Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang sangat penting kontribusinya dalam perekonomian Indonesia. Berdasarkan harga konstan 1993, kontribusi sektor pertanian terhadap PDB tahun 1998 mencapai 17,20 persen (Anwar, 1999). Terjadinya krisis ekonomi, hanya sektor pertanian dan industri pengolahan migas yang menunjukkan tingkat pertumbuhan yang positif yaitu masing-masing sebesar 0,22 persen dan 1,84 persen. Dilain pihak sektor lainnya seperti industri pertambangan dan penggalian, pengolahan non migas, pembangunan, jasa (perdagangan – restoran – hotel, transportasi – komunikasi), pembangunan, keuangan – kepemilikan – bisnis jasa menunjukkan pertumbuhan yang negatif.

Perkembangan ekonomi pada pertengahan tahun 1980-an dengan orientasi pembangunan industri ekspor non migas telah mempengaruhi struktur pekerjaan dan pola mobilitas penduduk. Jumlah penduduk aktif ekonomis meningkat setiap waktu searah dengan pertumbuhan populasi, khususnya golongan penduduk usia kerja. Secara nasional selama tahun 1995-1998, persentase penduduk bekerja terhadap penduduk aktif ekonomis menunjukkan peningkatan dari 92,76 persen menjadi 94,54 persen. Begitu pula untuk Jawa dan Luar Jawa masing-masing menunjukkan peningkatan sebesar 1,32 persen dan 2,44 persen. Hal yang sebaliknya terjadi pada persentase penduduk tidak bekerja terhadap penduduk aktif ekonomis menunjukkan penurunan sebesar 1,78 persen (nasional) yang terdiri dari penurunan sebesar 1,32 persen (Jawa) dan 2,44, persen (Luar Jawa).

Sarana produksi pertanian (saprotan) merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam mendukung perkembangan atau kemajuan pertanian terutama untuk mencapai tujuan terciptanya ketahanan pangan. Pupuk dan pestisida (obat-obatan pertanian) adalah sarana produksi pertanian utama yang paling banyak diperlukan petani dalam kegiatan pertanian. Pupuk dalam hal ini terdiri dari pupuk organik (kompos, kotoran hewan, kasting, dan pupuk hijau) dan pupuk anorganik (urea, ZA, TSP, SP36 dan KCL). Sedangkan pestisida meliputi, herbisida, insektisida, fungisida, dan lainnya.

Dengan semakin berkembangnya dan semakin majunya sistem pertanian di Indonesia, kombinasi yang tepat dari penggunaan sarana produksi pertanian, khususnya pupuk dan pestisida merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan, sehingga permintaan sarana produksi pertanian (saprotan) yang terus meningkat dapat dipenuhi dengan terpenuhinya prinsip enam Tepat yaitu, tepat jumlah/dosis, tepat jenis, tepat harga, tepat mutu/kualitas, tepat waktu aplikasinya, dan tepat tempatnya (pupuk tersedia di kios saprotan).

Dihapuskannya subsidi dan dibebaskannya tataniaga pupuk pada 1 Desember 1998, menyebabkan selain harga pupuk makro utama (urea, SP-36, ZA, dan KCL) menjadi mahal, ketersediaan pupuk terutama jenis SP-36 dan KCL yang berasal dari impor menjadi langka. Seringkali jumlah yang tersedia tidak sesuai dengan jumlah yang diminta /diharapkan, sehingga petani sebagai pelaku utama dari pertanian menjadi kesulitan untuk mencari pupuk. Akibatnya, kegiatan pertanian menjadi terganggu dan hasil produksi pun menjadi tidak optimal. Terlebih lagi para petani saat ini sangat tergantung pada pupuk dalam meningkatkan hasil produksinya, terutama sejak diterapkannya panca usaha tani setelah terjadinya Revolusi Hijau pada tahun 1970-an.

Pupuk, pestisida, dan sarana produksi lainnya seperti alat-alat pertanian, umumnya disediakan oleh pengecer yang biasanya berbentuk koperasi atau usaha dagang. Toko/kios saprotan merupakan salah satu usaha dagang yang banyak berada di sekitar petani yang menyediakan saprotan yang dibutuhkan petani. Dengan demikian, kios saprotan merupakan lembaga yang sangat penting bagi petani di dalam menyediakan saprotan. Namun kenyataannya seringkali fungsi lembaga ini menjadi terganggu yang disebabkan karena faktor teknis maupun ekonomis sehingga tidak tercapainya prinsip enam T yaitu tepat jumlah/dosis, tepat jenis, tepat harga, tepat mutu/kualitas, dan tepat waktu, terutama tepat waktu dan tepat jumlah dengan yang diharapkan.

