Teradapat Peluang Usaha dalam Botol Minyak Atsiri
Minyak atsiri merupakan salah satu komoditas ekspor yang bernilai tinggi, yang dihasilkan dari proses penyulingan bagian tumbuh-tumbuhan berupa akar, batang, daun dan bunga. Indonesia merupakan negara pengekspor minyak atsiri yang menduduki peranan penting dan pada tahun 2000 nilai ekspor komoditas minyak atsiri Indonesia menempati urutan ke-3 setelah Perancis dan China. Pada periode 1997 – 2001 perkembangan ekspor minyak atsiri berfluktuasi, tetapi secara rata-rata meningkat sebesar 9,8 % per tahun. Walaupun demikian peranannya masih rendah dibandingkan dengan ekspor produk agroindustri hasil perkebunan rakyat yang lain, yaitu hanya sebesar 3 % (Machfud, 2001).
Indonesia memiliki kurang lebih 40 jenis tanaman penghasil minyak atsiri, namun baru sekitar 11 jenis yang sudah diusahakan secara komersial, dan dua komoditas minyak atsiri yang mempunyai kontribusi terbesar terhadap nilai dan volume ekspor minyak atsiri Indonesia adalah minyak nilam dan minyak akar wangi. Sampai dengan bulan April 2002 ekspor minyak nilam berjumlah 179,5 ton dengan nilai $ 488.811 dan minyak akar wangi berjumlah 50,2 ton dengan nilai $ 221.859870 (Deperindag, 2002). Selama periode 1997 – 2001 perkembangan nilai ekspor minyak nilam meningkat dengan rata-rata 12,7 % per tahun dan minyak akar wangi sebesar 3,1 % per tahun.
Walaupun kontribusi terhadap pendapatan devisa negara masih relatif kecil, akan tetapi pengembangan industri minyak nilam dan minyak akar wangi adalah penting dan strategis. Hal ini karena usaha agroindustri minyak nilam dan akar wangi masih diusahakan oleh usaha kecil dan menengah (UKM), komoditas minyak nilam dan akar wangi di pasaran dunia mempunyai keunggulan komparatif, dan potensi permintaan dunia masih besar. Minyak nilam dan minyak akar wangi sebagai bahan baku industri parfum dan kosmetika, merupakan salah satu jenis minyak atsiri yang belum ada bahan sintetisnya (Nurdjanah dan Tri Mawarti, 1997). Pengembangan agroindustri minyak nilam dan akar wangi dapat mendorong peningkatan usaha budidaya tanaman (luas areal penanaman dan produksi) yang pada gilirannya dapat meningkatkan pendapatan petani dan perluasan lapangan kerja.
Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :
peluang bisnis minyak atsiri (2), oeluang usaha minyak atsiri (1), paket usaha penyulingan atsiri (1), peluang export minyak atsiri (1), perkembangan ekspor minyak atsiri (1)Artikel Terkait:

Leave a Reply