ASPEK PEMASARAN Kondisi Persaingan Ekonomi Nenas / Nanas Secara Global : Nenas / Nanas merupakan salah satu dari empat komoditi buah tropika yang paling banyak diperdagangkan secara internasional. Produksi Nenas / Nanas dunia lebih dari 13 juta ton, dengan volume perdagangan internasional mencapai 1 juta ton. Volume perdagangan internasional Nenas / Nanas adalah terbesar kedua setelah pisang.

Pada tahun 2000 produksi Nenas / Nanas dunia adalah sekitar 13,5 juta ton, dimana sepertiganya diolah dalam industri dan sebagian lagi dikonsumsi langsung secara segar. Produksi Nenas / Nanas pada tahun 2000 turun 1,2% dibanding tahun 1999 yang mencapai 13.768 juta ton. Thailand adalah produsen terbesar dunia dengan kontribusi sebesar 16,88%, diikuti oleh India (10,66%) dan Filipina (11,28%). Negara-negara produsen Nenas / Nanas utama lainnya adalah Brasil (10,02%), Cina (9,76%), Nigeria (6,52%), Meksiko (3,59%) Kolombia (3,01%), serta Amerika Serikat, Indonesia dan Vietnam masing-masing sekitar 2,00%. Selain itu beberapa negara lainnya, yakni Australia, Malaysia, Afrika Selatan dan Venezuela juga memproduksi Nenas / Nanas dengan kontribusi yang lebih sedikit (Ti, 2000).

Produsen utama nenas / nanas pada tahun 2000 adalah Thailand (2,28 juta ton), India (1,44 juta ton), Filipina (1,52 juta ton), Brazil (1,35 juta ton), dan Indonesia (317,00 ribu ton). Perdagangan internasional Nenas / Nanas pada tahun 1999 mencapai 1,05 juta ton, dengan pengekspor utama pada tahun 1999 adalah Kosta Rika (353,00 ribu ton), Pantai Gading (183,00 ribu ton) dan Filipina (127,00 ribu ton). Pada Gambar 13 menunjukkna bahwa ekspor Nenas / Nanas Indonesia baru mencapai seribu ton. Sedangkan negara pengimpor Nenas / Nanas terbesar adalah Uni Eropa (445,00 ribu ton), Amerika Serikat (283,00 ribu ton) dan Jepang (90,00 ribu ton).

Nilai perdagangan Nenas / Nanas dunia pada tahun 1999 mencapai US$ 422,74 juta atau meningkat 13,10% dibanding dengan nilai perdagangan tahun 1998 yang hanya mencapai US$ 373,80 juta. Nilai ekspor Kosta Rika sebesar US$ 132,00 juta diikuti oleh Pantai Gading sebesar US$ 51,00 juta. Perancis US$ 63,90 Juta, Belgia US$ 46,00 juta, dan Filipina US$ 22,80 juta, sedangkan Indonesia berada pada urutan ke-11 dengan nilai ekspor sebesar US$ 728,00 ribu atau sekitar 0,17% dari pangsa pasar dunia.

Nilai impor dunia pada tahun 1999 mencapai US$ 584,00 juta atau naik sebesar 15,95% dari nilai impor dunia tahun 1998 yang hanya sebesar US$ 504,4 juta. Nilai impor Nenas / Nanas dunia sebesar 24,82% atau sama dengan US$ 145,2 juta berasal dari USA yang diikuti oleh Perancis sebesar US$ 89,6 juta, Jepang sebesar US$ 44,0 juta dan Belgia sebesar US$ 54,6 juta.

Nenas / Nanas merupakan buah tropika yang diperjual belikan secara luas dan kebanyakan dalam bentuk olahan. Walaupun porsi produksi Nenas / Nanas yang diolah hanya 1/3 dari total produksi dunia, tetapi nilai perdagangannya mencapai 2/3 dari total nilai perdagangan Nenas / Nanas dunia. Pada tahun 1996 misalnya, perolehan dari ekspor Nenas / Nanas mencapai US$ 1,65 milyar, dimana senilai US$ 1,17 milyar adalah dari penjualan produk Nenas / Nanas olahan, dan US$ 478,9 juta adalah dari perdagangan buah Nenas / Nanas segar.

