna coklat kemerahan atau merah. Tanah tersebut sebagian besar hasil pelapukan lahar gunung berapi dan biasanya mengandung oksida besi yang menyebabkan timbulnya warna merah.

Di Australia tanaman nenas/nanas dapat tumbuh dengan baik pada tanah berpasir, tanah pasir kuarsa di Afrika Selatan, tanah liat kemerahan di Hawaii dan tanah gambut di Malaysia (Collins, 1960). Di Indonesia tanaman nenas/nanas banyak diusahakan pada tanah liat berpasir di kaki gunung dan tanah-tanah liat kemerahan serta lahan gambut di Sumatera dan Kalimantan.

Tanah dengan drainase dan aerasi yang baik serta mengandung banyak bahan organik merupakan tanah yang paling cocok untuk tanaman nenas/nanas. Hal ini disebabkan karena tanaman nenas/nanas mempunyai perakaran yang sedikit dan dangkal serta peka terhadap penggenangan. Penggenangan ini dapat menghambat perkembangan karena mengakibatkan laju transpirasi nenas/nanas sangat rendah. Cara untuk menghindari nenas/nanas tergenang air, sebaiknya ditanami daerah yang sedikit miring dan dibuat bedengan yang lebih tinggi dari tanah sekitarnya.

Derajat kemasaman tanah (pH tanah) yang cocok untuk pertumbuhan tanaman nenas/nanas mempunyai kisaran yang cukup besar. Tanaman nenas/nanas dapat tumbuh dengan baik pada tanah dengan pH antara 3,3 – 7,9 dengan pH optimum berkisar antara 4,5 – 6,2.

Technorati :
Del.icio.us :
Zooomr :
Flickr :

Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :

pengertian frost (11), kondisi agroklimat untuk budidaya ikan (2), tanah hasil pelapukan lahar gunung api (1), serangan frost pada tanaman (1), PH tanah nanas (1), perakaran nanas (1), agroklimat adalah (1), pembungaan nanas (1), Hasil pelapukan lahar gunung api murni (1), edible portion komoditas kakao (1), budidaya tanaman yang ditanami nanas (1), Tanaman nenas dan ph ideal (1)

Artikel Terkait:

  1. Teknik Budidaya Nenas/Nanas : Penyakit Utama Tanaman Nenas/nanas
  2. Peta Komoditi Nenas / Nanas dalam Usaha Budidaya Nenas / Nanas
  3. Teknik Budidaya Nenas/Nanas : Penanganan Pasca Panen
  4. Varietas Unggul dalam Usaha Budidaya Nenas/Nanas
  5. Teknik Budidaya Nenas/Nanas : Penanaman