peluang-usaha-bunga-ukm.gifIndonesia yang berpenduduk lebih dari 200 juta jiwa, saat ini memiliki prioritas utama pembangunan agroindustri pada aspek kelautan, pakan ternak dan hortikultura, termasuk florikultura didalamnya. Florikultura merupakan salah satu subsektor yang memiliki potensi sebagai pusat pertumbuhan baru sektor pertanian. Selain itu florikultura di Indonesia menjadi salah satu industri yang sedang dikembangkan dalam upaya peningkatan kesejahteraan petani, memperluas lapangan pekerjaan, pariwisata serta menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman. Menurut Rachmat (2000) terdapat tiga alasan yang mendukung hal diatas, sebagai berikut (1). Potensi keragaman jenis tanaman hias yang mempunyai nilai ekonomi tinggi, (2). Potensi pasar produk tanaman hias baik domestik maupun ekspor, dan (3). Potensi ketersediaan lahan bagi pengembangan tanaman hias di Indonesia yang masih cukup luas.

Perkembangan florikultura di Indonesia sebenarnya telah dimulai pada akhir 1980-an ketika para petani dapat memenuhi kebutuhan primernya dari usaha tanaman hias. Pengusahaan bunga dan tanaman hias ternyata mampu mengubah pola usaha tani dari sekedar hobby menjadi usaha komersial yang prospektif.

Seiring dengan pertumbuhan perekonomian, pertumbuhan penduduk, pertumbuhan pemukiman dan industri pariwisata maka area produksi tanaman hias pun semakin meningkat walaupun dengan persen peningkatan yang rendah. Pada tahun 1993 area produksi tanaman hias tercatat mencapai 1 823 ha dan pada tahun 1995 menjadi 1 996 ha, atau meningkat satu persen per tahun. Angka peningkatan tersebut masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan Thailand yang mencapai nilai 10 persen per tahun. Namun demikian, sektor diatas menurut ASBINDO (Asosiasi Bunga Indonesia) termasuk tangguh melalui masa krisis ekonomi dan moneter di Indonesia pada tahun 1997-1998.

Direktorat Jenderal Bina Produksi Hortikultura (2001) menyebutkan kebutuhan pasar dalam dan luar negeri pada kenyataannya tidak dapat dipenuhi hingga masih diperlukan impor 5-15% dari total volume yang dibutuhkan. Bahkan, sejak 10 tahun terakhir permintaan akan bunga dan tanaman hias meningkat pesat dari tahun ke tahun, di kota-kota besar tercatat lebih dari 50 juta tangkai bunga potong dibutuhkan setiap tahun untuk mencukupi permintaan pasar ibu kota.

Rendahnya tingkat pertumbuhan usaha bunga dan tanaman hias di Indonesia menurut Rachmat (2000) diduga berkaitan dengan belum terpenuhinya kuantitas dan kualitas benih/bibit bermutu sesuai dengan permintaan pasar serta permasalahan dalam kontinuitas produksi oleh skala kecil yang relatif tertinggal dalam penerapan teknologi, permodalan dan informasi. Disamping hal tersebut sarana penunjang yang sesuai terutama transportasi dan promosi ekspor tanaman hias dan bunga yang masih rendah, serta penelitian dan keterkaitan/komunikasi yang terintegrasi antara peneliti dan pengusaha yang masih rendah menyebabkan Indonesia belum dapat memenuhi dinamika perubahan yang cepat dari selera konsumen terhadap bunga dan tanaman hias. Oleh karena hal tersebut perlu dilakukan kajian yang lebih mendalam terhadap tingkat risiko usaha serta peluang keberhasilan usaha tersebut, baik ditinjau dari aspek produksi maupun aspek pemasarannya.