Namun demikian, laju pertumbuhan ekspor produk Nenas / Nanas terutama konsentrat Nenas / Nanas pernah meningkat 10,0% setiap tahunnya selama periode 1980-an, dan kemudian mengalami penurunan sedikit pada periode 1990-an. Laju pertumbuhan permintaan impor Nenas / Nanas olahan untuk produk volume rendah tetapi memiliki harga tinggi tetap tidak berubah atau meningkat sedikit sekali, sedangkan Nenas / Nanas meningkat 1,0% dari 3,1% menjadi 4,1%. Data terakhir tahun 1996 memperlihatkan bahwa Thailand adalah negara pengekspor Nenas / Nanas olahan tertinggi, disusul oleh Filipina, Taiwan, Indonesia, Malaysia, Kenya, Australia dan Afrika Selatan (Ti, 2000).

Selain itu permintaan dunia atas buah Nenas / Nanas segar telah meningkat secara nyata pada periode tahun 1999-an sebagai akibat dari kombinasi peningkatan jaminan distribusi melalui supermarket dan meningkatnya kesadaran konsumen akan nilai gizi Nenas / Nanas. Pertumbuhan permintaan impor rataan pada periode 1990-an adalah 11,6% yang meningkat 47,0% dibandingkan pertumbuhan permintaan impor selama tahun 1980-an.

Pada tahun 1999 volume ekspor Nenas / Nanas kaleng dunia mencapai 1,0 juta ton dengan negara pengekspor utama adalah Thailand sebanyak 486.260 ton (45,86%), Filipina sebanyak 183.425 ton (17,30%) dan Indonesia sebanyak 136.115 ton (12,84%). Di lain pihak negara tujuan impor Nenas / Nanas kaleng utama dunia adalah Amerika Serikat yang mampu menyerap Nenas / Nanas kaleng sebanyak 341.807 ton atau sama dengan 50,60% dari total impor dunia, sedangkan Jerman mengimpor sebanyak 110.869 ton (16,41%), Jepang sebanyak 57.158 ton (8,46%), sedangkan Inggris dan Belanda masing-masing sekitar 50.000 ton atau sama dengan 7,00% total impor dunia.

Nilai perdagangan ekspor Nenas / Nanas kaleng dunia pada tahun 1999 mencapai US$ 675,5 juta dengan kontribusi terbesar berasal dari Thailand dengan nilai ekspor US$ 313,6 juta diikuti oleh Filipina senilai US$ 82,4 juta dan Indonesia sebesar US$ 85,3. Sedangkan nilai perdagangan impor Amerika Serikat adalah sebesar US$ 290.188 ribu, Jerman US$ 90.665, dan Jepang US$ 53.971.

Produk buah Nenas / Nanas dari negara-negara di Asia Pasifik seperti Thailand, Malaysia, Filipina, Hawaii yang kualitasnya lebih baik dapat menjadi ancaman serius. Demikian pula meningkatnya standar mutu yang dikehendaki konsumen dan lambatnya perkembangan agribisnis buah Nenas / Nanas nasional merupakan ancaman yang harus dihadapi.

Technorati :
Del.icio.us :
Zooomr :
Flickr :

Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :

pemasaran nanas (35), pemasaran nenas (24), produksi nanas (17), pemasaran buah nanas (11), produksi nanas di indonesia (5), produksi buah nanas (3), produksi nanas tahun 2011 (2), produksi nanas 2011 (1), produksi nanas indonesia (1), produktifitas nenas (1), Artikel marketing global ekspor (1), perdagangan internasional dan pemasaran global (1), Pemasaran nenas di indonesia (1), nenas dunia internasional (1), INDONESIA MENGIMPOR NENAS (1), ekspor nanas segar (1), c0ntoh artikel ekonomi (1), artikel tentang marketing international (1), produktivitas nanas indonesia (1)

Artikel Terkait:

  1. Teknik Budidaya Nenas/Nanas : Penyakit Utama Tanaman Nenas/nanas
  2. Peta Komoditi Nenas / Nanas dalam Usaha Budidaya Nenas / Nanas
  3. Permasalahan dalam Industri Pengalengan Nenas / Nanas
  4. Teknik Budidaya Nenas/Nanas : Penanganan Pasca Panen
  5. Teknik Budidaya Nenas/Nanas : Panen