Peta Komoditi Nenas / Nanas : Tanaman nenas / nanas dapat tumbuh optimum pada kondisi lahan yang menjamin perkembangan perakaran yang baik. Tekstur tanah yang dikehendaki adalah lempung, lempung berdebu, dan lempung liat berpasir. Nenas / nanas dapat juga ditanam pada tekstur yang lebih halus atau lebih kasar, tetapi kurang baik ditanam pada tanah yang bertekstur terlalu kasar atau terlalu halus. Tanah yang ideal untuk pertanaman nenas adalah tanah yang memiliki kedalaman efektif lebih dari 50 cm. Tanaman nenas juga dapat tumbuh baik pada tanah gambut yang sudah matang (saprik) dengan ketebalan gambut kurang dari 50 cm.

Keadaan hara yang baik untuk tanaman nenas / nanas adalah total N, fosfor tersedia, dan kalium tersedia dalam volume sedang sampai sangat tinggi. Namun demikian, tanaman masih dapat tumbuh pada tanah yang mempunyai total N, fosfor tersedia, dan kalium tersedia rendah dengan syarat adanya pemupukan. Tanaman nenas / nanas dapat tumbuh dengan baik pada daerah datar dengan lereng kurang dari 3%. Pada daerah dengan kemiringan sampai 15% pembuatan teras perlu dilakukan.

Nenas umumnya dikembangkan dari dataran rendah sampai ketinggian 800 m dpl. Tanaman nenas / Nanas dapat tumbuh dengan baik pada daerah dengan curah hujan 600 – 2.500 mm per tahun, tetapi curah hujan yang ideal untuk nenas adalah 1.000 – 1.500 mm/tahun dan suhu yang ideal antara 23 -32oC.

Arahan pengembangan agribisnis nenas / nanas ditujukan untuk memberikan panduan umum bagi para investor dalam pemilihan lokasi kebun yang cocok untuk kegiatan agroindustri tanaman nenas. Arahan pengembangan ini dibuat berdasarkan hasil evaluasi lahan, karakteristik tanah, iklim, letak sentra kebun nenas / nanas, akses dengan pusat pengembangan, dan informasi lain yang diperlukan.

Peta arahan pengembangan menunjukkan lokasi secara umum suatu daerah yang dapat dikembangkan untuk pengembangan perkebunan nenas/ nanas. Peta arahan pengembangan ini diturunkan dari peta hasil studi Tim Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat (Puslittanak) dari beberapa propinsi di Indonesia skala 1:25.000 (1992, 1993), Peta Indikatif Komoditi Hortikultura skala 1:2.000.000 (Direktorat Pertanian Tanaman Pangan, 1991). Untuk mendapatkan informasi keadaan lokasi pengembangan yang lebih detail perlu mengacu pada peta-peta yang lebih detail yang tersedia, terutama peta Arahan Pengembangan yang berskala 1:25.000. image004.jpgPeta-peta ini dapat dijumpai di Puslittanak dan Pusat Kajian Buah-buahan Tropika, Lembaga Penelitian, Institut Pertanian Bogor di Bogor. Meskipun Peta arahan Pengembangan Nenas / Nanas ini telah dibuat, untuk pembukaan perkebunan nenas/nanas masih diperlukan survey lokasi yang lebih detail guna menentukan kondisi topografi, posisi sumber air, dan aksesibilitas, guna menentukan perencanaan teknis kebun yang lebih rinci seperti: lay out kebun, pola penanaman, dosis pupuk, sarana dan prasarana kebun.

Setelah memperhatikan berbagai informasi tentang nenas / nanas dari berbagai sumber, arahan lokasi pengembangan ini dapat dibuat dengan beberapa catatan bahwa di Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku dan Irian Jaya tidak tersedia informasi yang memadai sehingga kosongnya indikasi lokasi di daerah tersebut oleh karena faktor tersebut. Arahan lokasi pengembangan, setelah dipertimbangkan berbagai aspek termasuk aspek infra struktur dan pemasarannya. Terlihat bahwa daerah-daerah yang menjadi sentra produksi untuk komoditi nenas / nanas di Indonesia selama ini adalah Sumatera Utara, Riau, Jawa Barat (Bogor, Sukabumi, Subang dan Bekasi), Jawa Timur (Surabaya) NTT, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Lampung. Adapun daerah yang mempunyai potensi untuk dikembangkan dalam upaya peningkatan produksi adalah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, NTT, NTB, Sulawesi Selatan dan Lampung

Technorati :
Del.icio.us :
Zooomr :
Flickr :

Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :

peta pertanian (20), peta pertanian indonesia (14), gambar peta berskala (12), peta indonesia berskala (11), perkebunan nanas (11), peta hasil perkebunan (5), peta berskala (4), peta pertanian di indonesia (4), peta perkebunan di indonesia (4), kebun nanas bogor (3), peta daerah perkebunan di indonesia (2), PETA KOMODITI PANGAN (2), produksi pertanian nanas (2), potensi pengembangan nanas (2), peta perkebunan kalimantan tengah (2), gambar peta daerah dengan potensi perkebunan karet (2), produksi perkebunan nanas (1), peta komoditas provinsi sulawesi utara (1), peta kawasan tanaman nenas (1), sentra nanas (1), potensi pengembangan buah nanas (1), peta penanaman nanas (1), alamat usaha budidaya nanas di bogor (1), budidaya hortikultura nanas (1), daerah sentra komoditas pertanian jawa barat bogor (1), gambar peta perkebunan (1), kebun buah nanas bogor (1), kebun nanas di jawa timur (1), kebun nanas di sumatera utara (1), kebun nenas usaha (1), komoditas nenas subang (1), lokasi kebun nanas sumatra utara (1), lokasi komoditi nanas (1), penelitian tentang nanas (1), perkebunan nanas di sukabumi (1), perkembangan buah nanas (1), perusahaan agribisnis nanas (1), sentra tanaman nenas (1)

Artikel Terkait:

  1. Teknik Budidaya Nenas/Nanas : Penyakit Utama Tanaman Nenas/nanas
  2. Agroklimat dalam Usaha Budidaya Nenas/nanas
  3. Varietas Unggul dalam Usaha Budidaya Nenas/Nanas
  4. Teknik Budidaya Nenas/Nanas : Penanganan Pasca Panen
  5. KONDISI MIKRO INDUSTRI BERBASIS KOMODITI NENAS