Udang windu merupakan mata dagangan internasional yang peluang pasarnya baik. Usaha budidaya udang windu di atas kertas (teoritis) menghasilkan keuntungan yang sangat besar. Secara sederhana gambaran margin usaha budidaya dapat dilihat dari perbandingan antara dua komponen biaya terbesar yaitu biaya benur dan biaya pakan dengan nilai jual produknya seperti disajikan pada Tabel :

Tabel Komponen Utama Biaya Produksi dan Harga Jual Udang per Kg Produk*

Komponen

Harga satuan (Rp)

Total harga (Rp)

Biaya benur¹

Biaya pakan²

35

7.500

3.500

15.000

Jumlah biaya

18.500

Harga jual³

55.000

40.000

Keterangan:
* Masa budidaya (termasuk persiapan) 6 bulan.
¹ Kelangsungan hidup (SR) udang adalah 40%.
² Konversi pakan adalah 2.
³ Panen udang size 40.

Nilai biaya pada Tabel 4 merupakan biaya maksimal karena asumsi SR 40%, harga benur Rp. 35 ,-/ekor, dan konversi pakan 2 dengan harga pakan Rp. 7.500 ,-/kg. Dengan asumsi biaya maksimal tersebut, udang masih tetap memberi margin usaha yang masih tinggi. Gambaran inilah yang telah merangsang “orang-orang yang jeli melihat peluang keuntungan” melakukan berbagai hal yang sifatnya akan memperkecil margin usaha tetapi tetap layak secara finansial, sehingga masih tetap berpeluang besar dibiayai. Hal-hal tersebut antara lain dijelaskan di bawah ini.

  • Meningkatkan biaya investasi dari mulai biaya survei lokasi, desain konstruksi dan konstruksinya sendiri sampai prasarananya.
  • Meningkatkan biaya investasi dengan memaksakan kelayakan teknis untuk lokasi yang kurang atau bahkan tidak layak sama sekali.
  • Meningkatkan harga-harga sarana produksi dan menekan harga jual produknya.
  • Memperbesar overhead melalui pengorganisasian dan segala kelengkapan personel dan prasarana pendukungnya yang kurang hubungannya dengan operasi pertambakan.

Ini semua bila sampai terjadi akan sangat berpengaruh buruk terhadap pengembangan budidaya udang berskala besar. Sebagai konsekuensi dari menipisnya keuntungan akibat investasi per unit luas yang tinggi dan penyebab lainnya, maka sasaran total produksi dipertinggi dengan cara merencanakan seluas-luasnya area tambak dan produktivitas per ha yang tinggi pula. Hal ini jelas akan makin menjauhkan segala perhitungan di atas kertas dengan realitas usaha budidaya udangnya, karena :

  • Adanya berbagai karakteristik teknis budidaya udang yang sangat berbeda dengan industri lainnya, dimana penambahan input tidak sejalan dengan peningkatan output, apalagi dengan nilai uangnya.
  • Penambahan input akan berdampak pada peningkatan peluang terjadinya penyakit yang melanda udang.

Dari tahap proses produksi, titik kritis usaha budidaya udang windu adalah sebagai berikut.

1. Pada persiapan tambak

  • Adanya tanggul pematang atau dasar yang bocor atau rembes. Ini akan menyulitkan operasi karena setiap penambahan/penggantian air harus didesinfeksi.
  • Adanya air yang belum didesinfeksi masuk ke tambak siap tebar. Air tersebut berpeluang membawa “carrier” penyakit.

2. Penebaran benur

  • Ditebarnya benur yang tanpa di “screening” dengan formalin
  • Masuknya binatang-binatang lain pemangsa benur seperti berbagai jenis kepiting, ular, dll., yang bisa masuk lewat tanggul berpeluang menjadi carrier penyakit.

3. Pada masa budidaya

  • Pemberian pakan yang berlebih (“overfeeding”) yang umumnya disebabkan karena salah “sampling”.
  • Adanya penambahan atau penggantian air tanpa proses desinfeksi lebih dulu
  • Terlambat memantau adanya gejala penyakit
  • Masuknya orang luar berasal dari daerah endemic WSV ke tambak (seperti petani tambak lain; pemasok sarana produksi tambak; pedagang pakan benur, dll.) berpeluang menularkan penyakit.