Salah satu faktor sumber daya dalam pengembangan UKM agroindustri bunga dan tanaman hias adalah modal. Sebagai lembaga perbankan, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) berkepentingan dalam pemberian kredit untuk pengembangan UKM agroindustri ini, oleh karena itu pemberian kredit merupakan kegiatan yang memberikan konstribusi terbesar bagi pendapatan BRI. Walaupun demikian dengan memanfaatkan azas-azas perkreditan yang sehat, maka pengkajian yang mendalam perlu dlakukan terhadap kondisi dan prospek usaha debitur/calon debitur UKM agroindustri tanaman hias dan bunga ini.

Dalam kajian ini dipilih tiga macam komoditas tanaman hias dan bunga, yaitu mawar sebagai tanaman hias potong, krisan sebagai tanaman hias bunga potong maupun pot dan asparagus bintang sebagai tanaman hias daun potong. Pemilihan ini didasari pertimbangan bahwa sejak dekade ini mawar dan krisan merupakan tanaman bunga potong yang termasuk ever lasting demand pada perdagangan internasional maupun nasional, sedangkan aspargus bintang merupakan tanaman hias daun yang sampai saat ini pelaku bisnisnya masih sangat sedikit di Indonesia.

Technorati : , , , , , ,
Del.icio.us : , , , , , ,
Zooomr : , , , , , ,
Flickr : , , , , , ,

Hasil Pencarian Anda di http://BinaUKM.com :

bisnis bunga potong (175), USAHA UKM (135), usaha bunga (66), proposal usaha tanaman hias (66), usaha bunga potong (62), peluang usaha bunga (15), peluang usaha tanaman hias (14), peluang usaha bunga potong (13), proposal usaha bunga (12), bisnis bunga hias (11), proposal usaha bunga hias (8), prospek bisnis bunga potong (7), PELUANG BISNIS BUNGA MAWAR (6), contoh proposal usaha bunga (6), peluang bisnis bunga (4), pengebangan tanaman florikultura (3), florikultura (3), cara bisnis bunga potong (3), prospek mawar sebagai bunga potong (3), proposal pengembangan tanaman hias (2), proposal bunga (2), usaha tanaman hias bunga potong (2), bisnis bunga mawar potong (2), Prospek jual bunga plastik dan hias (1), proposal penelitian pengelolaan usaha bunga potong (1), usaha bunga potong krisan (1), usaha bunga potong di bogor (1), teknologi pasca panen pengembangan florikultura (1), tanaman bunga potong (1), studi tentang usaha tani tanaman hias (1), proposal usaha untuk tanaman hias (1), prospek ukm bunga (1), prosal usaha produksi buga (1), prospek bunga krisan sebagai peluang ekspor (1), permintaan bunga mawar tahun 2010 (1), ekspor-impor bunga mawar di indonesia (1), data produksi tanaman hias potong di indonesia (1), data perkembangan bunga potong di indonesia (1), contoh proposal wirausaha tanaman hias (1), contoh proposal pengembangan tanaman hias (1), contoh proposal budidaya bunga potong (1), contoh makalah peluang bisnis tanaman anggrek (1), aspek-aspek proposal usaha bunga hias (1), industri bunga hias (1), jenis tanaman hias hasil eksport indonesia (1), langkah langkah bisnis bunga potong (1), penyusunan proposal pengembangan bunga potong (1), pengusaha bunga hias\ (1), cara usaha tanaman potong (1), PELUANG BISNIS USAHA TANAMAN HIAS MAWAR (1), peluang bisnis tanaman bunga (1), peluang bisnis bunga kaskus (1), Modal usaha bunga potong (1), LEMBAGA PENUNJANG BISNIS TANAMAN HIAS (1), analisis usaha bunga hias dalam skala rumah tangga (1)

Artikel Terkait:

  1. PROSPEK KOMODITAS BUNGA DAN TANAMAN HIAS
  2. Peluang Usaha Budidaya Mawar (bag.1)
  3. Biaya dalam Usaha Budidaya Bunga dan Tanaman Hias
  4. GAMBARAN UMUM KOMODITAS TANAMAN HIAS (Karakteristik Kegunaan Tanaman Hias dan Bunga)
  5. Pola Produksi Usaha Budidaya Bunga dan Tanaman Hias