Perdagangan Minyak Atsiri Dunia
Berdasarkan Badan Pengembangan Ekspor Nasional (2002) yang diolah dari data yang bersumber dari International Trade Center, pada tahun 2000 nilai perdagangan dunia minyak atsiri dunia adalah $ 900.374.000, yang terdiri dari nilai ekspor sebesar $384.567.000 dan nilai impor sebesar $ 515.867.000. Dari total nilai perdagangan dunia tersebut, porsi Indonesia adalah sebesar 4,43 %, dan termasuk dalam kelompok 10 negara terbesar di dunia.
Dalam periode 1996 -2000 perkembangan perdagangan dunia minyak atsiri rata-rata per tahun adalah sebesar 1,57 %. Apabila ditinjau dari sisi ekspor perkembangan ekspor dunia pada periode tersebut rata-rata perkembangan per tahun adalah sebesar 0,40 %, sedangkan dari sisi impor perkembangan rata-rata per tahun adalah 2,55%. Nilai dan rata-rata tersebut mencakup komoditas Minyak Nilam, Minyak Akar wangi, Sereh Wangi, Pala, Kayu manis, Jahe, Kapulaga, Adas, dan minyak atsiri lainnya, selain minyak Lavender, Melati, Jeruk, Lemon, Bergamot dan Geranium.
Dalam perdagangan dunia, Indonesia menduduki urutan ke-3 terbesar didunia, setelah Perancis dan Cina. Khusus untuk minyak akar wangi, pada kondisi tahun 2000 Indonesia merupakan pengekspor utama dalam perdagangan dunia yang menduduki urutan pertama dengan kontribusi sebesar 25,74 % dari total nilai ekspor dunia. Indonesia merupakan negara produsen minyak akar wangi dan minyak nilam utama di dunia, dan untuk minyak nilam, Indonesia memasok 80-90 % kebutuhan dunia (Yuhono dan Mauludi, 1998).
Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :
perdagangan minyak atsiri (2), ekspor impor minyak sereh wangi (1), rata-rata impor minyak serai wangi per tahun (1)Artikel Terkait:

Leave a Reply