Seringkali pada awal musim tanam, dimana petani sangat membutuhkan saprotan, toko/kios saprotan tidak mampu melayani petani, baik karena jumlahnya yang kurang dari yang diperlukan, ataupun karena tidak mampu menyediakan saprotan sama sekali. Hal itu disebabkan karena terhambatnya pasokan dari distributor maupun sub distributor yang telah ditunjuk, sedangkan distributor/sub distributor sangat tergantung pada pabrik pupuk (PT. PUSRI, PT. KUJANG, PUPUK KALTIM) yang melayani pupuk sesuai dengan wilayahnya masing-masing sampai lini III (tingkat kabupaten). Hal ini sejalan dengan diberlakukannya SK Menperindag No. 38 tahun 1996 tentang pengadaan dan penyaluran pupuk. Hal lain yang dapat menyebabkan terganggunya ketersediaan sarana produksi terutama pupuk adalah adanya distributor/sub distributor yang tidak bertanggung jawab yang menjual pupuk ke daerah yang bukan wilayah kerjanya. Hal ini pernah terjadi di Jawa Barat sekitar tahun 2000 – 2001 dimana seharusnya distributor/sub distributor melayani pengecer di wilayah Jawa Barat, yang terjadi malah melayani wilayah Jawa Tengah. Hal tersebut dapat terjadi karena selain harga di Jawa Tengah lebih baik, juga pembeli di wilayah Jawa Tengah memiliki rasa fanatisme yang tinggi terhadap jenis pupuk tertentu yang diproduksi dan diperuntukkan untuk wilayah Jawa Barat.

Masalah lainnya yang sering dirasakan para pemilik/pengelola toko/kios saprotan adalah dalam hal pembayaran. Petani biasanya melakukan pembayaran setelah panen selesai sehingga perlu waktu “tunggu”, padahal di sisi lain toko/kios saprotan juga memerlukan dana tunai untuk membeli barang untuk penjualan berikutnya bahkan apabila memungkinkan, dapat membeli barang untuk stok. Hal ini seringkali menjadi masalah karena modal yang dimiliki para pemilik/pengelola toko/kios saprotan sangat terbatas.

Selain hal di atas, masalah lain yang sering terjadi adalah jumlah yang tertulis di kemasan tidak sesuai dengan jumlah yang sebenarnya. Apabila hal itu terjadi, kerugian ada di pihak toko/kios saprotan, padahal keuntungan yang diperoleh toko/kios saprotan yang berfungsi sebagai pengecer relatif sangat kecil dibandingkan pedagang yang lebih besar (distributor/sub distributor). Begitu pula dengan kemasan yang seringkali sudah rusak dan usang. Tidak sesuainya jumlah yang ada di kemasan dan kemasan yang rusak dan usang, merupakan hal yang sulit terkontrol. Hal tersebut dapat terjadi apabila pembelian dilakukan melalui pesanan, terutama pesanan dalam jumlah relatif besar.

Dari uraian di atas terlihat bahwa toko/kios saprotan merupakan lembaga yang sangat penting yang berhubungan langsung dengan petani dalam hal penyediaan sarana produksi pertanian (saprotan). Dengan kata lain, toko/kios saprotan berperan sebagai “agent of development” dalam menunjang keberhasilan pembangunan pertanian. Oleh karena itu perlu diketahui bagaimana karakteristik industri toko/kios saprotan baik skala kecil maupun menengah, dikaji dari aspek teknis dan aspek pasar yang meliputi pembelian dan penjualan saprotan, aspek finansial, prospek dan tingkat resiko yang dihadapi industri toko/kios saprotan tersebut.

Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :

saprotan (152), peluang usaha dagang (88), sarana produksi pertanian (85), sarana produksi (31), Usaha toko pertanian (25), peluang dagang (23), Peluang bisnis dagang (22), bisnis toko pertanian (20), toko saprotan (17), toko pertanian (16), Peluang usaha toko pertanian (13), grosir obat pertanian (12), kios pertanian (12), distributor pupuk pertanian (12), usaha kios pupuk (12), pengertian sarana produksi (11), Prospek toko pertanian (11), cari peluang usaha pupuk (10), peluang toko pertanian (10), daftar harga pupuk urea (9), pengertian sarana produksi pertanian (7), saprotan adalah (7), peluang usaha pestisida (7), bisnis pestisida (6), sarana produksi pertanian adalah (6), apa itu saprotan (6), daftar harga saprotan (5), bisnis perdagangan (5), memulai usaha toko tani (5), distributor herbisida (5), cara berdagang pupuk (4), grosir perlengkapan petani (4), toko pertanian jawa timur (4), analisis usaha kios pertanian (3), @petrokimia-gresik com loc:US (3), menjadi agen obat pertanian (3), www distributorobatpertanian com (3), cara mengembangkan bisnis toko pertanian (3), distributor pupuk pestisida (3), cara menjadi agen obat pertanian (3), syarat menjadi pengecer pupuk urea (3), Grosir obat pertanian jatim (3), 20 peluang usaha perdagangan (3), keuntungan toko pertanian (3), usAha perdagAngan pupuk dan obat pertAnian (3), cara menjadi distributor pupuk (2), contoh toko pertanian (2), Cara mendirikan kios obat/pupuk pertanian (2), Tips buka toko pertanian (2), pengertian sarana pertanian (2), pengertian obat pertanian (2), pengertian usaha panca tani (2), distributor obat pertanian jawa timur (2), distributor obat pertanian jatim (2), pupuk pestisida (2), distributor toko obat pertanian di jawa timur (2), proposal buka kios (2), sarana alat pertanian (2), daftar harga obat obatan pertanian (2), daftar harga alat pertanian (2), spesifikasi pertanian (2), SUPLIER OBAT PERTANIAN WILAYAH SOLO (2), contoh proposal penjualan pupuk (2), penyediaan sarana produksi pertanian (2), contoh pertanian & perdagangan (2), syarat menjadi pengecer resmi pupuk subsidi (2), Pengusaha saprotan adalah (2), prospek perkembangan benih tanaman di kaltim (2), usaha pupuk dan obat-obatan tanaman (2), maubukakiospertanianresmi (2), bisnis pupuk dan alat pertanian (2), www agen pestisida (2), peluang usaha di pertanian (2), peluang usaha bisnis obat pertanian (2), kulakan pupuk (2), artikel sarana produksi pertanian (2), membuka toko pertanian (2), usaha dagang peralatan petani (2), analisis usaha toko pertanian (2), Alamat Kios pupuk daerah serpong (2), analisa usaha penyalur pupuk (2), usaha toko saprotan (2), toko pertanian jatim (2), bisnis sarana pertanian (2), memulai usaha toko pupuk (2), peluang usaha toko pestisida (2), toko pestisida (2), cara jd distributor obat pertanian (2), cara berjualan pupuk (2), Toko grosir obat pertanian (2), cara membuka bisnis sektor agribisnis (2), prosentase pengguna obat-obatan di indonesia (1), modal usaha toko pupuk (1), perusahaan pestisida pertanian (1), proposal perdangan kios (1), proposal pendirian usaha perdagangan obat - obatan pertanian (1), pabrik obat obat pertanian di indonesia (1), Persyaratan untuk menjadi kios resmi pupuk bersubsidi (1), nyari tempat distributor pupuk d surabaya (1), pabrik herbisida jawa barat (1), Proposal usaha toko pertanian (1), proposal supplier pertanian (1), obat pestisida ZA (1), proposal permohonan alat pertanian (1), obat obatan pertanian (1), Obat obat pertanian yang bagus (1), obat dan pupuk pertanian yg paling bagus (1), prosedur menjadi distributor pusri (1), proposalpenjualan pupuk (1), proposal penjualan pupuk (1), pengertian grosir agen (1), peluang jadi distributor di kalimantan barat (1), pabrikan