4. Pada masa panen dan penjualan

  • Banyaknya udang moulting akan berpengaruh terhadap kualitas udang dan selanjutnya harga.
  • Banyaknya udang yang kotor karena cara penangkapan yang kurang baik akan menentukan kualitas seterusnya harga.
  • Terlambatnya pemberian es pada udang hasil panen akan berpengaruh terhadap kualitas dan selanjutnya harga; sebaiknya udang diberi es sebelum 2 jam; lebih cepat lebih baik.
  • Tidak representatifnya sampling penentuan ukuran/”size” udang akan berpengaruh besar terhadap harga jual udang.

Technorati :
Del.icio.us :
Zooomr :
Flickr :

Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :

artikel resiko usaha (348), artikel tentang resiko usaha (86), resiko usaha peternakan (31), resiko usaha industri (10), peluang bisnis udang (10), peluang usaha tambak udang (9), usaha tambak udang (9), resiko tambak udang (6), bisnis udang (5), resiko bisnis tambak udang (4), berita resiko usaha (3), usaha budidaya udang windu (3), proposal usaha budidaya udang windu (3), potensi bisnis udang galah (2), harga udang windu (2), usaha pembesaran udang windu (2), biaya budidaya udang (2), benur vaname (2), beli bibit udang galah (2), budidaya usaha tambak udang (2), berita tentang resiko usaha (2), asumsi usaha udang galah (2), Manfaat budidaya udang galah (2), usaha udang vaname (2), Prospek Udang vaname (1), prospek budidaya udang vaname (1), prospek budidaya udang (1), peluang usaha pembesaran udang vannamei (1), prospek bisnis pertambakan (1), proposal usaha udang udang (1), proposal pakan udang (1), peluang usaha udang windu (1), Prospek usaha tambak udang windu (1), pupuk buat budidaya udang vanami (1), usaha tambak ikan beserta resikonya (1), usaha budidaya udang vaname (1), Untung rugi investasi tambak udang (1), ukm udang vanami (1), udang vanamie (1), titik kritis usaha lobster (1), beli udang galah (1), tips budidaya udang vannamei (1), tahapan memelihara udang windu (1), sr udang windu (1), resiko usaha pembudidayaan (1), resiko usaha lobster (1), resiko tambak (1), tips udang vannamei (1), pakan udang bago (1), cari benih udang galah (1), cara usaha tambak udang (1), cara pembenihan benur vanami (1), cara membuat pakan vaname (1), cara buat pakan udang vannamei (1), cara berbisnis tambak udang (1), artikel bisnis tambak udang (1), bisnis udang vanami (1), bisnis udang benur (1), biaya ternak udang (1), biaya budidaya tambak udang (1), bagan sistem perikanan tentang input dan output lobster (1), artikel tentang contoh resiko usaha beserta jenis risiko yang berbeda (1), artikel risiko usaha dalam bisnis udang (1), artikel resiko peternak (1), cari udang (1), contoh contoh resiko usaha tambak udang (1), contoh operasional budidaya udang vannamei (1), menghitung biaya produksi budidaya udang (1), manfaat budi daya tambak (1), kliping berita risiko usaha (1), keuntungan tambak udang (1), kegiatan produksi pembenihan udang benur (1), Kalkulasi biaya produksi budidaya udang (1), investasi tambak udang vaname (1), harga benur untuk budidaya udang (1), harga benur udang vaname (1), harga benih udang windu (1), grafik tambak udang (1), google udang faname (1), gambaran bisnis udang (1), dimana orang menjual bibit udang galah (1), Contoh proposal usaha udang vaname (1), artikel resiko dalam usaha tempe (1)

Artikel Terkait:

  1. Persyaratan Perdagangan Internasional dalam Usaha Budidaya Udang ( Lobster dan Udang)
  2. RESIKO-RESIKO DALAM USAHA BUDIDAYA AYAM PETELUR
  3. Tinjauan Bioteknis dalam Usaha Budidaya Udang
  4. Potensi Usaha Budidaya Udang
  5. Teknik Budidaya Udang