mencari distributor herbisida (1), pabrikan obat pertanian (1), penyalur obat-obatan pertanian (1), pengertian agen herbisida (1), peluang usaha sarana pertanian (1), pengertian sarana produksi agribisnis (1), peluang wirausaha pertanian saat ini (1), pengertian perdagangan saprotan (1), pengertian peluang/prospek (1), pemasok barang saprotan di surabaya (1), pembukuan kios pertanian (1), pengajuan modal yang dibutuhkan usaha dalam bidang pertanian (1), pengertian obat obatan dalam pertanian (1), penyalur obat-obatan pertanian jawa tengah (1), peluang usaha distributor jawa timur (1), pergertian sarana produksi (1), panca usaha tani dalam pertanian (1), persyaratan buka kios tani (1), peluang bisnis bidang pertanian (1), persyaratan buka kios pupuk bersubsidi (1), persentase perkembangan distributor (1), persen hasil produksi pertanian nasional (1), Peluang bisnis insektisida (1), permohonan jadi pengecer resmi pupuk (1), permasalahan yang sering muncul dalam tataniaga pertanian (1), permasalahan dalam usaha tani nanas (1), penyalur sarana pertanian (1), pengertian dan macam macam usaha agraris atau pertanian (1), tips menjadi agen alat pertanian (1), toko pestisida dan fungisida lengkap dan harganya (1), toko pestisida dan pupuk (1), toko pestisida jawa timur (1), toko pupuk dan pestisida serpong (1), toko pupuk obat pertanian (1), toko pupuk tidak resmi (1), toko sarana produksi perikanan (1), trik bisnis saprotan (1), toko pertanian serpong (1), usaha jual beli pupuk (1), tips usaha distributor pupuk (1), tips usaha toko pertanian (1), toko agen pestisida (1), toko obat petani di jawa timur (1), toko obat petani di surabaya (1), toko penjual pupuk za di surabaya (1), toko perlengkapan petani (1), toko pertanian gresik (1), trik membuka bisnis pupuk (1), trik menjual obat pertanian (1), usaha alat dan obat pertanian (1), www agenpupukkaltim com (1), www cara jadi agen pupuk (1), www distributor herbisida com (1), www mencari agen obat pertanian com (1), www obat pertanian Com (1), www peluang agen pestisida (1), www tempat pabrik obat pertanian com (1), www tip usaha toko pertanian (1), www agen penyedia obat obatan pertanian di jawa barat (1), wira usaha jual pupuk (1), usaha buka kios pupuk (1), usaha grosir obat pertanian (1), usaha jual pertanian (1), Usaha mendirikan kios sarana pertanian (1), usaha meningkatkan produksi pertanian di jawa yang paling tepat (1), usaha obat2n pertanian (1), usaha perdagangan besar dan kcl transportasi dan komunikasi (1), usaha toko obat dan bibit pertanian (1), \struktur organisasi perusahaan pestida (1), prospek usAhA dAgang sAprotan (1), reseller saprotan (1), resiko perdagangan pestisida (1), resiko toko pertanian (1), salah satu contoh pupuk anorganik (pupuk pabrik) adalah (1), saprotan usaha jamur (1), sarana obat pertanian (1), tempat glosir pupuk urea (1), sarana produksi pertanian di samarinda (1), pusat pengobatan pertanian di surabaya (1), pusat pengecer obat pertanian (1), prospek usaha obat pertanian (1), prospek usaha perdagangan di kalimantan timur (1), prospek usaha saprotan (1), prospek usaha untuk jenis usaha pestisida dan herbisids (1), pupuk pertanian samarinda (1), pupuk saprotan (1), pupuk tsp dan sp36 (1), pusat grosir toko pertanian (1), SARANA PRODUKSI PERTANIAN PDF (1), sarana produksi pertanian pupuk pestisida (1), sarana produksi tani mencakup apa saja (1), syaratmembukakiospertanian/pengecerpupuk (1), tempat distributor obat pertanian di wilayah jawa tengah (1), tempat grosir pestisida (1), tempat kulakan peralatan pertanian (1), tip memulai bisnis obat pertanian (1), tips buka toko pestisida dan pupuk untuk pertanian (1), TIPS BUKA USAHA TOKO OBAT PUPUK (1), Tips membuka toko obat dan alat pertanian (1), syaratjadikiosresmipupukbersubsidi (1), syarat menjual pupuk subsidi (1), SARAna produksi yaitu (1), sarat usaha toko pertanian (1), surabaya alamat agen obat pertanian (1), Syarat jd distributor pupuk pusri (1), syarat membuka kios resmi pupuk bersubsidi (1), syarat menjadi agen pupuk pusri (1), syarat menjadi distributor pupuk bersubsidi (1), Syarat menjadi pengecer resmi pupuk bersubsidi (1), tips membuka toko pertanian dan perternakan (1), cara berbisnis obat pertanian (1), cara menjadi distributor pupuk poska (1), cara menjadi distributor pupuk urea (1), cara menjadi kios obat pertanian (1), cara menjadi pengecer pupuk bersubsidi (1), cara menjadi pengecer pupuk pertanian (1), cara menjadi pengecer resmi pupuk bersubsidi (1), cara menjadi pengecer resmi pupuk subsidi (1), cara menjadi penyalur pupuk bersubsidi (1), cara menjadi penyalur pupuk pusri (1), Cara menjadi agen pupuk pertanian (1), Cara mendirikan kios pupuk/obat pertanian (1), cara buka kios pupuk subsidi (1), cara jadi agen pupuk urea (1), cara jadi agen resmi pupuk bersubsidi (1), cara jadi distributor pupuk pusri (1), cara jadi pengecer resmi pupuk kaltim (1), cara membuaka kios pupuk (1), cara membuka kios pupuk petrokimia gresik (1), CARA MEMBUKA TOKO PUPUK (1), Cara memulai bisnis penyalur pupuk (1), Cara menjual obat obat pertanian (1), cara produksi penjualan pupuk (1), contoh proposal usaha dagang bahan pertanian (1), contoh proposal usaha pabrik pupuk (1), contoh proposal usha pengembangan produksi dan pemasaran pupuk urea (1), daftar distributor obat pertanian pt petrosida gresik (1), daftar harga alat alat pertanian (1), daftar harga beli urea d jawa tengah? (1), Daftar harga obat pestisida (1), daftar harga obat-obatan pertanian (1), daftar harga pupuk jawa barat (1), contoh proposal usaha bidang usaha distribusi (1), Contoh Proposal tentang penjualan pupuk anorganik (1), Cara untuk menjadi agen pupuk subsidi (1), contoh makalah komunikasi bisnis tentang pertanian pangan (1), contoh panca usaha tani (1), contoh perdagangan resmi (1), contoh pertanian di kalimantan barat (1), contoh produksi pertanian (1), contoh proposal bantuan pembuatan kios (1), contoh proposal bantuan sarana pertanian (1), contoh proposal biaya usaha kios (1), Daftar harga pupuk wil jateng (1), Agen ljlum urea kalbar (1), alamat grosir obat obatan pertanian jatim (1), alamat lengkap distribusi obat obatan pertanian (1), alamat lengkap ukm jawa barat (1), alamat pabrik pupuk di jawa tengah (1), alamat produsen pupuk dan obat pertanian (1), Alamat resmi distributor pupuk KALTIM di JATIM (1), alamat toko alat pertanian di serpong (1), Alamat toko obat pertanian d SBY (1), alamat toko pupuk (1), Alamat distributor resmi pupuk KALTIM di JATIM (1), alamat distributor obat pertanian (1), agen obat dan alat pertanian (1), agen penyalur sarana petani di daerah (1), agen pestisida dan fungisida lengkap (1), agen pupuk jawatengah (1), Agen pupuk kaltim (1), agen resmi pupuk phonska tahun 2012 (1), agen-agen pestisidajawatimur (1), alamat distributor herbisida roundup di kabupaten Gresik (1), alamat distributor jawa tengah pupuk urea (1), Alamat toko toko pertaniaan di sby (1), alat - alat tata niaga pertanian/peternakan (1), bagaimana peranan sarana produksi untuk meningkatkan hasil pertanian (1), Bantuan modal usaha sarana pertanian (1), Bina ukm toko pupuk dan pertanian (1), bisnis alat pertanian (1), Bisnis dagang dikalimantan (1), bisnis dan perdagangan pertanian (1), bisnis kios pupuk (1), bisnis obat obatan pertanian (1), Bisnis peralatan pertanian (1), bagaimana mulai usaha oabat pertanian (1), bagaimana cara mendaftar untuk menjadi kios resmi pupuk kaltim (1), alat pertanian dijawa barat (1), analisa prospek usaha pestisida dan herbisida (1), analisis mengenai panca usaha tani (1), analisis usaha toko saprotan (1), aplikasi pembukuan toko saprotan (1), artikel bidang produksi pertanian (1), artikel teori peluang dagang (1), Bagaima cara mendirikan kios peralatan tani (1), bagaimana cara bisnis pupuk dan pestisida (1), bisnis perlengkapan pertanian (1), Grosir pupuk pusri (1), jadi agen pupuk urea (1), Jelaskan pengusaha sarana produksi pertanian (1), jenis jenis obat pertanian dan fungsi obat (1), jenis obat pertanian (1), jenis usaha obatan pertanian (1), jenis usaha pestisida dan kios pupuk (1), jual distributor obat pertanian (1), jual pupuk urea jawa barat (1), Jual pupuk ZA wil jateng (1), istilah obat obatan dalam pertanian (1), ingin jadi pengecer resmi pupuk (1), grosir pupuk untuk pertanian (1), grosir sarana pertanian di jabar (1), hambatan sistem penjualan pupuk non subsidi (1), harga grosir pupuk phoska distributor (1), harga insectisida pertanian (1), harga obat obatan pertanian (1), harga pupuk phonska urea sp36 dan kcl (1), info obat-obat pertanian (1), INGIN JADI AGEN PRODUK PERTANIAN PETERNAKAN PERKEBUNAN PUPUK HERBISIDA FUNGSIDA (1), jualpestisidadijawatimur (1), jumlah persentase sektor pertanian (1), makalah permasalahan pertanian dalam modal (1), makalah- usaha penjualan pupuk (1), membuat usaha grosir pupuk (1), membutuhkan supplier hasil pertanian (1), memulai bisnis pupuk dan pestisida (1), memulai usaha toko pupuk dan obat pertanian (1), mencari peluang usaha hasil tani (1), menjadi agent pertanian (1), merintis bisnis pupuk pertanian (1), macam sarana produksi pertanian (1), macam nama pupuk harga glosir (1), keuntungan bisnis kios pertanian (1), kiat bisnis obat pertanian (1), kiat memulai usaha toko pertanian (1), kiat usaha toko pertanian (1), koperasi saprotan (1), laba usaha dagang pertanian (1), latar belakang sarana produksi (1), latar belakang usaha agen pupuk (1), macam macam produksi pertanian (1), Modal bisnis obat pertanian (1), daftar harga urea jawa tengah? (1), Distributor obat pertanian dijatim (1), distributor obat pertanian dijawa timur (1), distributor obat pertanian jateng (1), distributor obat2 hewan (1), distributor perlengkapan pertanian (1), distributor pestisida pertanian (1), distributor pestisida utk wilayah jateng (1), distributor petisida dan alat pertanian (1), distributor pupuk di jawa tengah (1), distributor insektisida pertanian (1), distributor herbisida di klaten (1), daftar obat-obatan untuk tanaman pertanian (1), daftar penyalur pupuk pusri (1), daftar pestisida pertanian (1), daftarharga alat pertanian (1), dagang pupuk pertanian (1), data harga dan produksi barang jawa tengah (1), distribotor obat pertanian jatim (1), distributor alat pertanian di jawa timur (1), distributor dan suplier obat-obatan pertanian (1), distributor pupuk kaltim (1), distributor pupuk perkebunan (1), grosir obat pertanian di jawa timur (1), grosir obat pertanian gresik (1), grosir obat pertanian jawa tengah (1), Grosir obat pertanian solo (1), grosir pestisida (1), grosir pupuk dan obat pertanian (1), grosir pupuk dan obat-obatan pertanian (1), grosir pupuk KCL (1), grosir pupuk pertanian (1), grosir insektisida dan fungisida (1), grosir herbisida pertanian (1), Distributor pupuk pertanian jawa tengah (1), Distributor pupuk urea di jawa barat (1), distributor saprotan jawa timur (1), distributor sarana produksi pertanian (1), distributor sp-36 (1), distributor toko obat pertanian di jawa tengah (1), distributorobat-obatanpertanian (1), fungsi obat2 pertanian (1), grosir alat-alat pertanian di jawabarat (1), grosir pupuk phonska (1)

Artikel Terkait:

  1. Perdagangan Dalam Negeri Usaha Bahan Bangunan
  2. Teknik Budidaya Nenas/Nanas : Sarana
  3. Jenis Perdagangan Bahan Bangunan
  4. Peluang Usaha Perdagangan dan Industri Pupuk
  5. Kebijakan Pemerintah terhadap Pupuk Anorganik